Serem! Ayah dan Anak di Ukraina Ditangkap Polisi karena Makan Sup Daging Manusia

Ilustrasi garis polisi
Ilustrasi garis polisi | suar.grid.id

Mengerikan banget!

Kasus kanibalisme kerap ditemukan meski di berbagai negara aksi ini mendapat kecaman dan larangan keras. Belum lama ini, kasus kanibalisme terjadi di Ukraina. Pelakunya yang merupakan ayah dan anak harus mengikuti persidangan karena kasus tersebut.

Ilustrasi garis polisi
TKP pembunuhan Evgeny Petrov | dunia.tempo.co

Maksim Kostyukov (41 tahun) dan Yaroslaf (20 tahun) harus diadili karena kasus dugaan mengonsumsi daging manusia. Ayah dan anak yang berasal dari Ukraina ini diduga sudah melakukan pembunuhan terhadap Evgeny Petrov, seorang mantan anggota polisi. Maksim dan Yaroslaf memakan dagingnya dengan cara disop.

Seperti dilansir oleh mirror.co.uk, Senin (11/3), Maksim dan Yaroslaf bercerita bahwa mereka sudah membunuh Petrov dalam sebuah ledakan yang terjadi di apartemen mereka. Diketahui Petrov adalah kerabat dekat Maksim dan Yaroslaf.

Setelah Petrov terbunuh, Maksim dan Yaroslaf memenggang kepala Petrov. Diduga kuat Maksim dan Yaroslaf memasak dan kemudian memakan daging Petrov. Sisa dagingnya pun kemudian disimpan di dalam lemari es, layaknya menyimpan daging ayam.

Artikel Lainnya
Ilustrasi garis polisi
TKP pembunuhan Evgeny Petrov | dunia.tempo.co

Maksim dan Yaroslaf pun akhirnya ditangkap setelah potongan tubuh Petrov ditmukan di dekat blok aparteemen Kharkiv, Ukraina, tidak jauh dari kediaman Maksim dan Yaroslaf. Saksi mata pun menyebutkan bahwa Petrov bersama Maksim dan Yaroslaf di hari ia dilaporkan hilang. Kesaksian ini pun semakin menguatkan dugaan terhadap Maksim dan Yaroslaf.

Pihak kepolisian setempat menemukan potongan kepala Petrov yang disembunyikan di dalam kotak yang disimpan di atap apartemen Maksim dan Yaroslaf. Polisi pun menemukan beberapa potongan daging Petrov di dalam lemari es.

Yaroslaf pun memberikan keterangan. Ia mengaku telah membunuh Petrov dengan menariknya dari belakang dan ayahnya memotong tenggorokan serta menikam dada Petrov. Oksana Karnaukh, juru bicara jaksa penuntut Kharkiv, Ukraina, mengatakan baha pelaku memenggal kepala korban agar korban tidak mudah dikenali.

Atas perbuatan kejinya ini, membunuh dan memakan daging manusia, Maksim dan Yaroslaf dituntut pasal pembunuhan dan akan dijatuhi hukuman. Saat ini, belum diketahui vonis hukum yang diterima Maksim dan Yaroslaf karena mereka masih menjalani proses persidangan.

Sangat mengerikan ya. Seakan pelaku tidak memiliki hati nurani, dengan teganya menghabisi nyawa seseorang. Apalagi sang korban diketahui sebagai kerabat dekat pelaku. Entah apa motif di balik tindakan keju Maksim dan Yaroslaf, namun pembunuhan yang mereka lakukan sama sekali tidak bisa dibenarkan. Sudah seharusnya juga pelaku diadili dan mendapatkan hukuman atas perbuatan tidak berperikemanusiaan yang mereka lakukan.

Tags :