Teka-teki Kasus Ratu Kecantikan yang Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kamar Mandi

Fatimih Davila
Fatimih Davila adalah ratu kecantikan Uruguay | news.detik.com

Ratu kecantikan Uruguay ditemukan tewas mengenaskan

Fatimih Davila Sosa baru-baru ini ramai diperbincangkan publik karena misteri atas kematiannya. Davila adalah seorang model dan ratu kecantikan Uruguay. Dia juga pemenang Miss Universo Uruguay tahun 2006, di mana dia adalah wakil dari Punta del Este. Sejak dia memenangkan kontes nasional tersebut, Davila pergi ke Los Angeles, AS untuk mewakili Uruguay dalam kontes Miss Universe 2006.

Sontak, dilihat dari rekam jejaknya tersebut, kematian Davila menimbulkan teka-teki karena dia meninggal di kamar mandi sebuah hotel di Meksiko. Hal inilah yang menjadi perbincangan publik dengan kejanggalan yang ada.

Fatimih Davila
Kematian model cantik ini masih dalam penyelidikan | news.detik.com

Dilansir dari Detik.com, Jumat (3/5/2019), merangkum bahwa Davila ditemukan polisi di Mexico City usai menerima laporan darurat. AFP melansir bahwa jasad perempuan cantik ini ditemukan pada Kamis (2/5) waktu setempat. Pembunuhan Davila terus diselidiki oleh kepolisian,

Sejumlah pejabat Meksiko menyebut bahwa wanita yang tewas mengenaskan itu adalah Fatimih Davila Sosa dan saat ini berusia 31 tahun. Tidak diketahui pasti kenapa Davila yang merupakan ratu kecantikan Uruguay itu ada di Meksiko. Akan tetapi, menurut akun Instagram-nya, menampakkan bahwa Davila sedang bekerja sebagai model di Meksiko.

Adapun, menurut kantor jaksa setempat yang menyelidiki kasus ini, menyebutkan bahwasanya wanita yang pernah mewakili Uruguay dalam kontes Miss Universe tahun 2006 itu sedang ada urusan pekerjaan di Meksiko yang merupakan negara terbesar ketiga di Amerika Latin dan juga negara yang paling banyak berbahasa Spanyol itu.

fatimih davila
Fatimih Davila dalam unggahannya di akunnya menunjukkan bahwa dia tengah bekerja sebagai model di Meksiko | news.detik.com
Artikel Lainnya

"Penyelidikan awal menunjukkan bahwa wanita itu... tiba di Mexico City pada 23 April. Seorang kenalannya membantunya pindah ke hotel tersebut sebelum wawancara kerja," terang jaksa setempat.

Bila dilihat dari profil akun Instagram-nya, Davila menyebut bahwa dirinya sedang bekerja sebagai model. Tentu terlepas dari semua itu, kematiannya mengundang teka-teki karena memang di Meksiko tindak kejahatan terhadap wanita warga negara asing marak.

Bahkan, dalam beberapa bulan terakhir, sindikat perdagangan seks mulau dibongkar oleh otoritas Meksiko. Dari data yang ada, korban yang seringkali didapatkan adalah perempuan.

Pada awanya, mereka dijanjikan pekerjaan sebagai model. Lantas, diculik hingga dipaksa untuk terjun ke prostitusi. Mengerikannya lagi, beberapa kasus menunjukkan bahwa ada korban yang sampai dibunuh oleh sindikat itu.

Belum ada pengumuman oleh otoritas Meksiko tentang sebab kematian Davila. Penyelidikan atas kasus ini sedang berlangsung. Jaksa setempat juga sedang fokus untuk memeriksa situasi yang ada di sekitar lokasi temuan dari jenazah Davila.

Tags :