Unik! Bukan Dengan Emas atau Uang Banyak, Pria Ini Menikahi Pacarnya dengan Mas Kawin Es Cendol

Abis ijab kabul langsung minum cendol bareng

Bagi beberapa orang, pernikahan adalah sebuah momen yang dinanti-nanti karena dia akhirnya bersatu dengan kekasihnya secara halal dan juga diakui oleh negara. Tapi, sebelum menikah, biasanya akan ditentukan dulu mahar atau mas kawin seperti apa yang akan diberikan oleh mempelai pria kepada calon istrinya. Ada yang ngasih seperangkat alat salat, emas, uang, hafalan dari kitab suci, bahkan ada yang ngasih surat saham.

Baru-baru ini, sebuah pernikahan menjadi viral di media sosial karena mahar unik yang diberikan oleh mempelai pria. Bukan dalam bentuk harta benda, mempelai pria ini memberikan segelas es cendol sebagai mahar pernikahan mereka. Video ijab kabulnya pun diunggah oleh akun Facebook Bagus Yudhistira. Setelah ijab kabul diucapkan dan mereka berdua dinyatakan sah sebagai pasangan suami istri, pasangan ini langsung meminum es cendol yang jadi mahar tadi.

Pernikahan dengan mas kawin cendol |

Pasangan ini bernama Muhammad Rohman (23) dan juga Cicih Jayanti (20). Mereka berdua adalah sesama mahasiswa dari kampus Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung dan satu komunitas di Pustaka Bergerak Indonesia. Pasangan ini mempunyai hobi bergerak dalam kegiatan sosial, terutama bidang pendidikan. Mereka ingin meningkatkan minat baca anak-anak di Lampung. Untuk mewujudkan ini, Rohman menjadi tukang cendol keliling sambil meminjamkan buku bacaan kepada anak-anak. Inilah caranya supaya minat baca anak-anak setempat meningkat.

Sambil berjualan cendol, Rohman juga ikut mengajari anak-anak tersebut supaya pengetahuan mereka bertambah. Dia juga punya program dimana orang bisa menyumbangkan buku bacaan dan akan ditukar dengan satu gelas cendol gratis. Hal inilah yang membuat Cicih kagum kepada Rohman sehingga menerima mahar segelas es cendol. Tapi, itu bukan es cendol biasa, loh, melainkan cendol lele. Ada daging lele di dalam es cendol yang jadi mahar tersebut.

Artikel Lainnya

Prosesi ijab-kabul keduanya dilaksanakan di Musala Al-Amiriyah, Desa Mataram Baru, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur. Selain mahar es cendol, Cicih juga meminta mahar lain berupa Surat Al-Ikhlas dan uang Rp 100 ribu atas saran penghulu. Karena katanya harus ada uang tunai dalam mahar tersebut. Bagi Cicih, cendol adalah mahar terbaik yang mengingatkannya akan momen berharga, awal perkenalan dan kekagumannya kepada suami.

Nah, ternyata ada makna inspiratif di balik pernikahan dengan mahar unik ini. Kamu sendiri berniat memberikan mahar seperti apa kelak kepada pasanganmu? Tulis di kolom komentar, ya.

Tags :