Rela Rogoh Kocek Rp450 Ribu dan Sembunyi di Bagasi Bus, Aksi Pemudik Ini Lolos dari Pemantauan

Nekat sembunyi di bagasi | Tribunnews.com

Nekat duduk di bagasi bus untuk hindari pemantauan polisi

Larangan mudik 2020 dikeluarkan pemerintah untuk mengantisipasi persebaran Covid-19 yang semakin meluas. Namun masih banyak masyarakat yang nekat pulang kampung dengan alasan tak memiliki penghasil di tempat perantauan. Banyak dari mereka yang nekat bersembunyi di bagasi bus agar lolos dari pemantauan.

1.

Bersembunyi di bagasi bus

Sembunyi di bagasi bus | Tribunnews.com

Dilansir dari Tribunnews.com, Selasa (28/04/20), ada saja yang mudik dengan berbagai cara, seperti yang dilakukan orang-orang ini. Demi menghindari razia mudik, mereka bersembunyi di bagasi kolong bus.

Foto-foto tersebut beredar di media sosial. Foto itu diabadikan di sebuah terminal di Ciledug, Tangerang, Banten. Foto tersebut dibagikan oleh akun Twitter @akurommy. Ia menyebut jika para pemudik rela bersembunyi di bagasi bus untuk menghindari razia PSBB.

Para pemudik iu bahkan rela merogoh kocek hingga Rp450 ribu untuk bisa kembali ke kampung halaman yang kebanyakan di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca juga: Berniat Tanya Pembagian Sembako, Warga di Jakut Malah Dianiaya Bu RT

2.

Kemauan penumpang

Ilustrasi mudik | Tempo.co

Berdasarkan keterangan dari pemilik PO SAN, Kurnia Lesani Adnan, ia mengatakan jika para pemudik itu rela duduk di bagasi bus untuk menghindari pemantauan petugas.

“Kejadiannya di Ciledug tapi bukan terminal resmi. Sebenarnya begini, bukan busnya saja, tapi penumpangnya yang memang sudah mau mudik. Artinya kemauan dari penumpang atau masyarakatnya. Karena takut ada razia jadi penumpang itu mau duduk di dalam bagasi dulu,” ungkap Sani.

Sani juga mengatakan jika penumpang tak duduk di bagasi hingga daerah tujuan namun hanya sampai melewati pos pengawasan saja. Setelahnya, penumpang diminta kembali ke tempat duduk dalam kabin hingga sampai di tempat tujuan.

Baca juga: Tiru Polisi India, Satpol PP Banjarmasin Ancam Pukul Warga Pakai Rotan Jika Keluyuran Saat PSBB

3.

Terpaksa sembunyikan penumpang

Razia pemudik | Tribunnews.com

Sani sendiri merasa tak tega melihat para penumpang nekat duduk di bagasi bus meski hanya sementara. Sani sendiri juga merasa kasihan karena mereka kebanyakan sudah tak bekerja lagi di ibukota sehingga tak punya penghasilan dan terlantar.

“Kalau sudah begitu siapa yang harus disalahkan?” ujar Sani.

Baca juga: Tak Mau Imami Salat karena Corona, Ustaz Ini Dicaci Maki Warga: Ustaz Mati Aja!

Banyak bus AKAP yang beralih fungsi menjadi pengangkut logistik agar tetap beroperasi. Keputusan itu juga diambil pemerintah agar bus AKAP tidak lagi mengangkut penumpang selama wabah corona.

Artikel Lainnya

Persoalan dilematis tentang pelarangan mudik memang menuai kontroversi. Hal ini dikarenakan apabila nekat mudik, kemungkinan bisa membuat pasien corona melonjak. Di sisi lain, banyak para perantau yang sudah tidak bekerja sehingga terpaksa kembali ke kampung.

Tags :