Winardi Mengaku Sebagai Imam Mahdi, Inilah Sederet ‘Pembawa Wahyu’ dari Indonesia!

Para 'pembawa wahyu'
Para 'pembawa wahyu' |

Winardi mengaku mendapat wahyu sebagai Imam Mahdi lewat mimpinya

Pekan lalu, seorang pria dari Depok bernama Winardi mengaku sebagai Imam Mahdi dan memimpin aliran Trisula Weda yang kini diikuti oleh beberapa pengikut setia.

‘Wahyu’ Imam Mahdi ini didapatkan oleh Winardi lewat mimpi. Julukan Imam Mahdi itu diberikan menurutnya oleh Allah SWT dalam mimpinya, setelah Winardi melaksanakan perintah dalam mimpi tersebut.

Menurut penuturan Winardi, ia melakukan perjalanan roh dalam mimpinya hingga ke Tanah Suci Makkah dan diberikan nama Imam Mahdi. Sehingga ia tidak memberikan nama tersebut pada dirinya sendiri.

“Setelah itu saya diperjalankan ke Tanah Suci, Arab Saudi. Saya menjalankan di waktu malam hari mendapatkan perintah dan kehendak Allah, ini bukan kemauan saya. Pemberian nama Imam Mahdi diberikan oleh Allah SWT. Jadi bukan saya memberikan nama itu (Imam Mahdi),” Tutur Winardi.

Tapi Winardi bukan satu-satunya yang mengaku sebagai Imam Mahdi. Ternyata Indonesia juga sempat digegerkan beberapa kali oleh sosok yang mengaku sebagai pembawa wahyu.

1.

Sri Hartati

Para 'pembawa wahyu'
Sri Hartati |

Sri Hartati adalah perempuan asal Pekalongan yang mengaku sebagai utusan Tuhan. Pengakuan ini berawal dari perjalananan spiritualnya saat ia sakit di tahun 2009 silam. Ia lantas menulis kitab setebal 317 halaman berisi pedoman hidup yang diberi judul Alkitab Na’sum.

2.

Abdul Muhjib

Para 'pembawa wahyu'
Abdul Muhjib |

Abdul Muhjib adalah nabi palsu yang cenderung komersil. Pasalnya, ia menjual surga seharga dua juta Rupiah bagi pengikutnya lantaran ia dapat memasukkan siapa saja ke dalam surga. Ia juga memberikan tata cara ibadah yang baru sesuai dengan apa yang ‘diwahyukan’ Malaikat Jibril.

Baca Juga: Masjid Segitiga Al-Safar Disebut Propaganda Illuminati, Ridwan Kamil: Mereka Menafsir Tanpa Tabayyun

3.

Lia Eden

Para 'pembawa wahyu'
Lia Eden |

Lia Eden atau Lia Aminuddin sempat menggegerkan masyarakat Indonesia lantaran sukses menggaet banyak pengikut bahkan dari kalangan cendekiawan dan selebritis. Ia mengaku mendapat wahyu dari Malaikat Jibril untuk menjadi Messiah dan mendirikan aliran Salamullah.

Baca Juga: Eks Panglima GAM Suarakan Referendum Aceh, Apakah Mungkin Dilaksanakan?

4.

Eyang Ended

Para 'pembawa wahyu'
Eyang Ended |

Eyang Ended awalnya berprofesi sebagai dukun penyembuh. Namun ia lantas mengakui diri sebagai nabi dan mendapat wahyu untuk menyelamatkan manusia dari bencana. Eyang Ended semakin menjadi kontroversi setelah kasus pencabulan yang ia lakukan kepada pasien perempuannya terungkap.

Artikel Lainnya

Kehadiran nabi palsu dan ‘pembawa wahyu’ di Indonesia bukan lagi hal yang aneh. Dilansir dari ABC Australia, terdapat setidaknya 600 orang yang mengaku sebagai Nabi di Indonesia. Ketidakpuasan masyarakat dan ketidakstabilan situasi sosial politik Indonesia menjadi alasan bagi maraknya pertumbuhan para ‘pembawa wahyu’.

Tags :