Tak Hanya Jatuhkan Korban Jiwa, Ini Kerugian Materiil Akibat Kerusuhan 22 Mei!

22 Mei
Kerugian akibat aksi 22 Mei |

Kerusuhan 22 Mei tidak hanya menggores luka pada kemanusiaan kita, namun juga luka materiil!

Kerusuhan 22 Mei tidak hanya menjatuhkan 8 orang korban jiwa dan ratusan korban lainnya luka-luka. Kegaduhan itu juga menyisakan perusakan dan kerugian yang besar bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jakarta, secara materiil.

Seperti yang telah kita ketahui, beberapa area titik kerusuhan kemarin mengalami berbagai kerusakan akibat menjadi sasaran amuk massa. Bukan hanya parkiran asrama Brimob Petamburan yang dibakar oleh massa perusuh pada tanggal 22 Mei dini hari, beberapa bangunan lain pun berakhir dirusak massa.

Lalu, seberapa banyak kerugian materiil yang diakibatkan oleh kerusuhan 22 Mei ini bagi DKI Jakarta dan masyarakatnya?

22 Mei
Ini beberapa kerugian yang diakibatkan oleh kerusuhan 22 Mei |

Kawasan MH Thamrin, Tanah Abang, Sarinah, Petamburan dan beberapa titik lainnya mengalami berbagai kerusakan. Mulai dari pembakaran pos polisi Sabang, hingga perusakan Halte Transjakarta serta logo pusat perbelanjaan Sarinah yang kini hanya terbaca ‘inah’ saja.

Kerusakan-kerusakan ini hingga saat ini masih sedang dalam proses perhitungan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Kami lagi inventarisir berkaitan yang masuk dalam aset Dinas Bina Marga seperti halte atau JPO yang dirusak akibat aksi kemarin,” Kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, dikutip dari CNN.

Baca Juga: Rugi 50 Juta Karena Warung Kopinya Dijarah Saat Kerusuhan 22 Mei, Rajab : Mulai Dari Nol Lagi

Terkait kerugian dari kerusuhan 22 Mei ini pun Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta yang sedang menjabat, turut angkat bicara. Menurutnya, kini sedang dilakukan proses inventarisir kerusakan dan pembersihan terhadap area-area yang terdampak kerusuhan.

“Aset DKI sedang dihitung berapa potensi kerugiannya,” ucap Anies dikutip dari Liputan6.

Berbagai fasilitas umum yang dirusak oleh massa perusuh kini sedang diidentifikasi guna diperbaiki kemudian oleh Pemerintah DKI.

“Termasuk pos polisi yang rusak ini akan kita perbaiki semua, jadi kita ingin fasilitas di Thamrin seperti semula yang kita kerjakan siang hari ini sore nanti bisa tuntas,” Lanjut Anies kemudian.

Baca Juga: Massa Demo Bawaslu Ricuh, Belasan Mobil di Asrama Brimob Petamburan Hangus Dibakar

Tidak hanya fasilitas umum yang mengalami kerusakan dan menimbulkan kerugian, roda perekonomian yang tersendat akibat adanya kerusuhan pun menjadi kerugian materiil yang diprediksi cukup besar.

Seperti yang kita ketahui, kawasan Tanah Abang merupakan salah satu titik pusat perekonomian Jakarta di mana ribuan pedagang berkumpul setiap harinya. Lumpuhnya Tanah Abang selama dua hari ternyata menimbulkan kerugian yang ditaksir mencapai 200 Miliar per hari.

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) memprediksi pusat perbelanjaan di area tersebut mengalami kerugian sebesar 1 hingga 1,5 Triliun akibat sepinya pengunjung dan suasana kacau yang membuat pedagang tak dapat berjualan selama 2 hari atau lebih.

Artikel Lainnya

Kerusuhan 22 Mei yang berawal dari tudingan kecurangan dalam pemilu 2019 ini nyatanya membuahkan kerugian bagi banyak pihak. Tidak hanya nyawa yang melayang dan ratusan korban luka-luka. Kerugian materiil pun terasa dari macetnya roda perekonomian, rusaknya berbagai fasilitas umum, dan penjarahan yang terjadi di beberapa titik.

Semoga tak ada lagi aksi-aksi inkonstitusional yang menambah coreng di wajah Indonesia. Demokrasi yang sudah kita bangun sedemikian rupa harus dijaga, bukan dengan cara membuat keonaran, namun dengan mengikuti jalan konstitusional yang sesuai dengan hukum.

Tags :