Jangan Anggap Remeh, Ciri-ciri Virus Corona Ini Harus Diwaspadai

COVID-19 | www.pexels.com

Gejala virus Corona yang sedang merajalela

COVID-19 atau yang lebih dikenal dengan virus Coronaadalah salah satu pandemi yang telah membuat geger banyak warga negara di dunia. Corona yang desau-desusnya berasal dari Tiongkok ini telah memakan banyak korban jiwa. Tak hanya di Tiongkok, namun juga di berbagai belahan dunia. Termasuk Indonesia.

Ciri-ciri virus corona sendiri dapat dilihat dari banyak hal. Ada beragam gejala yang bermula dari gejala ringan. Seperti batuk, pilek, sampai yang paling berat seperti sesak napas. Karena vaksinnya corona ini belum benar-benar ditemukan, tidak menutup kemungkinan bahwa masih ada tanda yang belum terdeteksi.

Ciri-ciri virus Corona yang harus dikenali

Untuk menghindari diri dari virus ini, berikut adalah informasi mengenai virus Corona. Yang terdiri dari gejala, penularan virus, dan pencegahan virus Corona tersebut.

1.

Gejala COVID-19

Tanda-tanda | lifestyle.okezone.com

Ciri-ciri virus corona yang dapat diketahui di tahap awal adalah dengan memperhatikan gejalanya. Ada beberapa tahapan virus Corona sudah bersarang di tubuhmu. Mulai dari gejala ringan, gejala sedang, hingga gejala akut dari pengidapnya.

Gejala ringan

Gejala virus Corona yang paling ringan dimulai dari munculnya batuk dan pilek. Orang yang terinfeksi virus ini umumnya mengalami dua hal tersebut. Pada awalnya, mungkin orang akan mengira bahwa batuk dan pilek hanya menandakan orang tersebut terkena flu biasa. Namun, justru gejala ringan ini akan menimbulkan berbagai tanda lain yang jauh lebih serius.

Baca juga: Indonesia Positif Corona, Banyak yang Panic Buying. Warga +62 Kenapa Sih?

Gejala sedang

Setelah gejala ringan, ada pula tingkatan yang sedang atau menengah. Yakni dengan munculnya sakit tenggorokan dan demam. Ketika mulai sering batuk dan pilek, orang yang terkena virus. Kemudian dia akan merasakan sakit pada tenggorokannya. Ditambah dengan merasakan panas dingin sebagai penanda dirinya mengalami demam.

Gejala akut

Ketika orang yang mengidap virus corona yang merasakan gejala di atas namun tidak segera ditangani, akan muncul gejala lainnya yang tak kalah akut.Yaitu sakit kepala dan sesak napas. Pengidapnya akan mulai merasa sakit di bagian kepala karena pusing berat. Tidak hanya itu, pengidapnya juga mengalami sesak yang membuatnya merasakan kesulitan untuk bernafas.

Baca juga: Absurdnya Warga +62 Hadapi Corona, Konspirasi dan Agama Jadi Senjata

2.

Penularan virus Corona

Penularan | beritagar.id

Seperti beberapa penyakit yang telah muncul sebelumnya, penularan dan ciri-ciri virus Corona juga harus diketahui oleh seluruh warga di dunia. Dengan mengetahui cara penularannya, diharapkan setiap individu bisa lebih waspada.

Melalui batuk dan bersin

Penularan COVID-19 adalah melalui batuk dan bersin. Virus ini menyebar melalui batuk dan bersin yang pengidapnya dan berpotensi menularkan kepada orang lain. Batuk dan bersin mungkin terkesan sepele. Namun jika seseorang tidak waspada, Corona dapat menginfeksi tubuhnya.

Baca juga: WHO Nyatakan Virus Corona adalah Pandemi

Kontak fisik

Penularan yang juga sering terjadi adalah melalui kontak fisik antar individu. Interaksi yang dimaksud di sini beragam. Mulai dari jabat tangan, salam tempel, berpelukan, dan lain sebagainya. Kontak ini sebenarnya adalah hal yang susah untuk tidak dilakukan. Terutama untuk orang yang memiliki hubungan yang cukup dekat seperti keluarga dan rekan kerja.

Tercatat bahwa beberapa pengidap virus corona adalah anak dan orang tuanya. Ini menandakan bahwa kontak fisik adalah salah satu alasan dan ciri-ciri virus corona yang harus diperhatikan.

