Sadis! Pria Probolinggo Dibunuh, Pelaku Melakukannya di Depan Anak Korban yang Masih SD

Pria dibunuh tetangga di depan anaknya
Pria dibunuh tetangga di depan anaknya | urdu.careerkarwan.com

Diduga lantaran pelaku merasa cemburu

Seorang ayah dibunuh di hadapan putrinya sendiri. Peristiwa pembunuhan ini terjadi di kawasan kebun kopi, Probolinggo, Jawa Timur. Saat korban dan putrinya dalam perjalanan pulang, tiba-tiba saja pelaku menghadang korban dengan cara menaburkan pasir hingga korban terjatuh. Korban kemudian dibunuh menggunakan celurit.

Pembunuhan itu dipicu lantaran pelaku kesal korban pernah menggoda istrinya. Korban baru saja kembali ke Probolinggo setelah bekerja di Wamena, Papua dikarenakan terjadi kerusuhan di sana. Tak disangka, saat pulang ke kampung halamannya, ia justru dibunuh oleh tetangganya sendiri.

1.

Kronologi pembunuhan

Pria dibunuh tetangga di depan anaknya
Ilustrasi korban pembunuhan | regional.kompas.com

Dilansir dari Detik.com, Jumat (25/10/19), seorang pria dibacok hingga tewas berlumuran darah di Probolinggo. Ironisnya, ia dibacok di depan putrinya. Korban adalah Sukamto (32), warga Desa Rambaan Kecamatan Sumber. Ia tewas dibacok orang tak dikenal usai menjemput putrinya yang masih kelas 3 SD.

Pembunuhan itu terjadi pada hari Kami (24/10/19) pukul 12.00 WIB. Tiba-tiba saja, pelaku muncul dari balik kebun kopi kemudian menaburkan pasir ke arah motor korban. Korban dan sang anak langsung terjatuh ke tanah. Korban lalu diseret masuk ke dalam kebun kopi. Nyawa korban dihabisi dengan cara dibacok menggunakan celurit.

Baca juga: Heboh Guru Tampar 13 Murid di Pasuruan, Begini Penjelasan Pihak Sekolah

“Saat itulah, pelaku menyeret tubuh korban ke kebun dan menghabisinya. Peristiwa itu terjadi saat anak korban masih berada di lokasi kejadian,” ujar Kapolsek Sumber, Iptu Sono.

2.

Ditemukan tak bernyawa

Pria dibunuh tetangga di depan anaknya
Jasad korban saat dievakuasi | news.detik.com

Usai menghabisi nyawa korban, pelaku langsung melarikan diri. Seorang saksi yang melihat peristiwa itu kemudian memanggil para warga untuk menolong korban. Sayang nyawa korban tak bisa diselamatkan karena banyaknya luka bacokan dan kehabisan darah.

Polsek Sumber yang mendapat laporan warga kemudian menuju TKP. Jasad korban kemudian dievakuasi menggunakan mobil polisi. Petugas Polsek Sumber kemudian berhasil menemukan keberadaan pelaku yang sempat melarikan diri. Ternyata pelaku adalah tetangga korban sendiri.

Baca juga: Siswa Tikam Guru Agama hingga Tewas, Pelaku Kesal Ditegur Merokok

“Pelaku ternyata tetangga korban di Dusun Tempuran, Desa Rambaan. Kami juga mengamankan barang bukti celurit yang digunakan pelaku saat membacok korban,” imbuh Sono.

Polsek Sumber lalu membawa pelaku ke kantor polisi untuk diperiksa. Pelaku kemudian mengakui perbuatannya lantaran ia dendam kepada pelaku karena pernah menggoda istrinya.

3.

Diduga korban pernah menggoda istri pelaku

Pria dibunuh tetangga di depan anaknya
Ilustrasi pembunuhan | regional.kompas.com

Pelaku berinisal S ternyata menyimpan dendam kepada korban lantaran pernah menggoda istrinya. S menerangkan jika korban pernah menggoda istrinya saat bekerja menjadi TKI di Malaysia 6 tahun silam. Polisi belum bisa memastikan motif pembunuhan dan masih mendalami kasus ini.

Baca juga: Miris! Hidup Sebatang Kara, Mbah Mojo Tinggal di Kuburan Selama 30 Tahun

"Kami masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. Motifnya masih belum bisa dipastikan," ujar Sono, Kamis (24/10/2019).

Korban diketahui baru satu bulan kembali ke kampung halamannya di Probolinggo, Jawa Timur. Setelah bekerja di Malaysia, korban kemudian pindah bekerja di Wamena, Papua. Setelah terjadi konflik di Wamena beberapa waktu lalu, korban kemudian memutuskan kembali ke Probolinggo.

“Tapi ada konflik di Wamena, korban akhirnya pulang sekitar satu bulan yang lalu. Selama korban berada di Sumber itulah, pelaku mengincar korban untuk dibacok,” kata Sono.

Artikel Lainnya

Selama bertetangga dengan pelaku, korban diketahui tak memiliki konflik apa pun. Diam-diam pelaku menyimpan dendam kepada korban dan sudah merencanakan untuk membunuh korban sekembalinya ke kampung halaman. Tak disangka, korban justru dibunuh usai kembali ke Probolinggo.

Tags :