Teori Konspirasi Tentang Antartika Ini Sempat Menghebohkan Dunia!

3 Teori Konspirasi tentang Antartika Ini Sempat Heboh!
3 Teori Konspirasi tentang Antartika Ini Sempat Heboh! | ucapcakap.blogspot.com

Kota Atlantis ada di Antartika?!

Antartika adalah benua terpencil dengan suhu yang luar biasa dinginnya. Tidak sembarang orang mampu bertahan hidup di tempat ini. Agar bisa bertahan hidup dibutuhkan berbagai peralatan canggih serta persediaan yang memadai agar tidak mati kedinginan.

Mengingat tempat ini merupakan salah satu tempat terpencil di dunia, banyak sekali teori konspirasi yang bertebaran ke publik. Mulai dari adanya pangkalan UFO hingga keberadaan Kota Atlantis yang hilang.

Penasaran seperti apa teori konspirasi yang bertebaran tentang tempat yang satu ini? Langsung aja deh kita Keepo bareng-bareng ulasannya!

1.

Peradaban kuno telah membangun tiga piramida di Antartika

3 Teori Konspirasi tentang Antartika Ini Sempat Heboh!
Peradaban kuno telah membangun tiga piramida di Antartika | www.anehdidunia.com

Teori konspirasi yang pertama berkaitan dengan berita tentang penemuan tiga buah piramida di Antartika pada tahun 2016. Berita yang tersebar di internet tersebut secara cepat beredar luas dan membuat geger warganet.

Ketiga piramida ini diketahui berukuran 1.220 meter atau 10 kali lebih tinggi daripada Piramida Agung Giza yang terkenal di Mesir. Berita ini menjadi viral lantaran tidak ditemukan satu pun catatan kaki yang menyatakan adanya peradaban kuno yang tinggal di Antartika.

Selain itu, pembangunan piramida tentunya membutuhkan sumber daya yang sangat besar. Terlebih piramida yang diberitakan berjumlah tiga buah. Bagaimana bisa?

Beberapa pakar teori konspirasi lantas mengklaim bahwa peradaban kuno telah hadir di benua tersebut pada 100.000 tahun yang lalu. Teori ini cukup menarik lantaran tidak adanya bukti tentang hadirnya peradaban di tempat tersebut.

Para pakar pun mengatakan kalau pada saat itu, Antartika berada di garis khatulistiwa sehingga memungkinkan adanya peradaban manusia.

Selain itu, mereka juga berpendapat bahwa pemerintah sengaja memblokir gambar piramida di Google Earth sehingga kaum teori konspirasi kesulitan untuk menelusuri piramida tersebut.

Mendengar teori konspirasi telah beredar, para ilmuwan secara tegas menentang teori tersebut. Mereka menyatakan bahwa ketiga piramida yang ditemukan sebenarnya adalah gunung tanduk atau nunatak yang terbentuk setelah terjadinya erosi di sekitar sisi gunung sehingga membuat bentuk dari gunung tersebut mirip seperti piramida.

Lanjut menurut para ilmuwan, piramida itu juga tidak mungkin dibangun ketika peradaban kuno lantaran lokasi Antartika yang sudah berada di wilayah Kutub Selatan sejak 100 juta tahun yang lalu, sedangkan spesies manusia pertama diyakini muncul sekitar 2 juta tahun yang lalu.

Setelah pernyataan tersebut, para teori konspirasi yang lain mengklaim kalau dinosauruslah yang membangun ketiga piramida itu. Waduh!

Baca juga: 8 Teori Konspirasi yang Menyelimuti Kematian Putri Diana

2.

Nazi menyembunyikan UFO di Antartika

3 Teori Konspirasi tentang Antartika Ini Sempat Heboh!
NAZI menyembunyikan UFO di Antartika | www.vice.com

Teori konspirasi selanjutnya terkait dengan keterlibatan Nazi dengan UFO. Para pakar teori konspirasi berpendapat bahwa Nazi telah menyembunyikan UFO di suatu tempat yang ada di Antartika. Bahkan UFO Nazi dikaitkan pula dengan tiga piramida yang telah dikemukakan di atas.

