DKI Jakarta Pasang "Tumpukan Batu" Seharga 150 Juta, Pengganti Bambu Getih Getah di Bundaran HI!

Gabion
Gabion | kumparan.com

Nggak sekalian saja pasang "Benteng Takeshi"!

Sebagai ibu kota, Pemprov DKI Jakarta memang tak lepas dari berbagai macam persoalan, salah satunya seperti pembongkaran bambu Getih Getah yang sebelumnya dipersoalkan warganya lantaran menghabiskan dana sekitar Rp 500 juta, padahal baru dipasang pada Agustus 2018. Namun dengan alasan rapuh mau tidak mau karya seni Joko Avianto itu pun dibongkar pada Juli 2019.

Instalasi Gabion

Tak berhenti sampai disitu, tempat bekas tempat karya seni bambu Getih Getah di bundaran HI itu pun tidak dibiarkan begitu saja, baru-baru ini Pemprov DKI Jakarta kembali unjuk gigi dengan menempatkan Gabion atau Brojong, pengganti instalasi bambu Getih Getah.

Untuk biaya pembuatannya, menurut Kepala Dinas Kehutanan Pemprov DKI Jakarta Suzi Marsitawati mengaku diambil dari dana internal Pemprov DKI Jakarta sebesar Rp 150 juta.

Anggaran pembuatan instalasi dari dana kami, kata Suzi saat dihubungi, Rabu, 21 Agustus 2019.

Bila dilihat lebih lanjut, Gabion yang ditempatkan Pemprov DKI Jakarta di Bundaran HI adalah seperti tumpukan batu yang di atasnya diberi tanaman, padahal jika dilihat fungsi aslinya, Gabion sebenarnya adalah anyaman kawat yang diisi batu, dan umumnya digunakan untuk melindungi atau memperkuat tebing tanah, baik di lereng sungai atau di lereng tanggul agar tidak terjadi erosi.

Namun kenyataannya Pemprov DKI Jakarta menempatkan Gabion di Bundaran HI sebanyak tiga Gabion yang berbeda ukuran dengan ketinggian kurang lebih 2-4 meter. Masing-masing Gabion berbentuk balok yang mewakili elemen air, tanah dan udara. Di dalam Gabion sendiri, diisi dengan batu karang dan di atasnya terdapat sejumlah tanaman yang digadang-gadang akan menyrap polutan.

Kami ingin menghadirkan instalasi yang bernuansa alami, ucap Suzi

Baca juga : Angkat Bicara Soal Bambu Getah Getih, Anies: Kalau Pilih Besi Impor dari Tiongkok

Tuai kritikan netizen

Bukan netizen namanya jika tidak memberikan komentar terkait instalasi seni dari Pemprov DKI tersebut, lewat unggahan salah seorang pengguna Facebook bernama Riwayati Jamiela, yang mengunggah beberapa foto Gabion di Bundaran HI, netizen pun dengan getol memberikan komentar, namun sayang komentar yang diungkapkan kebanyakan bernada pedas.

Namanya "INSTALASI GABION" Dananya "150 JUTA"

W. O. W banget ya guyssss

Lumayan.... Yang penting cair

Traktiirrrr ..

Namanya "INSTALASI GABION" Dananya "150 JUTA" W. O. W banget ya guyssss 😁😁😁 Lumayan.... Yang penting cair...

Dikirim oleh Riwayati Jamiela pada Rabu, 21 Agustus 2019
Gabion
Status Riwayati Jamiela | www.facebook.com

@Uchok Billal GABION GABENER BIN OON

@Khadijah Bhahir Maaf e tapi ini seperti tempat sampah

@Rini Mahyuni Gabener bin Oon Tolol kok di piara Punya imajinasi dikit Napa untuk keindahan Jakarta Bedeway....warga Jakarta selamat menikmati penampakan baru....yg penting seiman

@Plompong Adhinedimpyl Mkin gila otak onta

@Rahmad Subhanallah...batu surga telah jatuh d Jakarta... Taakdiirrr...!!!!

@Prigel Purbantari Nanti belum genap setahun di bongkar lagi, ganti lagi dana lagi .

Baca juga : Proyek Instalasi Bambu Anies Baswedan dapat Kritikan Pedas, Kalau Diubah Kayak 5 Bentuk Ini Mungkin Bakal Lebih Dihujat

Gabion / Brojong
Gabion / Brojong | kumparan.com
Artikel Lainnya

Hasil diskusi tim kreatif Dinas Kehutanan

Meski menuai pro dan kontra, namun Suzi dengan bangga mengklaim jika Gabion ini adalah ornamen kota sebagai pengganti bambu Getih Getah yang sebelumnya dibongkar, tak hanya itu saja Suzi juga mengklaim jika instalasi Gabion itu adalah hasil diskusi tim kreatif Dinas Kehutanan Pemprov DKI Jakarta.

Tags :