Tragis! Duda di Bekasi Cekik Janda hingga Tewas, Mayat Didandani dan Temani Tidur Semalaman

Polisi saat gelar konferensi pers
Polisi saat gelar konferensi pers | Tribunnews.com

Kesal korban memaksa meminta uang sebesar Rp1 juta

Seorang duda di Bekasi nekat bunuh janda yang merupakan kekasihnya. Duda berinisial H itu tega mencekik korban dengan sarung hingga tak bernyawa hanya karena ia dimintai uang Rp1 juta.

Setelah dibunuh, H mendandani korban yang sudah meninggal dan diletakkan di kasurnya untuk menemani tidur.

1.

Korban sempat minta uang

Polisi saat gelar konferensi pers
Polisi saat gelar konferensi pers | garudanews.id

Dilansir dari Suara.com, Selasa (07/04/20), seorang duda berinisial H sempat tidur dengan mayat pacarnya setelah membunuh. Sang pacar yang juga janda itu dia bunuh dengan cara dicekik. Janda 47 tahun itu dicekik duda H pakai sarung untuk salat.

Keduanya diketahui tinggal bersama meskipun belum menikah. Peristiwa itu terjadi saat korban pulang ke rumah kontrakannya di Jalan Kemuning 2, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Bekasi pada Jumat (27/03/20) lalu.

Baca Juga: Berniat Borong Masker, Pria Ini Transfer Rp36 Juta Tapi yang Datang Malah Batu Bata

Korban meminta uang kepada pelaku yang saat itu sedang makan sebesar Rp1 juta. Korban memaksa dan marah-marah kepada pelaku hingga menendang pelaku. Korban juga menampar pelaku berkali-kali namun tak digubris karena pelaku tak ada uang.

2.

Sempat dandani korban

Polisi saat gelar konferensi pers
Ilustrasi mayat | medan.tribunnews.com

Melihat perbuatan korban, pelaku pun gelap mata dan terpancing emosi. Pelaku langsung mengambil sarung yang biasa dipakai untuk salat. Sarung itu dililitkan ke leher korban hingga hidung dan telinga korban mengeluarkan darah. Korban pun meninggal dunia.

Peristiwa itu terjadi pukul 16.00 WIB. Sesaat setelah korban meninggal, pelaku tak langsung melarikan diri. Ia meletakkan jasad korban di tempat tidur dan sempat mengganti pakaian korban yang berlumuran darah.

Baca Juga: Rewel Tak Mau Makan, Ibu di Muaraenim Tega Bunuh Anak Kandung: Saya Sayang, Itu Cuma Kesal Aja

"Pelaku membaringkan korban ditempat tidur dan menggantikan pakaian korban yang bernoda darah dengan pakaian yang bersih,” kata Kepala Kepolisian Sektor Bantargebang, Kompol Ali Joni.

3.

Temani jasad semalaman

Polisi saat gelar konferensi pers
Polisi saat gelar konferensi pers | transindonesia.co

Setelahnya, pelaku tidur di ranjang yang sama dengan korban yang sudah meninggal. Hingga sampai hari Sabtu (28/03/20) pagi, pelaku melarikan diri dan meninggalkan korban di kontrakannya. Sebelum pergi, pelaku sempat menuliskan nomor telepon keluarga korban dalam secarik kertas.

Jasad korban ditemukan oleh warga karena mencium bau busuk dari dalam rumah kontrakan. Akhirnya warga membuka rumah korban, dan ditemukan jasad korban yang mulai membusuk.

Baca Juga: Viral Video Diduga Ayah Cekik Anak Kandung, Netizen: Mati Membusuk di Penjara

Pelaku sudah diamankan oleh polisi di kampung halamannya di Empat Lawang, Sumatera Selatan. Tanpa perlawanan, pelaku dijemput oleh polisi untuk dibawa ke Bekasi dan telah mengakui perbuatannya.

"Pelaku kami tangkap dirumahnya tanpa perlawanan, dan pasrah saja ditangkap, keluarganya juga mengantar ke polres,” kata Kasubbag Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, Selasa (07/04/20).

Artikel Lainnya

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Kini, tersangka meringkuk di Polsek Bantargebang.

Tags :