Mengharukan, Masyarakat Selandia Baru Beri Dukungan di Acara Ibadah Jumatan Masjid Al Noor!

Selandia Baru
Dukungan masyarakat Selandia Baru saat Jumatan di Masjid Al Noor |

Foto-fotonya bikin terharu

Satu minggu berselang sejak kejadian nahas di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood, Christchurch, Selandia Baru. Masyarakat dunia masih berkabung untuk 50 nyawa yang terenggut di hari yang kelabu itu. Doa dan dukungan pun terus mengalir deras bagi umat muslim Selandia Baru.

Selandia Baru
Jemaah yang melangsungkan salat Jumat di Hagley Park, Jumat (22/03) |

PM Selandia Baru sudah mengumumkan sebelumnya bahwa pada hari Jumat pertama setelah tragedi penembakan itu, masyarakat Selandia Baru akan mengheningkan cipta selama 2 menit dan Azan akan dikumandangkan melalui TV Nasional.

Selandia Baru
Warga sekitar menghadiri acara jumatan dan memberi dukungannya |

Tidak hanya itu, pada Jumat (22/03), masyarakat pun ternyata berbondong menghadiri acara salat Jumat di Hagley Park, yang terletak di depan Masjid Al Noor. Bukan hanya umat muslim saja, namun juga warga Selandia Baru hadir mendampingi mereka saat beribadah.

Selandia Baru
Keluarga dan kerabat korban tragedi mendapat penyambutan hangat |

Sambutan hangat pun diberikan oleh masyarakat kepada keluarga dan kerabat korban yang sedang berduka. Salah satunya adalah Zaid Mustafa yang kehilangan ayah serta adiknya dalam tragedi Christchurch.

Tak pelak, tetes air mata tampak mengalir di pipi para Jemaah yang mengenang kepergian 50 saudara-saudari mereka yang tragis. Suasana duka dan haru menyelimuti Hagley Park.

Selandia Baru
Imam Gamal Gouda menyampaikan terima kasih pada warga Selandia Baru |
Selandia Baru
Perempuan Selandia Baru mengenakan kerudung |

Umat Muslim yang melangsungkan acara salat pun menyampaikan terima kasihnya melalui pidato Imam Masjid Al Noor, Gamal Gouda. Ia menyampaikan terima kasihnya dari atas podium, untuk dukungan dan bantuan yang diberikan pada umat muslim.

“Teroris ini telah berupaya untuk memecah belah negara kita dengan ideologi jahat. … Tapi kita tunjukkan bahwa Selandia Baru tidak terpatahkan,” Ucap Imam Gamal Gouda seperti dilansir dari Thepublicsradio.org.

Selandia Baru
PM Selandia Baru memberikan dukungan penuhnya |

Para perempuan Selandia Baru pun mengenakan kerudung saat menghadiri acara yang dihelat di Hagley Park tersebut. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan bagi umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah salat Jumat pertamanya pasca kejadian mengerikan minggu lalu.

Artikel Lainnya

Dukungan yang diterima oleh umat muslim di Selandia Baru ini menjadi bukti bahwa hubungan antara mayoritas dan minoritas dapat berlangsung dengan damai dan penuh penerimaan. Masyarakat Selandia Baru menerima imigran muslim di sana dengan tangan terbuka.

Lalu bagaimana dengan kita? Mampukah hubungan mayoritas dan minoritas di Indonesia juga berlangsung dengan damai dan penuh toleransi tanpa represi nilai dan budaya?

Tags :