Berkaca di Spion, Mengapa Kerap Membuat Tampilan Diri Terlihat Kurang Menarik?

Kaca spion
Berkaca di spion |

Semua dosa di wajah terlihat!

Sebagai perempuan, ingin selalu tampil cantik dan menarik tentu sangat wajar. Itu alasannya mengapa perempuan menghabiskan lebih banyak waktu di depan cermin dan kerap membawa berbagai macam alat kosmetik dan cermin ke mana-mana. Kita ingin memastikan bahwa tampilan kita tetap ‘on point’ di mana pun dan kapan pun.

Nahasnya, tidak semua cermin diciptakan sama. Beberapa cermin diletakkan pada angle tertentu, dengan cahaya tertentu dan memiliki fungsi tertentu pula yang membuatnya memantulkan refleksi berbeda. Contoh paling nyata adalah kaca spion.

Saat bepergian, kaca spion biasanya menjadi satu-satunya kaca yang diandalkan untuk mengecek riasan setelah turun dari kendaraan. Sayangnya kaca spion kerap memberi bayangan yang buruk. Tidak hanya melebarkan pipi, kaca spion terkadang juga memperlihatkan pori-pori, jerawat dan berbagai ketidaksempurnaan kita secara nyata.

Kaca spion
Kaca spion sering membuat kita terlihat lebih gendut |

Hal ini disebabkan oleh sifat kaca spion yang memang memperbesar apa yang berada di belakang kendaraan kita. Kaca spion yang berfungsi untuk melihat keberadaan kendaraan di sekitar kita memang memiliki fungsi magnifikasi yang sedemikian rupa.

Akibat dari sifat magnifikasi tersebut, kita pun jadi sering terlihat tidak menarik di kaca spion. Peletakan spion yang cenderung mendongak juga membuat angle wajah kita semakin tidak menawan dan membuat refleksi kita tidak sebaik yang kita harapkan.

Jerawat, komedo dan berbagai ketidaksempurnaan pun ditonjolkan oleh kaca spion, terlebih ketika sinar matahari sedang terik-teriknya.

Perkara refleksi yang berbeda-beda di kaca ini juga dapat kita amati dari ruang ganti-ruang ganti di berbagai toko pakaian. Beberapa toko meletakkan kaca sedemikian rupa dengan lighting yang telah ditata untuk membuat bayangan kita jadi lebih menawan.

Namun cobalah berpindah ke toko lain dengan ruang ganti lain, niscaya kita akan melihat refleksi yang berbeda dan mungkin tidak seindah atau seburuk kaca sebelumnya.

Artikel Lainnya

Ilusi optik dari kaca-kaca tersebut membuat kita sadar bahwa pada akhirnya, bagaimana orang lain melihat kita tidak akan sama antara satu dan yang lain. Selain karena perbedaan selera dan preferensi, angle serta lighting dapat membuat kita terlihat menarik bagi satu orang dan tidak menarik bagi yang lain.

Jadi, jangan terlalu sakit hati jika ada yang mencela penampilanmu. Mungkin ia hanyalah kaca yang tidak cocok untukmu mematut bayangan. Bukan menipu diri, tapi kecantikan yang paling hakiki adalah kepercayaan diri, dan hal ini tidak bisa kamu dapatkan dari ‘mata’ yang tidak dalam cahaya yang tepat.

Tags :