Ngeri! Hakim ini Nekat Tembak Kepala Sendiri Saat Sidang Berlangsung!

Konspirasi
Halim Bunuh Diri di Persidangan | bali.tribunnews.com

Benarkah Terkait Organisasi Rahasia?

Dalam banyak kesempatan, kita seringkali mendengar sesuatu yang dikait-kaitkan dengan teori konspirasi dan organisasi rahasia tertentu. Seperti yang saat ini sedang terjadi, virus corona disebut-sebut sebagai sebuah konspirasi yang inisiatornya tentu saja Illuminati. Benar atau tidaknya, tidak ada yang bisa benar-benar membuktikannya. Tapi yang jelas, teori konspirasi selalu memiliki banyak peminat.

Kejadian lain yang dikaitkan dengan teori konspirasi adalah ketika seorang hakim di Thailand melakukan tindak bunuh diri saat sidang yang dipimpinnya masih berlangsung. Awalnya, tindakannya tersebut diduga akibat tekanan hidup yang sedang dialaminya. Namun muncul dugaan lain, hakim tersebut bunuh diri karena kasus yang sedang dipimpinnya terkait dengan asosiasi rahasia. Benarkah demikian?

Konspirasi
Hakim bunuh diri di persidangan | www.cnnindonesia.com

Khankorn Pianchana, hakim senior asal Provinsi Yala, Thailand, secara tiba-tiba mengacungkan pistol dan menembak dirinya saat memimpin sidang. Pianchana sempat dilarikan ke rumah sakit dan berharap nyawanya masih bisa diselamatkan.

Dilansir dari Bangkok Post, Suriyan Hongvilai, juru bicara Kantor Kehakiman, mengatakan bahwa Pianchana diduga melakukan bunuh diri karena tekanan masalah pribadi. Akibat peristiwa ini, Kantor Kehakiman pun melakukan penyelidikan lanjutan dan mencari fakta terkait.

Pernyataan sepanjang 25 halaman dari Pianchana pun diunggah di Facebook sebelum ia menembak dirinya. Dokumen tersebut menyatakan kasus yang dia dengar terkait dengan keamanan nasional dan terkait dengan asosiasi rahasia, konspirasi, dan pelanggaran hukum senjata.

Dokumen itu diduga mengungkap ketidaksepakatan para hakim senior tentang putusan perkara. Pianchana adalah hakim senior yang memutuskan untuk membebaskan kelima terdakwa.

Baca Juga: Viral! Video Pembunuh Bocah 5 Tahun Pakai Topeng Menyeramkan

Konspirasi
Hakim bunuh diri di persidangan | m.medcom.id

Pihak pengadilan tidak membantah atau memberikan klarifikasi mengenai keaslian dokumen tersebut. Sekretaris Jenderal Partai Forward, Piyabutr Saengkanokkul mengatakan bahwa ia tidak percaya tindakan bunuh diri tersebut diakibatkan oleh stress. Ia mengatakan Pianchana memberinya informasi sejak awal dan memintanya untuk mempublikasikan perkara ini.

Pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Forward tersebut membuat publik curiga akan tindakan Pianchana. Tak sedikit yang menduga ia bunuh diri karena menangani kasus yang berhubungan dengan asosiasi rahasia dan konspirasi. Belum diketahui, apakah sang hakim senior tersebut mendapatkan ancaman saat menindak kasus ini atau ia tertekan dengan masalah pribadi, hingga akhirnya ia menembakkan pistol dan bunuh diri saat persidangan.

Baca Juga: Ngeri! Ini Status FB Terakhir Pembunuh Bocah 5 Tahun

Artikel Lainnya

Benar atau tidaknya sebuah teori konspirasi tidak pernah bisa dibuktikan, meskipun selalu banyak orang yang mempercayainya. Namun bagi sebagian lainnya, teori konspirasi hanyalah bualan semata, walau dijelaskan secara logis. Tapi sepertinya, teori konspirasi akan selalu ada selama manusia masih merawat hasratnya terhadap hal-hal yang dianggap eksis di balik sebuah peristiwa.

Tags :