Isu Anggaran Negara Bocor, ICW Rilis Laporan 5 Sektor yang Paling Banyak Dikorupsi di Indonesia!

Prabowo sebut anggaran negara bocor 25% | lensaindo.com

Mana nih yang bocyor?

Beberapa waktu lalu, Prabowo kembali sebut kebocoran anggaran negara dalam pidatonya di HUT Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). Menurutnya, ada sekitar 25% anggaran negara yang bocor, atau sekitar 500 Triliun. Di kesempatan yang sama pula, Prabowo menyatakan bahwa kebocoran tersebut disebabkan oleh penggelembungan dana proyek yang terus menerus dengan angka yang fantastis. Tapi benarkah demikian?

Indonesia Corruption Watch (ICW) telah merilis data lima sektor yang paling banyak dikorupsi selama tahun 2018. Termasuk sektor infrastruktur dan non-infrastruktur. Berikut sektor yang paling banyak dikorupsi berdasarkan data yang dirilis oleh ICW.

1.

Sektor dana desa

Presiden meinjau pembangunan di desa | imogiri.bantulkab.go.id

ICW secara resmi telah merilis data mengenai lima sektor yang paling banyak dikorupsi sepanjang tahun 2018. Tercatat, dana desa adalah sektor yang paling banyak dikorupsi.

Mengenai hal ini, Wana Alamsyah, peneliti ICW, kepada Kompas.com, Kamis (7/2), mengatakan bahwa pengawasan oleh inspektorat daerah sangat diperlukan untuk meminimalisasi adanya korupsi anggaran desa.

Berdasarkan keterangan dari ICW, terdapat 49 kasus korupsi anggaran desa di bidang infrastruktur. Kasus-kasus korupsi tersebut menyebabkan kerugian negara hingga Rp 17,1 miliar. Sedangkan kasus korupsi non-infrastruktur tercatat ada 47 kasus yang membuat negara menanggung rugi hingga Rp 20 miliar.

2.

Sektor pemerintahan

DPR RI | beritagar.id

Selanjutnya, ICW mencatat ada tindak korupsi di sektor pemerintahan. Data dari ICW mengungkapkan bahwa korupsi di sektor pemerintahan terdapat 13 kasus yang hubungannya dengan infrastruktur. Kasus korupsi ini menyebabkan kerugian hingga Rp 26,6 miliar.

Sedangkan kasus korupsi di sektor pemerintahan yang tidak berkaitan dengan infrastruktur ditemukan hingga 44 kasus. Kasus-kasus tersebut menyebabkan kerugian hingga Rp 260 miliar.

3.

Sektor pendidikan

Presiden Jokowi membagikan kartu indonesia pintar | presidenri.go.id

Kemudian sektor ketiga yang paling banyak dikorupsi adalah sektor pendidikan. Dalam catatan ICW, terdapat 15 kasus korupsi yang kaitannya dengan infrastruktur di bidang pendidikan. Korupsi di sektor ini mendatangkan kerugian hingga Rp 34,7 miliar.

Kasus korupsi yang tidak berkaitan dengan infrastruktur juga terjadi di di sektor pendidikan. Bahkan jumlah korupsi non-infrastruktur di sektor pendidikan lebih banyak dari kasus korupsi infrastruktur, yakni sebanyak 38 kasus. Kasus-kasus ini menyebabkan kerugian sebesar Rp 30 miliar.

4.

Sektor transportasi

Bus transjakarta | id.wikipedia.org

Sektor keempat yang paling banyak dikorupsi di tahun 2018 menurut ICW adalah sektor transportasi. Kasus korupsi di sektor transportasi yang berkaitan dengan infrastruktur terdapat 23 kasus. Korupsi infrastruktur sektor transportasi ini mendatangkan kerugian yang besar, yakni Rp 366 miliar.

Kemudian kasus korupsi non-infrastruktur di sektor transportasi lebih sedikit dari korupsi infrastruktur, yakni terdapat 9 kasus. Meski kasusnya tidak lebih banyak, korupsi non-infrastruktur ini pun menyebabkan kerugian yang besar, yakni Rp 104 miliar.

5.

Sektor kesehatan

Pemeriksaan kesehatan | totabuan.news

Terakhir, sektor kelima yang paling banyak ditemukan kasus korupsi, berdasarkan catatan ICW, adalah di sektor kesehatan. Dibandingkan sektor-sektor lainnya, tindak korupsi di sektor pernikahan tidak lebih banyak.

Untuk kasus korupsi di sektor kesehatan yang berkaitan dengan infrastruktur, ICW menemukan ada 5 kasus. Kasus-kasus korupsi di sektor kesehatan ini memberikan kerugian pada negara sebesar Rp 14,3 miliar.

Kasus korupsi di sektor kesehatan yang tidak berkaitan dengan infrastruktur pun ditemukan oleh ICW. ICW telah mencatat ada 16 kasus korupsi non-infrastruktur di sektor kesehatan yang mendatangkan kerugian sebesarr Rp 41,8 miliar.

Artikel Lainnya

Itulah 5 sektor di Indonesia yang paling banyak dikorupsi di tahun 2018. Diharapkan laporan yang dirilis oleh ICW ini menjadi evaluasi serta pembelajaran untuk penanganan dan pencegahan kasus-kasus korupsi agar lebih baik lagi. Anggaran yang bocor karena korupsi memang harus kita ketahui dan tangani bersama-sama.

Tags :