Takut Tertular Corona, Pria Ini Tembak Mati Sang Pacar!

pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan | www.bbc.com

Curiga sang pacar tertular corona, pria ini lakukan aksi nekat

Bencana penyakit Covid-19 memang menebar ketakutan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Seorang pria asal Illinois, Amerika Serikat, curiga sang pacar telah positif terpapar virus corona. Alhasil, ia menembak sang pacar hingga mati kemudian bunuh diri.

1.

Pria AS bunuh pacar karena takut tertular corona

pembunuhan
Patrick Jesernik dan Cheryl Schriefer | www.lawenforcementtoday.com

Patrick Jesernik dan Cheryl Schriefer telah menjalani tes Covid-19. Hasil tes tersebut menunjukkan mereka negatif dari virus corona. Meski demikian, Patrick tetap khawatir akan terpapar virus dari sang pacar.

Sekitar pukul 20.00, Wakil Sherif County Will mendatangi sebuah kediaman di Lockport Township, sekitar 30 mil barat daya Chicago. Seluruh jendela dan pintu terkunci rapat dari dalam. Para deputi dan anggota pemadam kebakaran pun merangsek masuk ke rumah tersebut.

Baca Juga: Survei di 6 Negara, Pandemi Corona Akan Berakhir dalam 4 Bulan

Jasad Patrick dan Cheryl ditemukan tergeletak tak bernyawa di rumah tersebut. Pada jenazah mereka terdapat tanda-tanda cukup jelas yang berupa luka di kepala mereka, sebagaimana yang diungkap oleh kantor Sheriff yang dikutip oleh NBC News.

2.

Polisi memeriksa TKP

pembunuhan
Kediaman Patrick Jesernik | peru21.pe

Adapun Patrick dan Cheryl sudah hidup bersama selama enam tahun, demikian menurut juru bicara kantor Sheriff, Cathy Hoffmeyer. Sebuah revolver yang berisi dua selongsong peluru bekas dan tiga peluru ditemukan di dekat jasada Patrick.

Tidak ada tanda-tanda perlawanan karena rumah Patrick dan Cheryl tampak rapi. Seorang pria di tempat kejadian mengatakan bahwa orangtua Patrick memintanya untuk memeriksa kondisi Patrick karena tidak mendapatkan kabar darinya.

Baca Juga: Miris! Dikucilkan Warga Karena ODP Corona, Satu Keluarga di Sulut Terpaksa Hidup di Mobil

“Pemeriksaan alamat dilakukan oleh para detektif yang tidak menerima panggilan sebelumnya untuk layanan terkait perselisihan domestik,” ujar pihak kantor Sheriff.

“Pemeriksaan kedua individu yang meninggal juga dilakukan yang menunjukkan kontak polisi yang sangat terbatas,” imbuhnya.

3.

Didakwa kasus pembunuhan

pembunuhan
Tes Covid-19 | www.businessinsider.sg

Anggota keluarga Patrick dan Cheryl pun akhirnya tiba di TKP. Pihak berwenang mengatakan bahwa Patrick takut ia dan kekasihnya terpapar virus corona setelah dua hari sebelumnya mereka melakukan tes.

Otopsi yang dilakukan menetapkan Patrick dan Cheryl meninggal dunia karena luka tembak di bagian kepala. Kematian Patrick ini didakwa sebagai kasus pembunuhan. Patrick meninggal karena luka tembak yang disebabkan oleh dirinya sendiri dan kematiannya ditetapkan sebagai bunuh diri.

Baca Juga: Pembunuhan Pasangan Telanjang di Solo Terungkap! Diracun Pakai Jus Buah, Pelaku Ditangkap

Kantor Sheriff mengatakan selama pandemi ini menyebar, sebagian besar kantor layanan panggilan menerima laporan perselisihan domestik atau rumah tangga.

“Sebagai pengingat, jika ada yang menjadi korban dari situasi kekerasan dalam rumah tangga, Pengadilan County Will tetap buka untuk individu yang membutuhkan perintah perlindungan.” ujar pihak kantor Sheriff.

Artikel Lainnya

Peristiwa Naas yang menimpa Patrick dan Cheryl ini membuktikan bahwa pandemi Covid-19 bisa berdampak pada berbagai aspek, salah satunya adalah kekerasan domestik sebagaimana yang dilakukan oleh Patrick terhadap sang kekasih, Cheryl. Para korban kekerasan domestik bisa semakin terancam dengan adanya imbauan untuk tetap tinggal di rumah selama pandemi berlangsung.

Tags :