Tak Mau Kalah dari AS, Turki Tangkap Istri Abu Bakr al Baghdadi
24 November 2019 by LukyaniIstri al Baghdadi ditahan di Turki
Setelah kabar kematian Pemimpin ISIS, Abu Bakr al Baghdadi, menyebar, kini pasukan militer Turki mengumumkan bahwa pihaknya telah menahan istri al Baghdadi tersebut. Penahanan ini pun telah dikonfirmasi oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.
Konfirmasi dari Presiden Erdogan
Dikutip dari rt.com, Erdogan telah membenarkan bahwa pihaknya kini menahan kakak perempuan al Baghdadi dan kakak iparnya. Penangkapan tersebut dilakukan di Suriah.
“Amerika Serikat mengatakan al Baghdadi bunuh diri dengan meledakkan bom yang melekat di tubuhnya dalam sebuah terowongan. Mereka (Amerika Serikat) memulai sebuah kampanye komunikasi soal ini,” ujar Erdogan pada pidatonya di Universita Ankara, Rabu (6/11), dikutip dari Kumparan.
Sejumlah laporan sebelumnya juga menyebut bahwa otoritas Turki sudah menahan istri al Baghdad, kakak perempuan al Baghdadi yang bernama Rasmiya Aswad, serta suaminya di Azaz, sebuah kota yang terletak di utara Suriah.
Baca Juga: Mantan Suami Jadi Menhan, Titiek Soeharto Panjatkan Doa, Tak Ada 01 Dan 02!
Ketiganya ditahan dalam sebuah operasi penggeledahan. Penahanan istri dan keluarga al Baghdadi ini dilakukan beberapa hari setelah pengumuman tewasnya al Baghdadi dalam operasi militer AS.
“Saya umumkan untuk pertama kali, kami telah menahan istrinya (al Baghdadi) dan tidak heboh seperti mereka (Amerika Serikat). Sama halnya ketika kami menangkap kakak perempuan dan kakak ipar (al Baghdadi) di Suriah,” tutur Erdogan.
Bukti keseriusan Turki memerangi ISIS
Kakak perempuan al Baghdadi yang ditahan diturki ini adalah perempuan berusia 65 tahun. Saat hendak ditahan di Kota Azaz, Rasmiya Awad tengah ditemani oleh lima anaknya.
“Kami berharap bisa mengumpulkan informasi intelijen dari kakak al Baghdadi dalam lingkaran internal ISIS,” ucap salah satu sumber, dikutip dari Tempo.co.
Baca Juga: Baru 2 Bulan, Jalur Sepeda Cikini Buatan Anies Sudah Dibongkar Pemprov DKI. PDIP: Pemborosan!
Dikutip dari Reuters, tidak banyak informasi yang bisa digali darri Awad. Meski demikian, belum ada pula verifikasi resmi yang membenarkan bahwa sosok Awad ini adalah kakak kandung al Baghdadi.
Direktur bidang komunikasi Kepresidenan Turki Fahrettin Altun menulis di akun Twitternya bahwa perempuan yang ditahan itu merupakan bukti kesungguhan Turki dalam memberantas ISIS.
Selain itu, penahanan kakak al Baghdadi juga merupakan contoh sukses operasi pemberantasan terorisme yang dilakukan oleh pemerintah Turki
Baca Juga: Peringatkan Penceramah Agar Tak Salah Pilih Ayat, Menag: Bisa Munculkan Radikalisme!
Kabar kematian al Baghdadi ditanggapi skeptis
Pemberitan yang heboh mengenai kematian al Baghdadi ini memang ditanggapi skeptis oleh sejumlah pihak. Mereka mempertanyakan keterangan Pentagon jika Pemimpin ISIS itu memang berhasil dikalahkan dan jasadnya telah dibuang ke laut.
Pihak AS pun mengaku telah melakukan tes DNA pada jasad al Baghdadi. Sebelumnya, pekan lalu Pentagon telah memperlihatkan sebuah rekaman video yang diambil oleh drone. Video tersebut menampilkan operasi penggeledahan oleh militer AS yang tengah memburu al Baghdadi.
al Baghdadi tewas dengan meledakkan bom yang melekat di tubuhnya pada Oktober 2019. Saat itu, al Baghdadi telah terpojok dan tidak bisa lagi melarikan diri. ISIS melalui rekaman yang disebarkan secara online pun membenarkan bahwa pemimpin mereka telah tewas.