Begadang Selama 3 Tahun, Perilaku Bocah Ini Jadi Beringas

Shannon Lamb
Shannon Lamb | medan.tribunnews.com

Bocah ini alami kondisi langka

Sudah banyak penjelasan mengenai efek buruk terlalu sering begadang. Dampak terburuknya tentu saja akan muncul masalah kesehatan dan jika dibiarkan berlarut-larut, maka kondisi kesehatan pun akan kian memburuk. Bahkan Rhoma Irama pun telah mengingatkan hal ini melalui lagunya yang sangat terkenal.

Namun ada seorang anak kecil yang sudah begadang selama tiga tahun. Dampaknya, kini kondisinya semakin aneh. Ia tampak beringas dan hal itu sangat memprihatinkan. Ternyata dibalik perilakunya tersebut, ada pemicu yang membuatnya terus begadang selama tiga tahun.

Shannon Lamb
Shannon Lamb | hlowbos.blogspot.com

Mengutip ABC News, di tahun 2009 seorang bocah bernama Shannon Lamb memiliki kondisi yang sangat langka. Ia sangat sulit untuk tertidur bahkan bisa terjaga hingga 24 jam non-stop. Sontak kasus bocah berusia 3 tahun ini pun membingungkan para dokter.

“Tubuhnya menyuruhnya istirahat tetapi pikirannya tidak. Dia terjaga,” ujar Rett Shanon, ibunda Lamb, dikutip dari Tribunnews.com.

Baca Juga: 5 Dampak Negatif dari Begadang

Alhasil, kebiasaan Shannon yang sulit tidur ini membuatnya bersikap aneh dan buruk. Menurut sang ibu, ketika Shannon mengalami suasana hati yang buruk, maka ia tidak akan bisa bermain dan berinteraksi dengan orang lain. Shannon pun tampak mengalami frustasi yang buruk.

Tak jarang, Shannon pun akan memukul sang ibu ketika emosinya sangat buruk. Bahkan, ia bisa menggigit dan menghantam benda apa pun yang ada di sekitarnya. Perilaku Shannon dalam kondisi ini benar-benar tidak bisa diprediksi.

Baca Juga: Matanya Berubah Menjadi Menyeramkan Setelah Semalaman Begadang Main Game

Shannon Lamb
Shannon Lamb | hlowbos.blogspot.com

Setelah mendatangi dokter, kondisi aneh yang dialami Shannon selama bertahun-tahun ini akhirnya terkuak. Shannon menderita kondisi yang langka, yakni malformasi chiari. Kondisi tersebut merupakan gangguan saraf di bagian bawah otak.

Kondisi semacam ini memberikan tekanan pada otak dan tulang belakang sehingga mengakibatkan beberapa masalah seperti sulit tidur. Kemudian diagnosis dari dokter ini pun menawarkan agar Shannon dioperasi, meski kesempatan 50/50 untuk bisa membuatnya dalam kondisi normal.

Baca Juga: 5 Penyakit yang Muncul Akibat Sering Begadang

Akhirnya Shannon menjalani operasi. Dokter menghilangkan tulang di sekitar batang otak dan sumsum tulang belakangnya. Operasi itu pun berjalan dengan lancar. Shannon akhirnya bisa tertidur untuk pertama kalinya dan sikapnya pun berubah drastis.

Artikel Lainnya

Anak tersebut tentu saja butuh bantuan ahli untuk mengatasi perilakunya saat ini. Sebab jika dibiarkan semakin lama tentu kondisinya akan semakin parah dan dampak yang akan diterimanya pun akan semakin buruk bagi dirinya.

Tags :