Sering Tidak Digunakan, Begini Cara Menghapus Aplikasi Bawaan Pada Smartphone

Aplikasi bawaan pabrik
dailysocial.id

Biar nggak menuhin memori HP.

Sebagai pengguna ponsel pintar, pasti tidak sedikit aplikasi yang terpasang di ponselmu. Selain berbagai aplikasi yang kita unduh sendiri melalui Google Play Store, ada beberapa aplikasi bawaan Android atau yang disebut dengan bloatware yang sudah terpasang otomatis di ponsel Android kita.

Kebanyakan dari kita pasti bingung dengan fungsi dari aplikasi bloatware dan bahkan tidak pernah menggunakannya. Tidak tau fungsinya untuk apa, tidak pernah digunakan, tapi tidak mengerti cara meng-uninstallnya.

Dulu, vendor memang tidak mengizinkan kita untuk menghapus aplikasi bloatware. Namun, kini kamu sudah bisa melakukannya dengan cara yang mudah tanpa perlu repot-repot me-root ponsel Androidmu dan juga tidak perlu mengaktifkan sistem Super-User.

Aplikasi bawaan pabrik
ponselmu.com

Berikut adalah cara-cara mudah untuk menghapus aplikasi bawaan di ponsel Android:

1. Sebelum menghapus bloatware, pastikan kamu sudah mengunduh dan menginstall aplikasi Ccleaner yang tersedia gratis di Google Play Store.

2. Buka aplikasi Ccleaner, tap garis tiga di bagian pojok kiri atas aplikasi untuk menampilkan opsi menu. Setelah itu, pilih opsi App Manager.

3. Pilih tab System dan tap aplikasi bloatware yang ingin kamu uninstall dari ponselmu.

4. Setelah itu, tap tombol Uninstall untuk menghapus bloatware. Harus digarisbawahi, menguninstall aplikasi bawaan memungkinkan sistem Android mendapatkan beberapa masalah.

Sebelum melakukan langkah-langkah menghapus bloatware, terlebih dulu kita harus mengetahui mana aplikasi bloatware dan mana yang bukan. Aplikasi bawaan Google bukanlah aplikasi bloatware. Karena Android dikembangkan oleh Google, maka memang ada aplikasi Google yang sudah terpasang otomatis guna ponselmu bisa menjalankan semua layanan Google.

Walaupun pre-installed, aplikasi Google tentu bisa dihapus. Namun, ada beberapa yang tidak bisa dihapus seperti Google Play Store dan Google Play Service. Jadi, harus ingat ya bahwa aplikasi Google bukan bloatware.

Aplikasi bawaan pabrik
www.youtube.com

Bloatware memang aplikasi pre-installed, namun bloatware dibawa oleh vendor. Vendor yang sudah memodifikasi AOPS menjadi UI, telah menyematkan beberapa aplikasi untuk mendukung kerja ROM. Nah, aplikasi inilah yang kita sebut sebagai bloatware.

Selain untuk menunjang kinerja sistem, ada juga beberapa aplikasi bloatware yang merupakan hasil kerjasama. Misal, aplikasi UC Browser atau aplikasi lainnya yang merupakan layanan bundling.

Jadi, seharusnya kita perlu menghapus bloatware atau membiarkannya? Jika ponsel pintarmu mempunyai kapasitas penyimpanan yang tidak cukup besar, menghapus bloatware adalah keharusan agar kinerja ponselmu bisa meningkat.

Seperti yang sudah dikatakan, menghapus bloatware berisiko merusaka sistem operasi. Oleh sebab itu, jangan hapus bloatware yang terintegrasi dengan sistem. Ada keterangan pada setiap aplikasinya jika memang terintegrasi dengan sistem operasi dan tidak aman untuk dihapus.

Sudah paham kan aplikasi mana saja yang termasuk aplikasi bloatware? Sekarang kamu bisa menghapus aplikasi bloatware dengan aman tanpa takut merusak kinerja sistem.

Tags :