Hanya Karena Tidak Dibelikan Smartphone Terbaru, Wanita Ini Tampar Pacarnya Bolak-Balik di Depan Umum

Menampar pacar
Menampar pacar |

Bucin kelas kakap nih

Sebagian besar orang percaya kalau "cinta itu buta". Orang yang jatuh cinta biasanya rela melakukan apa saja demi menyenangkan pasangannya, bahkan kalo permintaan itu rada nggak masuk akal. Tapi, jangan buang-buang energimu menjelaskan kebenaran kepada mereka karena orang yang sedang kasmaran tidak akan mendengarkan hal tersebut.

Mereka baru sadar ketika merasakan dampaknya. Seperti yang dialami oleh seorang pria di China ini. Pada 20 Mei yang merupakan Hari Kasih Sayang di China, dia mengajak pacarnya untuk berjalan-jalan. Tapi, ternyata kisah cinta mereka justru kandas pada hari itu. Penyebabnya adalah karena pria itu tidak mengabulkan permintaan kekasihnya yang menginginkan smartphone baru.

Kesal permintaannya tak dituruti, wanita itu menampar dan mengomeli pria tersebut di jalanan kota Sichuan. Nggak cuma sekali, tapi wanita itu melakukan penamparan sampai puluhan kali. Namun, pria itu tidak membalas sama sekali. Dia hanya berdiri diam dan menerima amarah pacarnya itu. Mungkin dia sudah begitu jatuh cinta sehingga tak masalah diperlakukan kasar demikian.

Menampar pacar
Menampar pacar |

Otomatis, keributan ini menjadi perhatian pengguna jalan raya yang lain. Beberapa mencoba menghentikan aksinya karena kasihan melihat si pria yang tidak membela diri. Namun, wanita ini terus marah-marah dan menganiaya pacarnya, bahkan ketika polisi sudah datang untuk mengamankannya. Benar-benar cinta kepada pasangannya, pria itu justru menghentikan aksi polisi.

Dia tidak ingin kekasihnya terlibat dalam masalah yang lebih parah di kantor polisi. Jadi, dia memilih berdamai dan tidak memperpanjang masalah tersebut. Dia menegaskan akan mengatasi masalah ini secara berdua saja. Sempat heran, akhirnya polisi mengiyakan permintaannya tersebut dan hanya membubarkan massa yang berkerumun sambil merekam kejadian tersebut.

Usut punya usut, si wanita mengatakan bahwa selama ini dia sudah memberikan dukungan finansial kepada cowok tersebut. Jadi, dia merasa sudah sewajarnya kalau dia meminta ponsel baru kepada pacarnya. Tapi, karena tidak dikabulkan, dia pun marah dan menganggap kalau selama ini pacarnya cuma morotin dia doang. Si pria akhirnya mengakui kesalahannya dan tak akan membalas amarah kekasihnya tersebut.

Artikel Lainnya

Harusnya sih hubungan percintaan itu adalah hubungan partnership, bukan menuntut harus menerima ketika sudah memberi. Ketika hubungan tidak benar-benar didasari oleh cinta, pasti deh bakal ada aja keributan karena masalah "hak dan kewajiban" kayak gini. Semoga kita semua kelak mendapatkan pasangan yang bisa menerima apa adanya, ya. Kalau kamu ada pendapat lain, tulis di kolom komentar, ya.

Tags :