Miris! Tak Hanya Stres Sering Diperkosa, Gadis di Depok Ini Juga Dipaksa Jual Narkoba

narkoba
Dipaksa jual narkoba | estilo-tendances.com

Tak hanya diperkosa, korban mengaku dipaksa jual narkoba

Seorang remaja yang nekat melakukan percobaan bunuh diri di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Margonda, Depok saat ini masih berada di Rumah Aman. Remaja berinisial AF (17) mengaku trauma dengan kisah hidupnya yang pilu.

AF mengaku diperkosa dan dijual oleh Sobar ke lelaki hidung belang. AF diketahui dititipkan ke lelaki bernama Sobar oleh ibunya. Namun bukannya mendapat perlakuan yang semestinya, AF justru diperkosa dan dicekoki narkoba. AF juga mengaku dipaksa untuk menjadi kurir narkoba oleh Sobar.

1.

Diperkosa hingga dipaksa jual narkoba

narkoba
diperkosa hingga dipaksa jual narkoba | megapolitan.kompas.com

Sungguh pilu kisah hidup remaja berinisial AF. Hidupnya berubah menjadi menakutkan saat sang ibu menitipkan dirinya kepada seorang lelaki bernama Sobar. AF kerap mendapat perlakuan yang sangat tidak pantas.

“Mama saya terlalu percaya sama Sobar, padahal Sobar itu jahat sama saya. Saya tidak tahu apa maksud mama nitipin saya,” ujar AF saat ditemui di Rumah Aman oleh Kompas.com pada hari Jumat (12/7).

AF dipaksa melayani nafsu Sobar bahkan dijual ke lelaki hidung belang. AF juga mengaku kerap dicekoki Sobar dengan narkoba. Tak sampai di situ, AF juga dipaksa untuk menjual narkoba.

Setiap kali AF menolak, Sobar kerap memukuli AF dengan ikat pinggang dan mengancam akan mencelakakan ibunya.

Biasanya AF mengambil narkoba di Pasar Rebo sebelum diberikan kepada pelanggan. AF juga kerap dicekoki narkoba hampir tiap malam oleh Sobar hingga tak sadarkan diri.

“Badan saya sudah penuh narkoba, itu semua karena Sobar. Saya capek hidup begini terus, saya hanya bisa berdoa saat ini,” ucap AF.

Baca juga: Stres Kerap Diperkosa hingga 'Dijual', Remaja 17 Tahun Nekat Ingin Bunuh Diri

2.

Korban alami trauma

narkoba
alami trauma | tirto.id

Setelah mengalami kekerasan seksual hingga dipaksa jual narkoba, AF mengalami depresi. AF juga mengaku trauma dengan apa yang menimpa dirinya akan terulang kembali.

“Saya takut sama lelaki bejat itu. Saya takut dipukul saya takut berhubungan dengan narkoba lagi,” ujar AF sambil berlinang air mata.

Saat ini AF hanya ingin bertemu ibunya dan memastikan kondisi sang ibu dalam keadaan baik-baik saja.

“Saya kangen sama ibu saya. Waktu itu sempet ke rumah yang ada di Pasar Minggu, tapi kata adik saya ibu dibawa sama Sobar, makanya saya keingetan terus,” kata AF.

AF sangat berharap agar Sobar dipenjara dan mempertanggungjawabkan perbuatannya selama ini terhadap AF. Kini AF masih dalam masa pemulihan psikis terkait depresi dan trauma yang ia alami.

3.

Pelaku telah ditangkap

narkoba
pelaku sudah ditangkap | today.line.me

Dua pelaku telah dibekuk polisi pada hari Jumat (12/7) lalu pada pukul 21.30 WIB. Sobar ditangkap di rumah kontrakannya sedangkan Ari ditangkap saat narik angkot 112 jurusan Kampung Rambutan-Depok.

Setelah berhasil ditangkap, keduanya langsung diamankan di kantor polisi. Dari hasil tes urine, kedua pelaku positif menggunakan narkoba jenis amphetamine dan methapetamine. Polisi telah melakukan penyelidikan untuk mendalami kasus ini.

“Kami masih lakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan mencari saksi-saksi lain untuk menyelidiki kasus ini,” ujar Kassubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus dilansir dari Kompas.com.

AF mengatakan bahwa Sobar bukan hanya pengguna tetapi juga pengedar narkoba. AF sangat berharap para pelaku bisa dihukum seberat-beratnya.

Artikel Lainnya

Korban AF menderita depresi berat dan harus ditangani oleh psikolog untuk memulihkan kondisi psikisnya. Saat ini kasus ini tengah diselidiki dan dikembangkan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok di bawah pengawasan KPAI.

Tags :