Ngeri! Pria di Tasikmalaya Bakar Diri di Perkebunan, Diduga karena Hal Ini

Ngeri! Pria di Tasikmalaya Bakar Diri di Perkebunan, Diduga karena Hal Ini
Ngeri! Pria di Tasikmalaya Bakar Diri di Perkebunan, Diduga karena Hal Ini | www.tribunnews.com

Sempat beli Pertamax di Pertamini milik salah seorang warga.

Sebuah peristiwa mengerikan baru saja menggegerkan warga Tasikmalaya. Seorang pria bernama Muhammad Usman (56) warga Bantar Gedang, Kelurahan Kersanagara, Tasikmalaya melakukan aksi bakar diri, Senin (16/9/2019). Akibat aksinya tersebut, ia mengalami luka bakar lebih dari 80 persen di sekujur tubuhnya.

Saat ditemukan warga, pria paruh baya ini sudah dalam kedaan terbakar di sebuah lahan perkebunan Kampung Tegalgede Kotabaru. Sebelumnya, korban diketahui sempat membeli bahan bakar minyak jenis Pertamax seharga 150 ribu rupiah di sebuah Pertamini milik Hadiat.

Ngeri! Pria di Tasikmalaya Bakar Diri di Perkebunan, Diduga karena Hal Ini
Ilustrasi bakar diri | awsimages.detik.net.id

Hadiat pun mengakui juga menyaksikan peristiwa saat Usman terbakar. Dia menuturkan jika saat terbakar Usman juga meneriakkan takbir.

"Allahuakbar... Allahuakbar... sambil terbakar, terdengar teriakan itu, awalnya saya nggak ngeuh siapa yang kebakar, eh ternyata Usman, yang beli Pertamax ke saya," ungkap Hadiat, pemilik Pertamini, seperti dikutip dari Detikcom, Selasa (17/9/2019).

Baca juga: Viral Pengobatan Alternatif Ningsih Tinampi, Bisa Tangani Santet hingga Guna-guna

Melihat kejadian itu, warga setempat langsung bahu-membahu berusaha memadamkan api dengan air. Namun karena api sulit untuk dipadamkan, warga kemudian menggunakan tanah dan pasir untuk memadamkan kobaran api yang membakar tubuh Usman. Setelah itu korban dibawa ke Rumah Sakit Umum dr Soekardjo untuk mendapatkan pertolongan medis.

Ngeri! Pria di Tasikmalaya Bakar Diri di Perkebunan, Diduga karena Hal Ini
Ilustrasi korban meninggal | cdn2.tstatic.net

Kasus ini sudah ditangani kepolisian dan menyelidiki motif pelaku melakukan aksi bakar diri. Berdasarkan keterangan anaknya, korban diketahui memiliki kebiasaan yang aneh. Dia sering berbicara ngelantur sejak tahun 2007.

"Iya, kita sudah laporkan kejadian ini kepada Pak Kapolres, masih dalam penyelidikan," ungkap Iptu Suyitno, Kapolsek Cibeureum.

Baca juga: Nenek di Garut Tewas Dibunuh Lalu Dibakar oleh Orang Terdekat

Akibat luka bakar yang mencapai 80 persen di sekujur tubuhnya, Usman akhirnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan pertolongan medis.

Pria berusia 56 tahun itu meninggal di RSUD dr Soekardjo, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (17/9/2019) pukul 05.30 WIB.

"Benar tadi pagi meninggal dunia. Informasi dari Kapolsek, yang bersangkutan depresi setelah cerai dengan istrinya," ujar Kasubag Humas Polresta Tasikmalaya Iptu Nurrozi, kepada Detik.com, Selasa (17/9/2019).

Korban diduga mengalami depresi.
Korban diduga mengalami depresi. | cdn0-production-images-kly.akamaized.net
Artikel Lainnya

Depresi adalah gangguan suasana hati (mood) yang ditandai dengan perasaan sedih yang mendalam dan rasa tidak peduli. Kondisi ini bisa menyebabkan efek yang lebih buruk pada penderitanya, yaitu produktivitas kerja menurun, hubungan sosial terganggu, hingga keinginan untuk bunuh diri.

Adapun ciri-ciri orang yang mengalami depresi antara lain adalah, sering merasa cemas dan khawatir secara berlebihan, emosinya tidak stabil, sering merasa putus asa atau frustrasi, selalu merasa lelah dan tak bertenaga, sering merasa pusing dan nyeri tanpa sebab yang jelas, serta selera makan yang menurun.

Tags :