Jokowi Geram Dengan Banyaknya Temuan Cangkul Impor: Kebangetan Banget!

Temukan Cangkul Impor Dijual, Jokowi Geram: Kebangetan Banget!
Presiden Jokowi geram dengan temuan cangkul impor yang diperdagangkan di Indonesia. | nasional.kompas.com

Jokowi gerah dengan masih banyaknya barang yang harusnya bisa diproduksi sendiri tapi masih impor. Wah!

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) terkait temuan cangkul impor di lingkungan pemerintahan.

Dia lantas meminta agar barang-barang yang bisa diproduksi sendiri menjadi prioritas dan tidak perlu dilakukan impor yang malah merugikan keuangan dalam negeri.

Bagaimana pernyataan Jokowi terkait temuan cangkul impor ini? Berikut laporannya.

1.

Jokowi tegur adanya cangkul impor

Temukan Cangkul Impor Dijual, Jokowi Geram: Kebangetan Banget!
Presiden Jokowi membuka Rapat Koordinasi Nasional Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun 2019 di Jakata Convention Center, Rabu (6/11/2019).. | jogja.antaranews.com

Dilansir dari Kompas.com, Rabu (6/11), Presiden Jokowi meminta agar barang impor harus mulai dikurangi di masa yang akan datang.

Baca Juga: Genap Sebulan Menjabat, Anggota DPR Usul Baju PNS Diganti, Soalnya Warisan Belanda!

Hal ini tegas disampaikan Jokowi saat melakukan Rapat Koordinasi Nasional Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun 2019 di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Jokowi pun menyebut adanya temuan pacul impor yang seharusnya bisa diproduksi oleh perusahaan dalam negeri.

“Misalnya urusan pacul, cangkul, masa masih impor? Apakah tidak bisa didesain industri UKM kita, kamu buat pacul tahun depan. Saya beli ini puluhan ribu cangkul,”

Adanya kebijakan impor pada barang seperti cangkul dinilai Jokowi sebagai kerugian dalam urusan perdagangan dalam negeri yang membuat keuangan makin defisit.

“Enak banget itu negara yang di mana barang itu (pacul) kita impor, padahal kita masih defisit transaksi berjalan, defisit neraca perdagangan,” ucap Jokowi.

Baca Juga: Jijik Banget, Dinkes Lakukan Razia Warung Makan Ayam Berbelatung di Polewali Mandar!

2.

Rasa kecewa muncul jika hobi impor terus dilanjutkan

Temukan Cangkul Impor Dijual, Jokowi Geram: Kebangetan Banget!
Mantan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto menunjukkan temuan cangkul impor asal China di tahun 2016 lalu. | money.kompas.com

Jokowi pun mengungkapkan kekecewaannya jika barang-barang yang seharusnya bisa diproduksi sendiri tapi masih terus dilakukan impor.

Dia pun mencontohkan adanya impor stabilo berwarna merah yang dinilai tidak terlalu penting. Hobbi seperti ini pun disebutnya harus segera dihentikan.

“Kalau yang impor stabilo merah saja, enggak usah. Lha bagaimana, kita masih senang impor. Neraca perdagangan kita defisit, tapi kita hobi impor,” ujar Jokowi.

Baca Juga: Pastikan Reuni Umat Berjalan Damai, PA 212: Rumput Saja Kita Jaga Apalagi Persatuan

“Kebangetan banget, uangnya pemerintah lagi. Kebangetan kalau (impor) itu masih diteruskan, kebangetan!,”

Teguran ini pun berharap bisa segera dijadikan evaluasi sehingga mendorong jumlah lapangan kerja baru pada industri barang-barang kebutuhan pemerintahan.

Artikel Lainnya

Kebijakan impor pada barang-barang tidak penting seperti cangkul memang menjadi peer besar pemerintahan. Hal ini tidak lepas dari hobi yang sudah kadung telanjur diteruskan tiap tahunnya.

Semoga Jokowi bisa segera menuntaskan masalah impor ini di periode kedua pemerintahannya sehingga Indonesia bisa bebas defisit neraca perdagangan dan kuat dalam finansial di masa depan.

Tags :