Deretan Penantang Donald Trump di Pemilu Amerika Serikat 2020. Siapa Saja?
10 Juni 2019 by Lukyani
Donald Trump sebagai petahana akan menghadapi beberapa persaingan ketat di pemilu Amerika 2020 kelak
Pilpres AS 2020 telah menerima 450 lebih kandidat yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Federal. Pemilihan Presiden AS memang tidak digelar dalam waktu dekat, namun Demokrat sudah sesak dengan kandidat. Dari ratusan calon, ada beberapa tokoh yang dianggap kuat untuk menantang petahana, Donald Trump, dilansir oleh TIME, Selasa (9/4).
Kamala Harris

Senator dari Demokrat, Kamala Harris, telah mengumumkan kabar pencalonannya saat hari peringatan Martin Luther King Jr. Kamala Harris merupakan lulusan studi ilmu politik dan ekonomi Howard University. Ia pun meraih gelar hukum dari University of California Hasting College.
Kamala Harris menjabat sebagai wakil jaksa agung distrik dan jaksa agung San Fransisco untuk beberapa tahun sebelum ia terpilih menjadi jaksa agung California di tahun 2010. Saat itu, Kamala Harris dengan mudahnya menang dari pesaingnya Loretta Shancez untuk pemilihan senat.
Saat ini, Kamala Harris adalah anggota komisi kehakiman Senat AS. Jika Kamala Harris terpilih menjadi Presiden AS, maka ia adalah presiden perempuan AS pertama yang berdarah Afrika-Amerika.
Cory Booker

Senator Cory Booker telah mengumummkan bahwa ia akan mencalonkan diri sebagai presiden melalui pesan video yang diunggah ke akun Twitternya pada 1 Februari lalu. Cory Booker adalah penerima gelar sarjana termuda dari Stanford dan ia pun mendapatkan gelar sarjana dari Yale. Tak hanya itu, Cory Booker juga mendapatkan beasiswa bergengsi di Oxford.
Cory Booker pertama kali terpilih menjadi anggota dewan kota di usia 29 tahun dan menjadi walikota di tahun 2006. Tahun 2013, Cory Booker berhasil terpilih sebagai Senat AS dan tahun 2014 ia terpilih untuk masa jabatan enam tahun.
Baca Juga: Amerika Serikat Tolak Perjanjian Atasi Masalah Sampah Plastik. Kenapa?
Beto O’Rourke

Beto O’Rourke telah mengumumkan pencalonannya sebagai Presiden AS pada tanggal 14 Maret lalu. Sebelum maju sebagai Senat AS, Beto O’Rourke adalah seorang anggota dewan kota El Paso sekaligus anggota band punk dan pengusaha software.
Beto O’Rourke merupakan lulusan dari Universitas Colombia dengan gelar sarjana Sastra Inggris. Tahun 1998, Beto O’Rourke pernah ditangkap karena ia menabrak kendaraan saat mabuk. Tuduhan itu pun dibatalkan setelah ia menyelesaikan program pendidikan dari pengadilan.
Amy Klobuchar

Senator Amy Klobuchar mengumumkan bahwa ia akan maju sebagai calon Presiden AS pada tanggal 10 Februari lalu. Amy Klobuchar mempelajari ilmu politik di Yale dan hukum di University of Chicago. Ia sempat bekerja sebagai pengacara sebelum ia menjadi jaksa wilayah.
Pada tahun 2006, Amy Klobuchar terpilih sebagai perempuan pertama yang mewakili Minnesota di Senat AS. Bahkan Amy Klobuchar sudah memenangkan pemilihan ulang dua kali.
Bernie Sanders

Setelah gagal mencalonkan diri di tahun 2016 silam, Senator Bernie Sanders kembali mencoba menjadi calon presiden AS. Bernie Sanders merupakan lulusan dari University of Chicago dengan gelar saja ilmu politik. Setelah lulus, Bernie Sanders pindah ke Vermont dan terpilih menjadi walikota Burlington selama empat periode.
Tahun 1990, Bernie Sanders terpilih sebagai anggota dewan. Ketika tahun 2005 kursi senat kembali dibuka, Bernie Sanders meraih kemenangan dengan dukungan dari sejumlah tokoh Demokrat yang terkemuka.
Baca Juga: Sudah Lama Bersitegang, 3 Isu Ini Memperkeruh Hubungan Amerika Serikat dan Rusia
Elizabeth Warren

Elizabeth Warren secara resmi mengumumkan diri sebagai calon Presiden AS saat rapat umum 9 Februari di Lawrence, Massachusetts. Elizabeth Warren mendapatkan gelar sarjana dari University of Houston dan Rutgers Law School.
Pada tahun 2012, Elizabeth Warren mengalahkan senator Scott Brown. Saat itu ia mulai menjabat sebagai senator dan kembali memenangkan pemilihan di tahun 2018. Elizabeth Warren Elizabeth Warren dikenal karena mengadvokasi pembentukan Biro Perlindungan Keuangan Konsumen.
Kirsten Gillibrand

Kirsten Gillibrand merupakan lulusan dari Dartmouth dan sekolah hukum UCLA. Sebelum mencalonkan diri sebagai pejabat publik, Kirsten Gillibrand bekerja sebagai pegawai di Pengadilan Banding Putaran Kedua dan mempraktikkan hukum privat di NYC. Kirsten Gillibrand sejak tahun 2007 bertugas di Dewan Perwakilan dan menjadi senat di tahun 2009.
John Hickenlooper

John Hickenlooper merupakan manta Gubernur Colorado yang sudah resmi mengumumkan pencalonan dirinya sebagai Presiden AS melalui acara Good Morning America pada 4 Maret lalu. John Hickenlooper meraih gelar sarjana dan pascasarjana di Universitas Weslyen untuk bidang bahasa Inggris dan Geologi.
John Hickenlooper menjabat walikota Denver selama dua periode dan terpilih menjadi Gubernur Colorado di tahun 2010. Masa jabatan gubernur John Hickenlooper berakhir pada Januari.
Baca Juga: Tepis Anggapan Islamophobia, Trump Adakan Buka Puasa Bersama di Gedung Putih
Jay Inslee

Gubernur negara bagian Washington, Jay Inslee, juga telah mengumumkan pencalonan dirinya sebagai Presiden AS pada awal Maret lalu. Jay Inslee pertama kali menduduki kursi gubernur di tahun 2012 dan kemudian terpilih kembali di tahun 2016. Sebelumnya, Jay Inslee bertugas di Dewan Perwakilan AS untuk waktu yang cukup lama, yakni lebih dari 10 tahun.
Tulsi Gabbard

Tulsi Gabbard membuat kejutan ketika ia menjadi orang Samoa-Amerika pertama yang terpilih untuk kongres. Sebelum pemilihan di tahun 2012, Tulsi Gabbard bertugas di Garda Nasional Tentara Hawaii di Irak dan Kuwait. Gabbard memenangkan kursi DPRD Hawaii di usia yang sangat muda, yakni 21 tahun. Gabbard pun kembali memberikan kejutan setelah ia resmi mengumumkan akan maju di Pilpres AS pada tahun 2020 mendatang.
Pemerintahan Donald Trump selama ini memang menimbulkan banyak kontroversi. Wajar jika di pemilu 2020 kelak ia akan menghadapi berbagai penantang yang kuat. Akan tetapi sistem pemilu di Amerika hanya akan memunculkan dua kandidat Presiden untuk berlaga di pemilu.
Kira-kira dari sepuluh nama di atas, siapa ya yang akan maju dan berada di kursi panas bersama Donald Trump?