Belum Terpilih Tapi Kelakuannya Udah Bikin Geleng-Geleng, Caleg Gerindra Terciduk Sedang Pesta Sabu di Rumah Pemenangan!

Belum Terpilih Tapi Kelakuannya Udah Bikin Geleng-Geleng, Caleg Gerindra Terciduk Sedang Pesta Sabu di Rumah Pemenangan!
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2019/01/08/anak-buah-prabowo-ditangkap-basah-nyabu-rumah-pemenangan/

Belum naik jadi caleg udah "naik" yang lain aja nih

Sebagai calon wakil rakyat, biasanya para calon legislatif (Caleg) ini memberikan janji-janjinya jika terpilih nanti. Seperti misal tidak korupsi, jujur, membangun Dapilnya. Masyarakat pun menanggapi hal ini sebagai salah satu formalitas demi meraup suara, publik skeptic janji-janji caleg akan direalisasikan jika terpilih nanti. Tapi gimana jadinya jika bahkan belum terpilih namun sudah kelihatan sifat dan kelakuan aslinya, pasti makin gak percaya dong atau ada yang ngomong dalam hati, “sudah kuduga”?

Seperti seorang caleg DPRD Kota Semarang ini, Arsa Bahra Putra (24) yang tertangkap basah sedang pesta sabu. Arsa Bahra Putra tercatat sebagai caleg dari Partai Gerindra ini digrebek dan ditangkap pada hari Minggu 6 Januari di rumah pemenangannya di Jalan Sedayu Indah, Bagetayu Wetan, Genuk, Kota Semarang.

Arsa Bahea Putra, tersangka, via Google.com

Penggrebekan dilakukan oleh Satresnarkoba Polrestabes Semarang, Selain Arsa Bahra Putra, ditangkap juga seorang lain bernama Agus yang juga merupakan pemilik rumah tersebut. Polisi dalam penggrebekan tersebut mengamankan bukti 0,5 gram sabu dan alat hisap.

Arsa adalah caleg muda dari Gerindra dengan nomor urut 2, Dapil 1 daerah Semarang Utara, Semarang Tengah dan Semarang Timur. Sementara menurutt Kasat Res Narkoba Polrestabes kota Semarang, AKBP Bambang Yoga mengatakan bahwa dari hasil penyelidikan sementara, status caleg Gerindra ini adalah masih sebagai pengguna. Dalam pengakuannya, Arsa sudah dua hingga tiga bulan menggunakan sabu semenjak pencalegan.

Perihal kasus tertangkap menggunakan sabu caleg dari Partai Gerindra ini, konfirmasi langsung diberikan oleh Sekretaris DPD Gerindra Jateng Sriyanto Saputro. “Saya belum terlalu kenal, karena dia (Arsa Bahra Putra) bukan kader. Dia bisa nyaleg gitu, karena memiliki kartu anggota. Jadi hanya anggota saja,” kata Sriyanto

Sekretaris DPD Gerindra Jateng Sriyanto Saputro, via Google.com

Menurut penuturan Sriyanto, Arsa Bahra Putra belum pernah mengikuti serangkaian pendidikan dan pelatihan (diklat) yang digelar oleh Partai Gerindra. Karena salah satu untuk menjadi seorang kader adalah harus mengikuti diklat yang digelar di Hambalang Bogor.

“Kader itu artinya sesuai dengan Anggaran Rumah Tangga (ART) kita, Pasal 5 yang berbunyi kader partai adalah anggota yang telah mengikuti pendidikan dan latihan kader, yang dilakukan di Hambalang. Sementara yang bersangkutan belum mengikuti sehingga sekadar anggota,” terangnya.

Meskipun tidak diakui sebagai kader, Partai Gerindra menyatakan tetap akan memberi sanksi berat jika Arsa terbukti bersalah. Karena menurut Sriyanto ini tentu merusak nama partai dan merusak citra partai.

Citra caleg kini semakin diperburuk dengan adanya kasus ini, sebelumnya seorang caleg dari PKB juga tertangkap menjadi pengedar narkoba di Kuningan. Menjadi caleg memang seharusnya didasari niat melayani masyarakat, bukan memperkaya diri yang akhir-akhirnya juga mendekam dipenjara sebagai pidana kasus korupsi.

Kasus ini memberikan pelajaran agar masyarakat semakin selektif memilih calon legislatif di wilayahnya, karena memang kadang wajah-wajah caleg hanya muncul 5 tahun sekali, itu pun di spanduk kampanye saja. 

Baca Juga : 

Belum Terpilih Udah Bermasalah, Caleg Cantik ini Ternyata Jadi Bandar Sabu Buat Biaya Kampanye!

Terlalu Banyak dan Gak Kenal Dengan Caleg Dapilmu? Ini Cara Pilih Caleg Berkualitas Menurut Perludem.

Tags :