Gara-gara Balas Pesan dengan Emoji, Karyawan Ini Langsung Dipecat Bosnya

Ilustrasi | pymnts.com

Cuma membalas dengan emoji "OK"

Setiap pengguna sosial media pasti seringkali menggunakan emoji untuk mengungkap perasaannya atau sekadar untuk berbalas pesan. Namun siapa sangka penggunaan emoji di waktu yang salah bisa membuat kita terkena masalah.

Seperti halnya yang telah dialami oleh karyawan asal China ini. Gara-gara memberikan emoji saat mengirimkan pesan, dirinya harus kehilangan pekerjaan. Dilansir dari Kompas.com, karyawan tersebut bekerja di sebuah bar di Changsa, Provinsi Hunan, China.

1.

Mengirim emoji "OK"

Mengirim emoji "OK" | digg.com

Karyawan tersebut dipecat lantaran memberikan emoji "OK" saat membalas pesan manajernya. Sebelumnya sang manajer meminta karyawan perempuan tersebut untuk mengirimkan dokumen yang rencananya akan digunakan untuk bahan rapat.

Namun bukannya memberikan balasan panjang dengan tulisan, karyawan tersebut hanya membalas dengan sebuah emoji "OK".

"Anda harus menggunakan teks untuk membalas pesan yang Anda terima. Apakah Anda tak tahu peraturan itu?" tulis sang manajer usai menerima jawaban berupa emoji.

Baca juga: Selfie Tanpa 'Atasan' Tersebar, Seorang Guru Matematika Dipecat

2.

Disuruh mengundurkan diri

Disuruh mengundurkan diri | pymnts.com

Setelah insiden tersebut, manajer pun langsung menyuruh karyawannya untuk mengirim surat pengunduran diri kepada HRD. Pasalnya membalas dengan tulisan merupakan suatu peraturan yang harus diikuti oleh semua karyawan yang bekerja di tempatnya.

"Ini kasus sungguhan. Pengunduran diri masih dalam proses," terang karyawan itu kepada situs berita BTime.

"Saya sudah bekerja bertahun-tahun dan ini kali pertama saya mengalami hal konyol. Namun, saya tidak akan melakukan pembalasan," imbuh dia.

3.

Sikap manajer terlalu berlebihan

Sikap manajer terlalu berlebihan | www.moneysmart.com

Karyawan tersebut juga sangat menyayangkan sikap bosnya yang secara sepihak memecatnya hanya karena dirinya membalas pesan menggunakan emoji. Bahkan banyak karyawan lain yang menganggap sikap sang bos sudah kelewat batas. Setelah insiden emoji tersebut, manajer mengumumkan agar semua karyawan menggunakan kata "roger" saat membalas pesan.

Artikel Lainnya

Seorang karyawan yang bekerja di sebuah bar di Changsa, Provinsi Hunan, China dipecat oleh sang manajer lantaran membalas pesannya hanya dengan menggunakan emoji. Hal ini pun kemudian menjadi pembicaraan di media China.

Karyawan wanita itu pun disuruh menulis surat pengunduran diri dan menemui HRD bar tersebut. Namun banyak karyawan yang menyayangkan sikap manajer tersebut karena dianggap terlalu berlebihan.

Tags :