Berusaha Akrab Sama Customer Tapi Malah Cringe, Admin Grab Ini Kena "Sentil" Sama Cucu Mohammad Hatta

Adminnya langsung terdiam dengan seksama

Ojek online adalah sebuah moda transportasi berbasis online yang sekarang ini banyak digunakan oleh warga dunia. Di Indonesia, angkutan online yang bersaing ketat adalah Gojek dan Grab. Customer diberikan kebebasan untuk memilih mau memakai jasa ojol yang mana. Tidak ada intervensi dan paksaan dari pihak lain, apalagi pemerintah Indonesia, mengingat Gojek adalah startup karya anak bangsa.

Karena sifatnya yang tidak eksklusif ini, ojek online bisa dipakai siapa saja, termasuk oleh cucu Wakil Presiden RI ke-1 Mohammad Hatta, yakni Gustika Jusuf Hatta. Baru-baru ini, dia menceritakan pengalaman uniknya ketika naik ojek online dari Grab. Lewat akun Twitternya, dia mengunggah profil ojol yang mengantarnya.

Keunikannya adalah driver ojol itu bernama Mohammad Hatta, mirip dengan nama kakeknya, sang proklamator. Gustika menaiki ojek online itu untuk pulang ke rumah. Nama driver yang unik inilah yang membuat Gustika menceritakannya di media sosial. Dia juga menceritakan kejadian unik ini kepada ayahnya melalui sebuah aplikasi chat.

Sang ayah ikut tergelitik dengan pengalaman anaknya ini. Dia lalu membalas pesan anaknya itu dengan berkata, "God khows how to cheer you up after watching a lousy movie," tulis ayahnya. (Tuhan tahu bagaimana menghiburmu setelah menonton film yang buruk)

Cuitan Gustika ini juga ditanggapi oleh akun Twitter GrabID. Namun, cuitan itu sedikit bernuansa sarkasme untuk Gustika. Akun Twitter Grab berprasangka bahwa mereka tak mengira kalau Gustika yang merupakan cucu dari Moh. Hatta juga bisa naik Grab. Akun ini juga menanyakan apakah tadi Gustika memberi bintang lima dan tips atau tidak kepada driver ojol yang telah mengantarnya.

Tentu saja cuitan GrabID ini menuai kontroversi. Banyak netizen yang menyayangkan pilihan kata yang digunakan karena malah berbalik menjadi bumerang. Gustika juga sepertinya tidak terima disinggung seperti itu. Dia membalas cuitan GrabID dengan kata-kata yang sopan tapi tidak kalah nyelekit.

Artikel Lainnya

Maksudnya kirain saya “gak bisa” naik GrabBike itu apa ya? Memang sih lebih sering naik GoJek, tapi bisa-bisa aja kok. Dan saya tidak pernah kasih tips, tapi kasih tip (emote senyum)," balas Gustika.

Gustika merasa tidak ada yang salah dengan naik ojek online Grab. Itu bukanlah sesuatu yang istimewa dan harus ditanyakan oleh akun Twitter resmi GrabID. Gustika juga sama seperti warga biasa pada umumnya yang memanfaatkan semua fasilitas teknologi masa kini. Makanya, dia berbalik menyindir akun GrabID, sekalian memperbaiki tulisan dari GrabID yang mengatakan "tips", padahal yang benar adalah 'tip".

Dibalas dalam tempo sesingkat-singkatnya |

Sadar dengan kesalahannya dan telah menyinggung perasaan Gustika, akun GrabID kemudian meminta maaf kepada Gustika. "Mohon maaf ya kak kalau ada salah kata dan saltik di tweet sebelumnya," tulisnya sambil menyertai sebuah gif.

Tapi, Gustika kayaknya udah kepalang kesal sehingga dia hanya membalas cuitan tersebut dengan huruf "Y" saja. Udah kayak seseorang yang lagi marahan kepada pacarnya. Namun, rata-rata netizen mendukung sikap Gustika ini karena memang apa yang dikatakan oleh GrabID rada kelewatan.

Setelah balasan "Y" itu, akun GrabID tidak lagi membalas. Kayaknya dia langsung mundur teratur dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Oleh karena itu, kalau kamu adalah admin dari sebuah akun tertentu, tetap perhatikan etika dan tata krama ya. Sadari kalau kamu menggunakan akun perusahaan, bukan akun pribadi.

Kalau kamu tau akun media sosial resmi lainnya yang pernah blunder kayak gini, ceritain di kolom komentar, ya.

Tags :