Nah, para pakar bersikeras bahwa Nazi mengoperasikan UFO secara rahasia selama Perang Dunia II berlangsung. Pasukan AS dan Inggris yang berusaha untuk mengetahui keberadaan tempat rahasia Nazi berulang kali menyelidiki dan menghancurkan pangkalan Nazi selama perang berlangsung.

Akan tetapi, keberadaan tempat rahasia Nazi masih belum menemui titik terang. Para pakar pun mengklaim bahwa Nazi telah menghancurkan pesawat AS dan Inggris selama operasi pencarian ini berlangsung.

Para ahli sejarah kemudian menentang keras teori ini. Para ahli berpendapat kalau Nazi tidak pernah memiliki pangkalan atau kepentingan militer apa pun di Antartika.

Meski demikian, Nazi memang pernah pergi untuk menelusuri Benua Antartika. Akan tetapi, pasukan Nazi pergi hanya dengan satu kapal dan bertujuan untuk menemukan tempat perburuan ikan paus yang baru.

Nah, kabar terbaru menyatakan bahwa operasi yang katanya untuk mencari keberadaan tempat rahasia Nazi di Antartika sebenarnya telah dirancang sedemikian rupa untuk mensimulasikan invasi Uni Soviet yang mana berada di tempat dingin.

Operasi simulasi ini menggunakan 13 kapal, 33 pesawat terbang, serta 4.700 tentara. Hal yang patut dipertanyakan adalah meskipun hanya berupa simulasi, kenapa butuh pasukan yang sebanyak itu?

Pasukan militer AS sempat menjatuhkan bom atom pada tahun 1958 dengan tujuan menghancurkan pangkalan UFO milik Nazi di Antartika. Bom atom tersebut nyatanya meledak dengan jarak 2.400 km di pantai lepas Antartika saja.

Meski telah dijelaskan, namun teori konspirasi tetap bersikeras bahwa Nazi memang benar-benar menyembunyikan UFO di suatu tempat yang ada di Antartika.

Bahkan, mereka pun meyakini kalau Nazi telah menggunakan senjata canggih untuk membuat senjata alien yang disembunyikan di wilayah Antartika, Amerika Selatan, serta Arktika.

3.

Kota Atlantis berada di Antartika

Teori konspirasi yang terakhir menyatakan kalau Kota Atlantis yang hilang sebenarnya berada di wilayah Antartika. Teori ini muncul pada tahun 1950-an setelah Professor Charles Hapgod, seorang sejarawan terkemuka pada saat itu menyatakan bahwa Antartika merupakan rumah bagi peradaban kuno yang masih menjadi misteri.

Keyakinan sang professor didasarkan pada kenyataan bahwa Antartika tidak tertutup es pada kurang lebih 11.600 tahun yang lalu. Atas dasar tersebut, ia pun menyimpulkan bahwa sebelum wilayah Antartika tertutup es, pastilah ada kehidupan yang ada di sana. Hal ini pun diperkuat dengan ditemukannya tiga piramida di Antartika.

Banyak pakar teori konspirasi mendukung pernyataan Professor Charles. Namun, mereka turut menambahkan dan meyakini bahwa peradaban kuno yang belum ditemukan itu adalah Kota Atlantis.

Nah, untuk menjawab rasa penasaran terhadap teori tersebut, seorang jurnalis dan penulis terkemuka bernama Graham Hancook kemudian melaksanakan studi berjudul Fingerprints of the Gods pada tahun 1995.

Dalam studinya itu, Graham menyatakan kalau penduduk Atlantis telah bermigrasi dari Benua Antartika ketika wilayah tersebut mulai ditutupi oleh timbunan es. Mereka diyakini telah bermigrasi dan membangun berbagai kerajaan kuno yang cukup tersohor, seperti Aztec, Maya, dan Mesir.

Artikel Lainnya

Itu dia tiga teori konspirasi tentang Antartika. Di antara ketiga teori tersebut, mana yang menurutmu paling masuk akal? Atau malah punya teori sendiri?

Tags :