Berkat Diet Ala Saitama dari One Punch Man, Pria Ini Sukses Bertransformasi Menjadi Atletis dan Sixpack

Tinggal nunggu botak aja nih

Kalau kamu salah seorang pecinta manga dan anime (tapi jangan sampai jadi wibu bau bawang), kamu pasti tau dong dengan karakter Saitama dari serial One Punch Man. Dia adalah orang biasa yang menjadi luar biasa kuat, bukan karena sinar kosmis ataupun mutasi, tapi karena kemampuan sendiri. Saitama menjalankan latihan ketat sehingga dia akhirnya bisa mengalahkan musuh dengan satu pukulan.

Pada serialnya, Saitama mengatakan bahwa dia bisa kuat dengan berlari sejauh 10km, 100 kali sit-up, 100 kali squat, dan 100 kali push-up sehari tanpa libur. Kamu mungkin mengira kalau pola latihan ini cuma rekaan pengarangnya doang. Padahal, kalau dijalani dengan benar, pola latihan ini memang bisa membuat badanmu jadi atletis loh. Hal ini sudah dibuktikan oleh seorang pria Singapura bernama Sean Seah.

Sean bercerita bahwa setelah Tahun Baru Imlek, berat badannya naik drastis. Dia banyak mengonsumsi makanan enak, namun tidak lagi menjalani diet dan olahraga rutin. Akibatnya, perutnya membuncit dan lemak-lemak memenuhi seluruh tubuhnya. Akhirnya Sean memutuskan untuk berubah dengan cara menjalani diet dan pola latihan ala karakter Saitama dari anime One Punch Man.

Diet ala Saitama |

Tapi, Sean cukup sadar dengan kemampuan dan tenaganya. Jadi, pada awalnya dia tidak langsung menjalani pola latihan seperti Saitama. Dia memulainya dari level 5, yaitu 50 push-up, 50 sit-up, 50 squat dan lari 5 km. Setelah tubuhnya mulai terbiasa, dia mulai menambah intensitasnya. Pada hari ke-17 dia menaikkan jumlah latihan menjadi 70 push-up, 70 sit-up, 70 squat, dan lari 7 km.

Setelah merasa lebih kuat, dia kembali menaikkan level. Pada hari ke-23, pola latihannya akhirnya menyamai pola latihan Saitama, yaitu berlari sejauh 10km, 100 kali sit-up, 100 kali squat, dan 100 kali push-up. Efeknya benar-benar terlihat. Pada hari ke-30, berat badan Sean yang tadinya 70kg, berkurang menjadi 65 kg. Usia tubuhnya juga menjadi lebih muda dan kini dia terlihat seperti berusia 36 tahun.

Yang paling penting adalah, dia mendapatkan bentuk tubuh yang diidam-idamkan oleh banyak pria. Badannya atletis dan perutnya menjadi kotak-kotak. Namun, meskipun sudah mendapat hasil signifikan, Sean akan tetap menjalani rutinitasnya tersebut.

Jadi, apa yang terjadi setelah 30 hari? Saya memutuskan bahwa saya tidak akan berlari setiap hari, saya akan melakukannya tiga sampai empat kali seminggu sebagai gantinya, dan saya akan menambahkan rutinitas gym ke dalamnya," ungkap Sean.

Artikel Lainnya

Mantep banget, kan? Tapi, yang pasti kamu juga harus menjaga pola makan supaya kalori yang terbuang lebih banyak daripada kalori yang masuk ke tubuh. Jadi, kalau kamu mau menjadi atletis dalam waktu singkat, silakan ikuti pola latihan ala Saitama di atas. Siapa tau kamu beneran bisa punya kekuatan super kelak.

Tags :