Keponakan JK Erwin Aksa Hijrah ke Kubu Prabowo-Sandi, Peluang 02 Menguat Jelang Pemilu?

Keponakan JK yang juga politikus Partai Golkar Erwin Aksa memutuskan untuk mendukung Prabowo-Sandi dalam pilpres. Foto: Erwin Aksa saat menjabat Wakil Ketua Umum Kadin. | pemerintahan.id

Akui jadi sahabat sejati Sandiaga Uno

Mantan politikus Partai Golkar yang juga keponakan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Erwin Aksa memberikan dukungannya pada paslon 02 Prabowo-Sandi.

Keputusan Erwin pun membuat suhu jelang Pemilu 17 April mendatang makin panas. Hal ini tidak lepas dari pilihan Partai Golkar yang mengusung pasangan 01 Jokowi-Maruf dalam pilpres.

Lalu, akankah keputusan Erwin Aksa ini menguatkan peluang Prabowo-Sandi memenangkan pemilu?

1.

Putuskan dukungan lewat pesan terbuka

Keputusan arah politik Erwin Aksa ini disampaikan melalui surat terbuka pada media. | kabar.news

Dilansir dari Liputan6, Selasa (19/3), keputusan Erwin Aksa disampaikan melalui tulisan surat terbuka pada media.

Surat tersebut berisi pembenaran isu yang menyebutkan dirinya tidak sejalan dengan Partai Golkar dan memilih memberikan dukungan pada paslon 02, Prabowo-Sandi dalam pemilu.

“Perlu saya sampaikan bahwa memang betul saya mendukung pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi. Pilihan saya ini saya sadari tidak sejalan dengan pilihan Partai Golkar di masa saya bernaung saat ini,” ucap Erwin.

Baca Juga: Sandiaga Janji Hapus Ujian Nasional dan Diganti dengan Konsep ini!

2.

Persahabatan dengan Sandiaga Uno jadi alasan

Faktor persahabatan menjadi alasan Erwin Aksa mendukung Sandiaga Uno dalam pilpres. | www.liputan6.com

Alasan arah politik yang disampaikan Erwin Aksa pada publik pun cukup sederhana, yaitu merasa adanya kedekatan sebagai sahabat dengan Sandiaga Uno.

Keponakan Jusuf Kalla tersebut pun mengungkapkan jika persahabatan keduanya benar-benar kuat dan lebih penting dari pada pandangan politik partai.

“Saya dan Sandiaga Uno merupakan sahabat sejati, mantan Ketua Umum Hipmi dan aktif di Kadin. Kami punya ikatan emosional yang tidak bisa kami hilangkan dan kami lupakan. Kami memiliki hubungan persahabatan yang hakiki,” tegasnya.

3.

Diberhentikan dari DPP Golkar

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily memberhentikan Erwin Aksa dari jabatannya di DPP Golkar. | www.liputan6.com

Surat terbuka dukungan Erwin Aksa pada Prabowo-Sandi pun berbuntut panjang. Dirinya pun harus menerima konsekuensi diberhentikan dari jabatan DPP Golkar.

Sebelumnya, Erwin Aksa dikenal seagai sosok penting DPP Golkar dengan jabatan Ketua Bidang Koperasi dan UKM dan punya hubungan kuat dengan Jusuf Kalla.

“Kami infokan bahwa DPP Partai Golkar telang mengambil keputusan pemberhentian saudara Erwin Aksa dari posisi di DPP Golkar sebagai Ketua Bidang Koperasi dan UKM,” ucap Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily dikutip dari Detikcom, Rabu (20/3).

Baca Juga: Keluarkan KTP di Akhir Debat, Sandiaga Sindir Program Kartu Sakti Jokowi-Ma'ruf?

4.

Disambut baik BPN

Anggota Dewan Pengaran BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon menyambut baik sikap politik Erwin Aksa. | news.detik.com

Namun, keputusan ini mendapat tanggapan berbeda dari BPN yang menyambut baik pilihan politik Erwin Aksa.

BPN Prabowo-Sandi pun menyebut dengan adanya dukungan dari Erwin Aksa maka akan menambah kekuatan dan peluang Prabowo-Sandi memenangkan pemilu.

“Saya kira bagus ya. Itu menunjukkan bahwa semakin banyak dukungan semakin positif bagi peluang Pemenangan Prabowo-Sandi,” ucap Anggota Dewan Pengarah BPN, Fadli Zon dikutip dari Liputan6, Rabu (20/3).

Artikel Lainnya

Sosok Erwin Aksa memang tidak bisa dianggap remeh. Jabatan pentingnya dalam Partai Golkar dan ikatan kekeluargaan dengan Jusuf Kalla membuatnya memiliki dampak yang cukup signifikan dalam perolehan suara.

Namun seberapa besar pengaruh tersebut jika alasan mendukung hanyalah karena ikatan persahabatan dan bukan kepercayaan pada visi dan misi yang dianut oleh paslon?

Akankah dukungan terbuka Erwin Aksa akan membuat Prabowo-Sandi menang dalam Pemilu? Jawabannya ada pada 17 April mendatang.

Tags :