Geger Mayat Pria Bermasker di Cianjur, Saat Ditemukan Kondisinya Mengenaskan!
02 April 2020 by Mabruri Pudyas Salim
Berawal dari mengejar monyet
Warga Cianjur dihebohkan dengan penemuan mayat pria bermasker. Jasad pria tanpa identitas itu ditemukan di Kampung Bondol RT 03 RW 06, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Mayat tersebut dtemukan dalam kondisi penuh dengan luka bakar di tubuhnya.
Berdasarkan informasi yang dilaporkan Detik.com, Rabu (1/4/2020), mayat pria tanpa identitas itu ditemukan oleh seorang warga bernama Ahun (50). Saat itu ia sedang mencari monyet di salah satu vila.
Namun setelah berupaya memancing buruannya dengan tahu, monyet tersebut malah lari ke semak-semak di bawah Jembatan Cikundul. Di semak-semak itulah Ahun mulai mencium bau yang sangat busuk.

“Saya memancing moyet tersebut dengan tahu. Setelah itu monyet tersebut lari ke semak-semak lalu saya kejar,” katanya di lokasi kejadian.
Baca Juga: Nggak Kapok! Jadi Awal Penyebaran Corona, Pasar di Wuhan Kembali Dibuka dan Jual Hewan Liar
Ketika sedang fokus dengan monyet yang lari ke semak-semak, dia kemudian mencium bau busuk. Sebelum menemukan mayat pria bermasker itu, awalnya Ahun sama sekali tidak menghiraukan bau busuk itu. Ia hanya fokus pada monyet yang ia cari.
"Awalnya saya juga tidak menghiraukan bau busuk tersebut dan tetap fokus mau menangkap hewan buruan. Tapi setelah karena begitu menyengat saya coba dekati, ternyata ada mayat yang sudah membusuk," kata dia kepada detikcom, Rabu (1/4/2020).
Baca Juga: Langgar Aturan Lockdown, Polisi Filipina Masukkan Warga ke Kandang Anjing

Didampingi warga lainnya, Ahun kemudian melaporkan penemuannya kepada RT setempat. Kemudian ketua RT meneruskan laporan tersebut ke Polsek Pacet, yang langsung turun tangan menyelidiki kasus penemuan mayat itu.
Baca Juga: 2 Remaja Keluyuran dan Isap Lem Saat Wabah Corona, Netizen: Meningkatkan Imunitas
Panit Serse Polsek Pacet Iptu Sunaryo mengatakan bahwa dalam tubuh korban tidak ditemukan sesuatu yang menunjukkan indentitas. Bahkan, tidak ada ciri-ciri khusus pada tubuh korban. Hanya pakaian berupa kemeja belang dengan celana bahan berwarna hitam yang bisa dijadikan sebagai petunjuk.
"Jasad itu juga mengenakan masker. Kalau usia belum bisa dipastikan, karena sudah terjadi pembusukan sehingga sulit diidentifikasi dan dikenali," kata Sunaryo.
Pihak kepolisian pun belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Akan tetapi, di sekujur tubuhnya ditemukan luka bakar yang cukup parah. Bahkan pada beberapa bagian pakaiannya juga ditemukan bekas terbakar.
Sampai saat ini, polisi masih berupaya melakukan penyelidikan lebih mendalam guna mengungkap penyebab kematian korban.
"Hasil pemeriksaan luar tubuh ada luka bakar dan bekas terbakar di pakaian jenazah pria tersebut. Kami akan lakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian korban, dan apakah merupakan korban pembunuhan atau bukan," ujarnya.