Hanya Tersenyum Saat Diteriaki "Jancuk" dan "Cak", Ternyata Itu Jadi Nama Gelar Jokowi. Ini Artinya!
03 Februari 2019 by Ririh Dirja
Pengen baper tapi nggak jadi.
Di tahun politik ini, tentunya para capres dan cawapres sedang sibuk berkampanye dan menyampaikan visi misi mereka untuk menarik hati masyarakat. Tidak hanya capres dan cawapres saja yang sibuk berkampanye, tapi para pendukung mereka tentunya juga lagi giat-giatnya melakukan kampanye untuk capres-cawapres yang mereka usung. Salah satunya adalah kampanye yang dilakukan arek-arek Suroboyo yang mendukung capres nomor urut 01, Jokowi.
Pada hari Sabtu tanggal 2 Februari 2019 kemarin, Jokowi menghadiri kampanye deklarasi dukungan Forum Alumni Jawa Timur di kota Surabaya. Forum tersebut mendukung Jokowi untuk maju melanjutkan kerjanya di periode selanjutnya.
Jokowi disematkan gelar "cak" dan "jancuk"

Melansir laman Detik.com, dalam acara deklarasi dukungan terhadap Jokowi itu, ada hal yang tak terduga terjadi. Jika biasanya Jokowi sering dipanggil dengan sebutan "pakdhe" kali ini ia mendapatkan gelar yang berbeda.
Seorang pembawa acara dalam acara itu menyematkan sebutan "Cak" kepada Jokowi. Memang sebutan ini sangat khas sekali di kota Surabaya. Gelar Cak merupakan sapaan terhadap seorang kepada orang lain.
Tapi dalam acara kampanye tersebut gelar Cak tidak hanya berupa nama sapaan saja, melainkan memiliki makna dan artinya. Mengapa Jokowi disebut Cak, karena menurut pembawa acara itu Cak merupakan singkatan dari Cakap, Agamis, dan Kreatif.
"Mengapa disebut 'cak'? Karena 'cak' adalah, cakap, agamis, dan kreatif. Itulah Cak Jokowi," ujarnya.
Jokowi hanya tersenyum saat disoraki "Jancuk" oleh pendukungnya

Jangan berpikiran buruk dulu, karena Jokowi tidak diumpat oleh pendukungnya. Walaupun istilah "Jancuk" memang istilah yang kurang sopan jika digunakan di dalam kehidupan sehari-hari dan terkesan kasar. Akan tetapi makna "Jancuk" sangatlah luas.
Di Surabaya, masyarakat sering kali menggunakan kata ini untuk sapaan kepada orang lain. Dan istilah "Jancuk" yang digunakan dalam kampanye deklarasi kemarin tidak ada maksud untuk menghina atau merendahkan Jokowi.
Melainkan makna Jancuk yang dipakai malah berkonotasi positif. "Jancuk" yang mereka maksud adalah kepanjangan dari Jantan, Cakap, Ulet dan Komitmen.
"Kalau sudah 'cak', maka ndak komplet kalau tidak ada 'jancuk'. Maka Jokowi adalah 'jancuk'. Apa itu 'jancuk'? Jantan, cakap, ulet, dan komitmen, Saudara-saudara," jelas pembawa acara.
Jokowi dihadiahi rompi denim

Dalam acara tersebut, hal yang unik dan menarik perhatian sempat terjadi. Pasalnya Jokowi juga dihadiahi rompi berbahan denim. Rompi tersebut juga memiliki motif dan desain yang unik.
Pada bagian belakang di rompi tersebut ada tulisan "Cak Jokowi". Jokowi pun juga terlihat memakai rompi yang diberikan pendukungnya itu.
Walaupun terdengan kasar, istilah "Jancuk" yang disebutkan dalam deklarasi dukungan Jokowi oleh Forum Alumni Jawa Timur di atas memang tidak ada niat untuk merendahkan. Jadi jika kalian pendukung Jokowi jangan berburuk sangka dulu, ya. Karena pastinya tiap kota mempunyai cara yang unik milik mereka sendiri untuk menjagokan capres idolanya.