Nggak Mau Rumahnya Dikuasai Begitu Saja Oleh Mantan, Pria Ini Punya Ide Jenius: Ledakkan Saja Rumahnya!

Meledakkan rumah
Meledakkan rumah |

Ujung-ujungnya tetap dia juga yang rugi besar

Tidak gampang menerima putusnya hubungan dengan kekasih, apalagi kalau hubungan tersebut sudah berlangsung lama. Pihak yang diputuskan pastinya akan sakit hati dan bukan tak mungkin menyimpan dendam kepada mantannya. Akibatnya, pihak yang tersakiti ini bisa melakukan tindakan nekat. Contohnya, adalah pria Inggris yang bernama Ian Clowes ini.

Dia nekat meledakkan rumahnya sendiri karena rumah itu terancam berpindah kepada mantan istrinya. Semula, setelah resmi bercerai, mereka sepakat untuk membagi rumah tersebut menjadi dua bagian. Rumah itu dipisahkan menjadi dua flat yang menjadi tempat tinggal masing-masing dengan saling menghargai privasi. Ian tinggal di lantai dua, sementara mantan istrinya tinggal di lantai bawah.

Tapi, belakangan Ian yang bekerja sebagai tukang bersih-bersih ini mengalami masalah keuangan. Dia tidak sanggup membayar utang-utangnya yang menumpuk. Putusan pengadilan kemudian menyatakan bahwa mantan istrinya, Elaine, bisa mendapatkan hak penuh atas bangunan tersebut dengan membayar 65.000 poundsterling (sekitar Rp 1,1 miliar) kepada mantan suaminya.

Meledakkan rumah
Meledakkan rumah |

Elaine menyanggupi hal tersebut karena dia ingin menyewakan lantai dua rumah tersebut, sementara dia tetap tinggal di lantai bawah. Rencana ini justru membuat Ian tidak terima. Dia tidak mau rumah tersebut dikuasai sepenuhnya oleh mantan istrinya sehingga dia pun merancang rencana jahat. Dia membawa dua tabung gas ke rumahnya dan meledakkan rumah tersebut.

Alhasil, rumah tersebut pun hancur berantakan dan membuat Elaine nyaris meregang nyawa. Dia tertimpa reruntuhan, tapi untungnya berhasil diselamatkan oleh petugas. Sementara itu, Ian juga mengalami luka bakar serius dan jatuh koma. Dia sampai dirawat di rumah sakit selama enam minggu. Udah berutang, berencana jahat, jatuh koma lagi, rasanya dia mendapatkan karma bertubi-tubi.

Pengacara Ian sendiri mengatakan bahwa dia sebenarnya tidak bermaksud melukai siapa pun dalam ledakan itu. Dia cuma tak ingin rumah yang awalnya dikuasai bersama, kini dikuasai sendiri saja oleh istrinya.

Artikel Lainnya
Meledakkan rumah
Ian dan Elaine |

Karena cedera yang dialaminya, Tuan Clowes tidak dapat mengingat peristiwa sebelum, saat atau setelah kejadian. Dia menerima bahwa dia pasti telah melepaskan katup tetapi tidak ingat melakukannya. Dia berkata tidak pernah bermaksud untuk melukai siapa pun apalagi membahayakan nyawa," ujar Gray, pengacara Ian.

Tapi, hakim tetap memutuskan bahwa Ian bersalah atas tindak kejahatan yang dilandasi kebencian. Dia divonis hukuman penjara selama 4 tahun dan 5 bulan. Menurut hakim, apa yang sudah dilakukan oleh Ian adalah kejahatan serius. Selain itu, dia juga harus membayar sejumlah ganti rugi kepada istri dan tetangganya, namun besarannya belum diputuskan.

Pelanggaran ini dimotivasi oleh rasa kedengkian. Anda tidak ingin istri Anda mendapatkan rumah yang telah Anda beli. Ini adalah kejahatan yang telah dilakukan dan menambah biaya psikologis yang sangat besar," ujar hakim Fuller.

Rumah setelah diledakkan
Rumah setelah diledakkan |

Begitulah, kejahatan emang selalu mendapat balasan yang setimpal. Kalau udah berutang itu ya mbok tau diri. Jangan malah menambah kerugian bagi orang lain. Gimana menurutmu?

Tags :