Usai Viral Pelajar Mukul Guru, Kini Sebaliknya, Guru ini Terekam Tampar dan Sleding Muridnya!

Dunia pendidikan kok nggak terlepas dari kekerasan, ya?

Beberapa waktu yang lalu, Indonesia heboh dengan tindakan kekerasan dan bullying yang dilakukan oleh murid kepada gurunya. Bahkan, kemudian ada siswa yang tega mengeroyok seorang petugas kebersihan di sekolah atas suruhan orangtuanya. Belum habis kasus-kasus tersebut, kali ini muncul lagi kasus yang membuat dunia pendidikan di Indonesia semakin suram saja. Aksi kekerasan dilakukan oleh seorang guru kepada muridnya di sebuah sekolah di Kepulauan Rote, NTT.

Dalam video yang beredar di media sosial, guru itu terlihat menampar, menendang, bahkan sampai mencekik kedua murid tersebut. Bahkan, jika ini merupakan tetap saja sudah keterlaluan karena merupakan penganiayaan. Tak heran kalau banyak orang yang mengecam aksi guru tersebut. Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao yang bernama Yonas Sely akhirnya angkat bicara. Dia menjelaskan bahwa kasus ini sudah selesai dan diakhiri dengan perdamaian.

Pihaknya juga sudah menegur guru yang bersangkutan dan menyesalkan adanya tindakan kekerasan dari guru kepada murid di sekolah. Sekalipun yang salah adalah murid, namun tetap saja tindakan kekerasan itu sama sekali tidak bisa dibenarkan.

Guru memukul murid |

Berdasarkan informasi dari Kepala Dinas PKO Rote Ndao, Jhon Pandie, kronologi sebenarnya dari kejadian ini adalah karena kedua murid yang dipukul oleh guru itu, bolos sekolah dan mencuri bensin dari sebuah sepeda motor yang sedang parkir di sebuah rumah. Nah, rumah ini berada di dekat rumah guru yang melakukan pemukulan tadi. Kebetulan hari itu dia memang tidak mengajar karena tidak ada jadwal.

Guru ini lalu merekam aksi pencurian bensin yang dilakukan kedua murid tersebut sebagai barang bukti. Keesokan harinya, dia berusaha menginterogasi kedua murid tersebut dan membuat mereka mengakui pencurian yang telah mereka lakukan. Namun, kedua siswa ini ngeles dan berbohong dengan mengatakan bahwa kemarin mereka sedang belajar di sekolah.

Mereka baru tak bisa mengelak lagi setelah guru tersebut memperlihatkan video yang direkamnya. Video itu memperlihatkan dengan jelas kalau kedua murid itu melakukan pencurian bensin di sebuah sepeda motor. Kesal karena anak didiknya menjadi pencuri dan tidak mengaku, guru itu memberikan hukuman, yaitu menampar, memukul, dan menendang pelajar tersebut.

Artikel Lainnya

Tapi, meskipun yang salah adalah pihak murid, tetap saja guru tidak boleh memberikan hukuman penganiayaan fisik seperti itu. Ini adalah sekolah, bukan dunia militer. Guru mungkin bisa memberikan hukuman lain yang lebih membuat jera dan memanggil orangtua murid untuk memberikan penjelasan. Jangan malah menuruti emosi seperti ini. Seandainya tidak damai, kasus ini pasti berakhir dengan guru itu dipenjara. Kalau menurutmu, tindakan guru itu pantas atau tidak?

Tags :