Beginilah Penampakan Kota di Dunia ketika Hanya Disinari Bintang Saat Malam

Kota Shanghai dengan latar belakang bintang yang gemerlap | www.wired.com

Fotografer Ini Menyajikan Foto Alam yang Nggak Bisa Kita Lihat dalam Situasi Normal

Bagaimana penampakan kota-kota di dunia seandainya hanya diterangi oleh bintang-bintang saat malam? Fotografer asal Perancis Thierry Cohen mencoba menyajikan penampakan gambaran imajiner tersebut lewat foto-foto hasil manipulasinya.

Lewat karyanya yang berjudul "Villes eteintes" atau "Kota Gelap", Cohen mencoba memperlihatkan seperti apa sih penampakan langit malam ketika hanya bintang-bintang yang bersinar, tanpa ada penerangan satu pun dari kota.

Kota San Fransisco | www.wired.com

Thierry Cohen adalah fotografer komersil yang memfokuskan karirnya di bidang manipulasi foto digital. Foto-fotonya udah banyak muncul di banyak media Perancis, dan hasil karyanya juga udah pernah dipamerkan di Eropan dan di Amerika.

Proyek terbarunya, "Villes eteintes" atau "Kota Gelap" berhasil mengundang banyak pujian karena menampilkan gambar yang sangat menarik. Selain itu detail teknis yang dilakukan untuk mendapatkan hasil foto ini juga patut diacungi jempol.

Kota Los Angeles | www.wired.com
Kota Hong Kong | www.wired.com

Kota Gelap adalah sekumpulan foto yang memperlihatkan suasana kota-kota besar di dunia yang digelapkan, namun bintang-bintang di langit dibiarkan bersinar. Foto ini memberi gambaran seperti apa seandainya seluruh bagian kota New York atau Tokyo mengalami mati listrik, sehingga membuat benda-benda langit bersinar sangat terang.

Semua bangunan yang ada di dalam foto ini diperlihatkan tanpa penerangan, sehingga kamu bisa langsung melihat banyak benda-benda langit yang bercahaya. Hal ini tentunya nggak akan bisa kita lihat dalam kondisi normal, ketika polusi cahaya di perkotaan saat malam masih mendominasi.

Baca Juga: 10 Foto yang Diambil dengan Perspektif yang Pas

Kota Shanghai | www.wired.com
Kota Rio de Janeiro | www.wired.com

Untuk menghasilkan foto kota yang disenari oleh cahaya bintang, Cohen harus menuju dua lingkungan yang berbeda: kota besar yang padat dan gurun yang luas. Ini karena Cohen harus bisa mengambil foto bintang yang nggak mungkin bisa diambil di kota metropolitan yang penuh polusi cahaya.

Pertama, Cohen mengambil foto di satu kota, lalu mencatat dengan persis posisi lintang yang tepat dari lokasinya. Setelah itu, ia menuju gurun yang punya garis lintang yang sama persis dengan kota sebelumnya, lalu mengarahkan kamera ke langit yang sama.

Di gurun, Cohen bukan memotret, tapi merekam, supaya ia yakin langit malam yang direkam tetap sama dengan foto yang dia ambil di kota sebelumnya.

Baca Juga: 10 Foto yang Dibuat dengan Barang Tak Terduga, Tapi Hasilnya Keren

Kota Paris | www.wired.com
Kota Tokyo | www.wired.com

Udah banyak kota yang dikunjungi Cohen, mulai dari New York, Los Angeles, Paris, Tokyo dan Rio de Janeiro. Ia lalu berkelana menuju alam bebas yang tak berpenghuni, seperti Gurun Atacama, Sahara dan Mojave, yang punya garis lintang yang sama dengan beberapa kota sebelumnya.

Hasilnya, Cohen bisa memperlihatkan situasi foto yang mustahil kita lihat dalam kondisi normal, kecuali semua daerah di sekitar mengalami pemadaman listrik total supaya bintang-bintang bisa terlihat.

Baca Juga: Wanita Ini Habiskan 17 Tahun untuk Foto Bersama Anaknya dengan Cara Unik

Kota Hong Kong | www.wired.com
Kota New York | www.wired.com

Foto kota yang dipilih Cohen dilakukan saat siang hari untuk menghindari cahaya dari penerangan, lalu ia memanipulasi fotonya dengan menggelapkan penampakannya. Latar foto kota tersebut lalu ditempeli dengan foto langit malam yang udah diambil Cohen di gurun.

Walaupun fotonya keren banget, tapi foto ini juga miris, karena kota-kota yang paling indah sekalipun kalah cantik dengan indahnya bintang-bintang malam.

Beberapa kota besar seperti New York dan Tokyo juga terkenal karena lampu-lampur neon dan kehidupan malamnya yang semarak. Padahal justru penerangan listrik tersebut yang membuat kita nggak bisa melihat semua cahaya alami yang dipancarkan oleh bintang.

Artikel Lainnya

Begitulah tadi penampakan kota-kota besar di dunia seandainya hanya disinari oleh langit malam yang penuh bintang. Cantik banget kan? Walaupun keliatannya mustahil kita lihat langsung, tapi kamu bisa memanfaatkan momen Earth Hour nanti untuk memotret bintang yang indah.

Tags :