Ahli Sarankan Penggunaan Obat Ebola Buat Atasi Pasien Covid-19

Ahli sarankan obat antivirus remdesivir untuk pasien Covid-19
Ahli sarankan obat antivirus remdesivir untuk pasien Covid-19 | unsplash.com

Disinyalir obat ebola sangat ampuh!

Jumlah kasus Covid-19 sepertinya masih sulit untuk diturunkan, padahal pandemi sudah hampr berjalan selama setengah tahun. Beberapa negara memang diberitakan telah berusaha untuk menemukan vaksin bagi virus ini, bahkan ada yang memproduksi obat herbal untuk dijadikan penawar Covid-19.

Setelah sempat menggunakan obat antimalaria hydroxychloroquine untuk merawat pasien Covid-19, kini pemerontah di negara Eropa mulai melarang penggunaan obat tersebut untuk pasien corona. Bahkan, pemerintah Inggris dikabarkan menyediakan obat antivirus remdesivir untuk pasien Covid-19 lantaran diklaim bisa mempercepat kesembuhan mereka.

Baca Juga : Kabar Baik! Ilmuwan Temukan Obat untuk Atasi Virus Corona, Segera Diproduksi Massal

Ahli sarankan obat antivirus remdesivir untuk pasien Covid-19
ilustrasi vaksin covid-19 | international.sindonews.com

Sebagaimana dikutip dari Sindonews.com pada Selasa (2/6/2020), Departemen Kesehatan Inggris mengungkapkan bahwa penggunaan obat antivirus remdesivir dapat mempersingkat pemulihan pasien hanya sekitar empat hari. Dalam memproduksi obat tersebut, Pemerintah Inggris telah bekerja sama dengan perusahaan Gilead Sciences.

Ini mungkin langkah maju terbesar dalam perawatan pasien virus corona sejak krisis dimulai, ungkap Matt Hancock yang merupakan Menteri Kesehatan Inggris, seperti diberitakan Reuters.

Mekipun langkah yang diambil masih dini, Hancock mengatakan bahwa pemerintah memberi dukungan bagi penelitisan berbasis sains yang menunjukkan hal menjanjikan tersebut.

Ahli sarankan obat antivirus remdesivir untuk pasien Covid-19
Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock | news.okezone.com

Jumlah obat remdesivir yang saat ini terbatas, membuat obat itu hanya diprioritaskan bagi negara-negara yang paling membutuhkan. AS dan Jepang diketahui telah membuat pengaturan mendesak yang serupa supaya bisa mendapatkan akses dini ke obat tersebut, sebelum remdesivir kemudian disepakati untuk dipasarkan.

Ketika kita berjalan pada periode yang belum pernah terjadi sebelumnya, kita harus berada di garis terepan terkait dengan kemajuan medis terbaru sambil selalu memastikan keselamatan pasien menjadi prioritas utama, ungkap Lord Bethell selaku Menteri Bidang Inovasi.

Selain itu, Stephen Griffin dari Fakultas Kedokteran Universitas Leeds juga mengungkapkan obat itu mungkin akan menjadi antivirus yang paling menjanjikan dalam penanganan virus corona sejauh ini. Dia menambahkan, pasien yang penyakitnya paling parah kemungkinan akan diprioritaskan untuk menerima obat tersebut lebih dahulu.

Baca Juga : Mantan Apoteker Pontianak Klaim Temukan Obat Mujarab Buat Corona!

Ahli sarankan obat antivirus remdesivir untuk pasien Covid-19
ilustrasi vaksin Covid-19 | www.bbc.com

Meskipun ini jelas pendekatan yang paling etis, itu juga berarti bahwa kita tidak boleh mengharapkan obat itu akan menjadi peluru ajaib, ujar Griffin.

Kami berharap untuk meningkatkan tingkat pemulihan dan mengurangi angka kematian pasien, sesuatu yang kami harap akan bermanfaat bagi sebanyak mungkin pasien, imbuhnya.

Di sis lain, ada beberapa obat yang diselidiki untuk mengatasi infeksi virus corona termasuk obat malaria dan HIV, yaitu hydroxychloroquine. Tetapi, sekarang penelitian untuk obat itu telah dihentikan karena dikhawatirkan akan berdampak pada aspek keselamatan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa penangguhan sementara terhadap hydroxychloroquine dilakukan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, sebab sebuah studi medis baru-baru ini menemukan bahwa obat itu dapat meningkatkan risiko kematian dan juga komplikasi irama jantung.

Baca Juga : Madagaskar Klaim Obat Herbal Untuk Covid-19, WHO Minta Dilakukan Pengujian

Artikel Lainnya

Mengutip akodokter.com, remdesivir merupakan obat antivirus yang saat ini tengah diteliti lantaran memiliki potensi untuk mengatasi infeksi virus corona (Covid-19). Remdesivir sendiri adalah antivirus yang mempunyai spektrum luas dan sempat diteliti untuk mengatasi Ebola, MERS dan juga SARS.

Tags :