Berhasil Ditumpas Habis Tentara Suriah, Ini Linimasa Kebangkitan dan Kejatuhan ISIS!

ISIS
ISIS kini berhasil ditumpas habis oleh pasukan SDF |

Dulu berjaya, kini nelangsa

Bulan Maret lalu, tentara SDF yang didukung oleh Amerika Serikat menyatakan bahwa kekhalifahan yang didirikan ISIS telah berhasil ditumpas total. Setelah bertahun-tahun menguasai beberapa kota di Irak dan Suriah, akhirnya tentara SDF berhasil memukul mundur hingga titik penghabisan ISIS.

Sepak terjang ISIS pasti telah kita ketahui. Organisasi radikal yang satu ini memang seperti Al Qaeda, berhasil menarik perhatian dunia dan melakukan aksinya di berbagai belahan bumi.

Tidak hanya itu, pengaruh ISIS ternyata juga berkembang luas di banyak negara lain selain Irak dan Suriah. Bom di Gereja Jolo, Filipina, yang terjadi beberapa waktu lalu, disebut pula sebagai aksi terorisme yang didalangi oleh ISIS.

Didirikan oleh Abu Bakar Al-Baghdadi pada tahun 2011, ISIS sempat mengalami masa-masa kejayaannya menduduki wilayah Irak dan Suriah. Di wilayah kekuasaannya itu, ISIS mendirikan kekhalifahan dan memaksa warga sipil di wilayahnya untuk tunduk.

ISIS
Kronologi kelahiran dan kemusnahan ISIS |

ISIS pun mengundang umat muslim dari berbagai negara untuk datang dan tinggal di wilayahnya. Mereka diimingi oleh janji utopis pemerintahan islam yang sesuai syariat dan menjamin semua kebutuhan sosial umat muslim.

Sayangnya janji hanya janji, keadaan di wilayah ISIS ternyata jauh dari kata utopis. Organisasi ISIS terbukti membantai suku Yazidi di Irak dan menjadikan para perempuan Yazidi sebagai budak seks para kombatan ISIS.

Rezim ISIS yang kejam ini memang mendapat perlawanan keras dari tentara Suriah dan Irak, dibantu oleh Amerika Serikat dan Suriah selama bertahun-tahun. Sejak ISIS menduduki Mosul dan Raqqa, serangan udara dan darat dari tentara SDF dan Iraq terus menggempur ISIS.

Artikel Lainnya

Hingga akhirnya ISIS berhasil dipukul mundur sampai ke desa kecil di Baghouz dan memaksa para anggota dan keluarga ISIS menyerah. Mereka yang bertahan kini harus bersembunyi di gorong-gorong yang digali oleh mereka untuk bertahan hidup.

Dunia pun dihadapkan dengan persoalan baru pasca ditumpasnya ISIS yakni gelombang pengungsi yang memadati kamp pengungsian. Sedangkan berbagai negara asal para pengungsi ISIS tersebut menolak kepulangan mereka dan memaksa mereka menjadi individu tak berkewarganegaraan.

Tags :