Kronologi Negosiasi Alot Densus dengan Istri Terduga Teroris Sibolga Hingga Berakhir dengan Meledakkan Diri!

Bom Sibolga
Bom meledak di Sibolga dalam upaya penggerebekan rumah terduga teroris |

Istri teroris memilih mati daripada menyerah

Selasa (12/3) siang, kota Sibolga terasa mencekam. Pasalnya, terdengar suara ledakan bom dari Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Sumatera Utara.

Ledakan yang mengagetkan warga sekitar itu ternyata berasal dari rumah seorang terduga teroris yakni Abu Hamzah alias Husein alias Upang yang sedang digerebek oleh gabungan polisi serta Densus 88. Meski tidak berskala besar, namun ledakan bom tersebut berhasil membuat seorang polisi dan paman pelaku luka-luka hingga dilarikan ke rumah sakit.

Tidak berhenti di situ, situasi mencekam Sibolga berlanjut terus hingga Rabu (13/3) karena istri dan anak dari terduga teroris tersebut menolak untuk menyerahkan diri dan memberikan perlawanan dari dalam rumah.

Berikut kronologi kejadian bom di Sibolga, seperti dilansir dari Antara News.

Bom Sibolga
Kronologi insiden ledakan bom di Sibolga |

Abu Hamzah diduga bagian dari Jaringan Ansharut Daulah (JAD) yang terafiliasi dengan organisasi radikal internasional, ISIS. Penangkapan Abu Hamzah ini merupakan lanjutan dari penangkapan terduga teroris di Lampung yang berinisial R pada Sabtu (8/3) lalu.

Sayangnya, aksi penangkapan serta penggerebekan Abu Hamzah tidak berjalan mulus hingga warga Kota Sibolga turut panik. Penangkapan yang panjang ini disebabkan oleh istri dan anak terduga teroris yang tidak mau menyerahkan diri.

Polisi melakukan negosiasi sampai 10 jam lebih, namun akhirnya istri dan anak Abu Hamzah memilih meledakkan diri pada pukul 02.00 dini hari tadi. Jenazah istrinya pun sudah berhasil dievakuasi oleh polisi ke Rumah Sakit (RS) Sibolga.

Artikel Lainnya

Namun dilansir dari Detik.com, pasca evakuasi tersebut masih terdengar beberapa kali ledakan bom lagi dari arah lokasi rumah Abu Hamzah. Namun ledakan tersebut berasal dari tindakan tim Gegana dalam menjinakkan bom yang tersisa di rumah tersebut.

Tags :