Terkenal Kejam dan Tangan Besi, Ini Daftar Kekejian Kim Jong Un di Korea Utara!
18 Juni 2021 by Talitha Fredlina
Presiden Korea Utara Kim Jong Un sering dikabarkan melakukan pembunuhan kejam.
Presiden Korea Utara Kim Jong Un belum lama ini diberitakan mengeksekusi jenderalnya yang dianggap berkhianat dengan cara memasukkannya dalam tangki berisi piranha. Berita ini pertama kali diangkat oleh media Inggris Daily Star empat hari lalu dan sejak itu bersirkulasi dengan cepat di media.
Meski berita ini dipertanyakan validitasnya mengingat Korea Utara adalah negara yang sangat tertutup sehingga akan sulit dilakukan pengujian fakta secara jelas, namun kekejaman di Korea Utara tidak perlu lagi dipertanyakan kebenarannya.
Berikut beberapa jejak kekejian yang pernah dilakukan oleh Kim Jong Un di masa pemerintahannya.

Seperti yang diketahui, Korea Utara mengadopsi bentuk pemerintahan otoriter dan Kim Jong Un merupakan seorang diktator yang kontroversial. Maka tidak heran jika Korea Utara memiliki kamp tahanan bagi para ‘penjahat politik’.
Di kamp tahanan tersebut, menurut laporan PBB, terjadi berbagai bentuk pelanggaran kemanusiaan seperti kerja paksa, kelaparan, penyiksaan, pemerkosaan serta eksekusi dan pemaksaan aborsi.
Pihak otoritas Korea utara tentu menyangkal keberadaan kamp tahanan politik ini, namun berbagai penelitian yang dilakukan oleh dunia internasional meyakini keberadaannya dan memiliki bukti serta saksi yang mengukuhkan kecurigaan tersebut.
Baca Juga: Tolak RUU Ekstradisi, Ribuan Warga Hong Kong Ricuh Saat Duduki Gedung Legislatif!
Seiring dengan adanya kamp tahanan politik yang kejam itu, beberapa rakyat Korea Utara yang membelot juga mengakui bahwa rezim Kim Jong Un kerap menangkap dan menahan seseorang di kamp tanpa persidangan dan tanpa memberi tahu pihak keluarga.
Pemerintahan Kim Jong Un juga dikenal ringan dalam mengeksekusi pihak-pihak yang dianggap berkhianat atau melakukan kesalahan. Tercatat dalam masa pemerintahannya, Kim Jong Un sudah mengeksekusi lebih dari 300 orang termasuk anggota keluarganya sendiri.
Salah satu eksekusi yang paling popular dan diingat oleh dunia Internasional adalah pembunuhan Kim Jong Nam, saudara jauh dari Kim Jong Un. Nam dibunuh saat berada di bandara Kuala Lumpur. Nahasnya, dua orang perempuan yang terlibat mengaku ditipu sehingga mereka secara tak sadar menjadi eksekutor bagi Kim Jong Nam.
Baca Juga: Kutip Riset Pengamat Asing, Prabowo Nilai Jokowi Tunjukan Gaya Otoriter Orde Baru
Terlepas dari kekejaman rezim Kim Jong Un pada lawan politiknya dan mereka yang dianggap ‘berbahaya’ secara politis, Kim Jong Un juga memusuhi agama terutama agama Kristen.
Dilaporkan oleh para pembelot Korea Utara, umat Kristen di Korea Utara tidak dapat beribadah dan melakukan kegiatan keagamaan. Mereka yang tertangkap akan diberi hukuman berat. Hal ini membuat Korea Utara mendapat predikat negara terburuk bagi umat Kristen dari organisasi Open Doors.
Kekejaman Kim Jong Un dan derita rakyat Korea Utara memang sudah mendunia dan diyakini oleh mayoritas masyarakat dunia. Akan tetapi perlu diingat bahwa Korea Utara adalah salah satu dari negara paling tertutup di dunia sehingga kita tidak memiliki banyak informasi terkait negara tersebut.
Maka ada baiknya jika kita selalu berhati-hati dalam menanggapi berita terkait Korea Utara dan tidak serta merta menganggapnya sebagai kebenaran yang utuh. Tetap buka mata dan buka pikiran untuk berbagai kemungkinan lain, bahkan yang tak terbayangkan sekali pun.