Tragis! Gara-gara Menguras Sumur Tua, 3 Orang di Probolinggo Tewas

Tewas menguras sumur
Tewas menguras sumur | www.tribunnews.com

Meninggal saat menguras sumur tua

Tiga orang warga bernama Sapik (66) pemilik sumur, Busar (31), warga Dusun Gupong, Desa Wringin Anom, dan Mustofa (51), warga Dusun Semendi Barat Desa Semendi ditemukan tewas saat menguras sumur tua yang berada di Probolinggo.

Dilansir dari Detik.com, diduga kuat mereka tewas karena kehabisan oksigen dan keracunan asap mesin genset pompa air saat sedang menguras sumur tersebut.

Insiden ini bermula saat Sapik meminta Mustofa dan Busar untuk membantunya menguras sumur agar bisa dipakai ketika hari Lebaran saat kerabat dan saudaranya datang. Namun siapa sangka, hal tersebut malah berujung tragis.

1.

Mustofa sempat tidak sadarkan diri

Tewas menguras sumur
Mustofa sempat tidak sadarkan diri | www.tribunnews.com

Mustofa adalah orang pertama yang masuk ke dalam sumur tua tersebut. Tubuh Mustofa diikat tali agar bisa masuk ke dalam sumur itu. Namun tak selang beberapa lama dirinya malah tidak sadarkan diri.

"Yang turun paling awal adalah Mustofa. Tubuhnya diikat menggunakan tali. Namun selang beberapa menit kemudian, Mustofa tidak sadarkan diri," ujar Sulihan, tetangga korban.

Karena melihat Mustofa tidak sadarkan diri, Sapik sang pemilik sumur tersebut langsung berinisiatif untuk turun ke sumur dan menolongnya, namun ternyata ia juga bernasib sama seperti Mustofa.

"Sapik kemudian turun. Juga menggunakan tali. Tapi nahas, Busar, juga ikut tak sadarkan diri," ujar Salihin.

Baca juga: Pensiunan ini Temukan Sumur Tua Di Rumahnya, Saat Digali Lebih Dalam Rahasia Ini Terungkap

2.

Ketiga korban sempat dilarikan ke rumah sakit

Tewas menguras sumur
Ketiga korban sempat dilarikan ke rumah sakit | www.suara.com

Setelah melihat Mustofa dan Sapik tidak sadarkan diri, Busar pun memutuskan untuk turun juga ke dalam sumur. Namun sayang, nyawanya juga tidak bisa tertolong. Alhasil ketiga korban pun ditemukan tewas di dalam sumur tua.

Warga pun kemudian berbondong-bondong menyelamatkan korban. Mereka bertiga diangkat menggunakan tali yang masih terikat di tubuhnya. Kemudian mereka bertiga langsung dilarikan ke rumah sakit, namun sayang nyawa mereka tidak bisa diselamatkan.

"Semua langsung kita larikan ke Rumah Sakit Tongas," ujar Sulihin.

3.

Kepolisian tidak melanjutkan proses hukum

Tewas menguras sumur
Kepolisian tidak melanjutkan proses hukum | www.detik.com

Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Tongas Iptu Mugi, korban Busar dinyatakan meninggal di rumah sakit. Kasus ini juga tidak akan diusut lebih lanjut lagi, karena ini murni merupakan kecelakaan.

"Dari ketiga korban, Busar, yang dinyatakan medis meninggal di rumah sakit," ujar Mugi.

"Jadi korban meninggal murni karena menghirup asap mesin pompa air, yang diletakkan di dalam sumur. Itu juga dikuatkan dengan keterangan medis rumah sakit," imbuhnya.

Artikel Lainnya

Tiga orang pria di Probolinggo ditemukan tewas di dalam sumur. Diduga mereka bertiga tewas karena menghisap asap beracun mesin genset pompa air. Saat ini pihak kepolisian juga tidak membawa kasus tersebut ke ranah hukum, karena ini murni merupakan suatu kecelakaan. Pihak polisi juga meminta agar keluarga korban berlapang dada dan legowo.

Tags :