Mau Mengatasi Keputihan? Cek 6 Gejala Abnormalitas Ini Dulu!

Mau Mengatasi Keputihan? Cek 6 Gejala Abnormalitas Ini Dulu!
http://www.speedcenter.com/gallery/people/

Kenali tandanya lebih awal sebelum menjadi parah.

Sebenarnya keputihan adalah fase yang normal bagi wanita, layaknya kamu menstruasi. Namun terkadang proses ini tidak berjalan demikian hingga menimbulkan bahaya bagi kesehatan organ intim kamu. Menurut dr.Rino Bonti Tri H.Shanti, Sp.OG, penyebab keputihan yang tidak normal bisa dikarenakan adanya infeksi di area kewanitaan kamu seperti jamur kandida, bakteri vaginosis, atau parasit trikomoniasis. "Keputihan karena jamur kandida memiliki gejala cairan khas seperti susu basi, dan vulva terasa panas, serta nyeri saat berkemih," ujarnya seperti dikutip dari laman Kompas.

Lalu, bagaimana cara mengetahui tanda-tandanya kalau keputihan kamu tidak normal? Berikut ulasannya!

1.

Terjadi perubahan tekstur, warna, dan bau

Mau Mengatasi Keputihan? Cek 6 Gejala Abnormalitas Ini Dulu!

Harusnya keputihan yang normal tidak bau, tidak terlalu tebal, tidak lengket, dan berwarna putih susu pekat atau bening. Biasanya ini muncul menjelang menstruasi atau masa subur. Tapi jika cairan berwarna kekuningan, bau tak sedap, amis, dan teksturnya berubah, ada kemungkinan kamu terkena infeksi vagina yang disebabkan jamur atau bakteri.

2.

Area miss V terasa gatal dan sakit

Mau Mengatasi Keputihan? Cek 6 Gejala Abnormalitas Ini Dulu!

Kalau cairan keputihan menimbulkan gatal, bahkan sakit kamu patut waspada karena bisa jadi ini masalah serius pada miss V. Umumnya rasa ini timbul karena adanya infeksi yang menyebabkan gatal, bengkak, dan rasa sakit di area vulva. Ketika berhubungan intim, kamu juga akan merasakan sakit dan membuatmu nggak nyaman.

3.

Keputihan kamu berbusa

Mau Mengatasi Keputihan? Cek 6 Gejala Abnormalitas Ini Dulu!

Keputihan yang normal harusnya tak berbusa. Biasanya hal ini juga dibarengi dengan bau tak sedap. Kalau kamu mengalami keputihan seperti ini, bisa jadi kamu terkena trikomoniasis. Ini adalah penyakit menular yang disebabkan parasit trichomonas vaginalis. Bahkan kalau sudah parah, cairan keputihan kamu nggak cuma berbusa dan bau, tapi ada rasa gatal, warna bisa kekuningan atau kehijauan hingga nyeri saat buang air kecil.

Baca Juga: Mitos Seputar Selaput Dara dan Keperawanan Yang Wajib Kamu Ketahui

4.

Ada pembengkakan di area miss V

Mau Mengatasi Keputihan? Cek 6 Gejala Abnormalitas Ini Dulu!

Keputihan yang normal harusnya tidak menimbulkan rasa gatal atau sakit. Jika keputihan kamu ada rasa gatal, perih, kemerahan hingga bengkak, kemungkinan kamu terkena vaginosis bakteri. Ini merupakan bentuk infeksi pada miss V yang membuat keputihan kamu juga berubah warna menjadi abu-abu, kekuningan, berbau amis, dan gatal.

5.

Keputihan akibat gonore dan klamidia

Mau Mengatasi Keputihan? Cek 6 Gejala Abnormalitas Ini Dulu!

Ini adalah dua jenis penyakit kelamin yang bisa mengakibatkan keputihan berubah warna, peningkatan cairan, dan ada bau tak sedap. Penyakit gonore dan klamidia sering kali tak menunjukkan gejalanya secara spesifik jika kamu tak menjalani tes. Namun penyakit ini akan berefek ke keputihan kamu.

6.

Tanda keputihan akibat oleh kanker

Mau Mengatasi Keputihan? Cek 6 Gejala Abnormalitas Ini Dulu!

Sebagian besar kanker tak akan berpangaruh terhadap keputihan, kecuali kanker tuba falopi. Namun ini tergolong kanker langka. Efeknya, volume keputihan kamu jadi lebih banyak dan teksturnya menjadi cair seperti air. Kalau kamu mendeteksi keputihan semacam ini, segeralah periksa ke dokter.

Baca Juga:

Untuk mencegah terjadi keputihan yang tidak normal, kamu bisa melindungi area kewanitaan kamu dengan membersihkannya secara benar. Nggak perlu pakai sabun pembersih area kewanitaan, cukup bersihkan dengan sabun yang lembut dan air. Cara membersihkannya baiknya dari depan ke belakang, agar bakteri di bagian anus tak berpindah ke area miss V. Setelah itu, selalu pastikan vaginamu kering dan nggak lembap. Lalu kalau kamu mengalami tanda-tanda di atas, jangan ragu untuk periksa ke dokter, ya.

Tags :