Melalui objek yang disentuh

Selain dua cara di atas ada satu cara lagi yang dapat terjadi dalam penularan virus Corona. Yakni dengan menyentuh benda dan objek yang sebelumnya sudah disentuh oleh pengidap virus Corona.

Ini adalah salah satu ciri-ciri virus corona yang sulit terdeteksi. Terutama apabila pengidapnya adalah orang-orang dengan mobilitas tinggi yang seringkali lupa apa saja yang telah disentuh ketika bekerja hingga sudah berada di kediaman masing-masing.

Baca juga: Yang Disebut Super Spreader Corona

3.

Pencegahan virus Corona

Mencegah | katadata.co.id

Saat ini, memang belum ada obat ataupun vaksin yang dapat menghilangkan virus ini sepenuhnya. Untuk menghindari penularan virus corona lebih lanjut, masih ada berbagai cara yang dapat dilakukan dalam tahap pencegahan.

Mengurangi kontak fisik

Cara paling dasar yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi kontak fisik terhadap orang lain. Tidak dapat dipungkiri bahwa sulit untuk mengenali ciri-ciri virus corona. Dengan mengurangi kontak fisik, setidaknya seseorang dapat mengurangi kemungkinan dirinya terinfeksi penyebarannya.

Baca juga: Dokter 80 Tahun yang Tetap Ikut Rawat Pasien COVID-19 di Indonesia

Menggunakan masker

Selain mengurangi kontak fisik, hal lain yang dapat dilakukan dalam pencegahan adalah melalui penggunaan masker. Terutama bagi yang sedang sakit. Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, ciri-ciri virus corona melalui penularannya adalah mulai muncul batuk dan bersin.

Oleh karena itu, dengan menggunakan masker, setidaknya penularan virus corona melalui batuk dan bersin dapat dicegah. Bahkan apabila kamu sedang sakit, masker dapat menjadi wujud tanggap dirimu dalam mencegah virus Corona.

Mencuci tangan

Kemudian, pencegahan virus Corona dapat pula dengan menerapkan pola hidup bersih. Mulai dari mencuci tangan saja dulu. Ada dua cara mencuci tangan yang dapat dilakukan, yakni dengan memakai sabun dan air yang mengalir selama kurang lebih 20 detik.

Bisa pula digunakan hand sanitizer sebagai jaga-jaga apabila tidak ada air. Dengan menjaga tangan agar tetap bersih, berbagai virus maupun kuman yang menempel akan hilang seketika. Ini adalah tips sederhana supaya tidak memberi ruang bagi virus Corona untuk menyebar.

Baca juga: Begini Penampakan Paru-paru Pengidap Virus Corona

Membersihkan barang dengan disinfektan

Jika cuci tangan masih dirasa kurang, membersihkan barang yang telah disentuh dengan disinfektan juga dapat dilakukan sebagai pencegahan virus Corona. Dengan cara ini, penularannya dapat dicegah, terutama untuk barang yang sering digunakan secara bergantian.

Melakukan social distancing

Apabila semua cara pencegahan virus corona masih kurang ampuh, hal terakhir yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan social distancing. Himbauan ini merupakan kegiatan ketika seseorang mengurangi interaksi dengan orang lain.

Di momen ini, sebagian besar orang diberikan opsi untuk bekerja di rumah, keluar rumah hanya bila ada urusan yang mendesak, dan menerapkan jam malam. Dengan dilakukannya social distancing, seseorang sudah membantu mengurangi penularan virus Corona, terutama pada orang yang tinggal di sekitarnya.

Artikel Lainnya

Karena pandemi dari virus ini yang sudah memakan banyak korban jiwa, pemerintah di dunia termasuk di Indonesia, telah menerapkan berbagai aturan demi pencegahan virus Corona. Oleh karena itu, alangkah baiknya sebagai warga yang taat, kamu juga perlu ikut melakukan berbagai aturan yang ditetapkan demi kebaikan bersama.

Itu ulasan menyoal ciri-ciri dari virus Corona, gejala, penularan virus, serta cara mencegahnya. Dengan memahami seluk-beluk dari informasi ini, diharapkan supaya keadaan bisa membaik, kesehatan warganya bisa terpantau, dan membuat segala kegiatan kembali normal.

Tags :