Kritik Pidato Jokowi di Visi Indonesia, Fahri Hamzah Sebut Ada Konsep Negara yang Hilang

Fahri Hamzah kritisi pidato Jokowi | www.viva.co.id

Fahri Hamzah sebut ada konsep negara yang hilang dalam pidato Jokowi

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah kembali mengkritisi Presiden Jokowi. Fahri mencuitkan kritikan terhadap pidato Visi Indonesia yang disampaikan Presiden Jokowi pada hari Minggu (14/7). Fahri menilai pidato yang disampaikan Jokowi minim ide.

Dalam cuitannya, Fahri juga menantang orang-orang yang mendukung Jokowi untuk berdebat dengannya perihal pidato tersebut. Sebab menurut mantan politisi PKS itu, ia mengaku tak mengerti dengan isi pidato. Hingga menyebut ada konsep negara yang hilang.

1.

Sebut pidato Jokowi minim ide

Fahri sebut pidato Jokowi minim ide | twitter.com

Fahri Hamzah menyampaikan bahwa ia sempat cemas mendengar isi pidato Presiden terpilih Jokowi. Menurut Fahri pidato tersebut mengingatkan dirinya dengan era orde baru yang sangat berbau pembangunan.

Tidak hanya itu, dalam akun Twitter miliknya, Fahri sempat mencuitkan pernyataan bahwa isi pidato Jokowi sangat minim ide.

“Aku aja mencoba mendengar dan membuat catatan. Pidato presiden @Jokowi 24 menit itu cuman segini catatannya. Bagusnya mudah dihafal tapi jeleknya pidato itu tidak bisa mewakili ide2 dasar dalam bernegara; negara hukum yang demokratis sebagai metode dasar bernegara,” cuit Fahri di akun Twitter-nya pada hari Senin (15/7).

Menurut Fahri, mengkritik bahwa pidato Jokowi tak mewakili ide-ide dalam bernegara, yakni Indonesia sebagai negara hukum yang demokratis sebagai metode dasar bernegara. Dalam cuitan tersebut, Fahri juga mengunggah rangkuman catatan dari pidato Jokowi.

Baca juga: Fahri Hamzah Sebut Pidato 'Visi Indonesia' Jokowi Berbau Orde Baru

2.

Tantang para pendukung Jokowi

tantang para pendukung Jokowi | twitter.com

Selama ini, Fahri memang dikenal sebagai politisi yang selalu berseberangan dengan pemerintahan Jokowi. Kritikan pedas kerap dicuitkan Fahri melalui Twitter. Tak jarang Fahri juga diserbu para pendukung Jokowi.

Namun tampaknya Fahri tak ambil pusing. Dalam rangkaian cuitannya yang masih membahas pidato Jokowi, Fahri tak hanya mengkritisi tetapi juga menantang para pendukung Jokowi.

“Ayolah kaum liberal yang sekuler yang selama ini membela @Jokowi , jadilah jubir yang baik Bangun narasi yang bisa kita perbincangkan dan perdebatkan dong. Ayolah bela pidato #VisiIndonesia itu. Pengen dengar nyanyi kalian, agar bangsa ini segar dengan dialektika,” cuit Fahri.

Sontak cuitan Fahri tersebut langsung diserbu para pendukung Jokowi dengan berbagai komentar. Kolom komentar cuitan Fahri tersebut mendadak menjadi ruang perdebatan bagi para pendukung Jokowi dan pihak yang berseberangan.

3.

Adanya konsep negara yang hilang

Fahri merasa tak paham dengan pidato Jokowi | twitter.com

Sebelum mengkritisi dan menantang pendukung Jokowi, mantan politisi PKS tersebut mengaku bahwa ia tak paham dengan isi pidato yang diungkapkan Jokowi. Menurut Fahri banyak isu penting yang tak dibahas terutama masalah hukum dan HAM.

“Setelah pidato pak @jokowi saya berharap akan banyak juru bicara yang menjelaskan apa makna pidato itu…ayolah yg pinter2 muncul…sebab banyak juga yang gak paham…saya misalnya gak paham tentang 'hilangnya' konsep negara hukum dalam pidato itu. Saya agak khawatir…!” jelas Fahri.

Fahri merasa banyak yang tidak dibahas dalam pidato Jokowi di antaranya tentang pembahasan masalah hukum di Indonesia. Hal itulah yang menurutnya hilang dalam pemaparan.

Artikel Lainnya

Tak hanya Fahri, tampaknya kritikan terhadap Jokowi yang tak sedikit pun menyinggung masalah hukum dan HAM juga dilontarkan oleh sejumlah pihak salah satunya oleh para pegiat HAM. Isu tersebut dinilai menjadi pekerjaan rumah bagi Jokowi selama kepemimpinannya lima tahun ke depan bersama Ma'ruf Amin.

Tags :