Viral Gadis 16 Tahun Dihajar Usai Dituduh Curi Perhiasan, Disetrum dan Dipukuli di Posyandu!

Viral Penyiksaan Gadis 16 Tahun di NTT Usai Dituduh Curi Perhiasan
Tangkapan layar video penyiksaan remaja 16 tahun di NTT. | www.liputan6.com

Dituduh curi perhiasan milik warga, gadis 16 tahun di NTT disiksa kepala desa hingga nyaris tewas.

Seorang gadis asal Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Noviana Baru (16) nyaris tewas usai disiksa oleh Kepala Desa Babulu Selatan, Paulus Lau.

Noviana sendiri diketahui mengalami penyiksaan usai dituduh mencuri perhiasan salah satu warga di Desa Beitahu.

Simak laporan terkait kejadian main hakim sendiri ini.

1.

Video penyiksaan Noviana viral di media sosial

Viral Penyiksaan Gadis 16 Tahun di NTT Usai Dituduh Curi Perhiasan
Noviana Baru (16), dihakimi massa dan dianiaya setelah dituduh mencuri perhiasan salah satu warga. | Facebook.com

Dilansir dari Kompas.com, Rabu (29/10), kejadian penganiayaan yang dialami Noviana menjadi sorotan setelah diunggah salah satu pengguna Facebook bernama Phutra Mountain.

Baca Juga: Tragedi Maut Satu Keluarga Tewas Ditabrak Truk Saat Asik Selfie di Pinggir Jalan!

Lewat akunnya, Phutra membagikan video yang mempertontonkan Noviana tengah dianiaya oleh sejumlah orang dengan kondisi tangan terikat.

Noviana juga terlihat duduk di sebuah kursi biru tampak beberapa kali dipukul di bagian wajah oleh pemuda berbadan kekar. Selain itu, badannya juga tampak beberapa kali digantung di regel sebuah rumah yang diduga Posyandu.

2.

Noviana disetrum dan dipukuli karena dituduh mencuri cincin

Viral Penyiksaan Gadis 16 Tahun di NTT Usai Dituduh Curi Perhiasan
Ilustrasi: Penyiksaan gadis 16 tahun. | www.dream.co.id

Paman Noviana, Son Koli menjelaskan jika keponakannya menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah orang yang salah satunya adalah Kepala Desa Babulu Selatan, Paulus Lau.

Baca Juga: Pelaku Kasus Prostitusi Artis Ditampilkan ke Publik, Begini Pengakuan Mencengangkan PA!

Dia menyebutkan jika keponakannya dituduh mencuri perhiasan salah satu warga Desa Beitahu hingga akhirnya dianiaya dan disiksa agar mengakui perbuatannya.

“Kami tidak setuju karena kepala desa yang gantung (Noviana). Kalau memang ada barang bukti, sebagai kepala wilayah proses hukum jangan main hakim sendiri,” ucap Son.

Noviana pun disebut mengalami penyiksaan yang keji hingga menyebabkan nyawanya nyaris melayan, beberapa diantaranya adalah pukulan di kepala, digantung hingga disetrum listrik.

“Selain diikat dan digantung pakai tali, keponakan saya ini juga disetrum arus listrik,”

Baca Juga: Pesan Terakhir Bocah 3,5 Tahun Sebelum Dibunuh Ayah Tiri: Dadah Mama...

3.

Keluarga tempuh jalur hukum selesaikan masalah penganiayaan Noviana

Viral Penyiksaan Gadis 16 Tahun di NTT Usai Dituduh Curi Perhiasan
Ilustrasi: Penegakan Hukum | www.jawapos.com

Dalam penganiayaan tersebut, keluarga Noviana diketahui juga melihat langsung proses pemukulan dan penyiksaan yang dilakukan oleh warga.

Namun, saat itu mereka tidak berdaya karena warga yang sudah terlanjur main hakim sendiri dan tidak bisa dikendalikan.

Pihak keluarga pun sudah melaporkan kejadian yang terjadi pada Rabu (16/10/2019) malam itu pada Polsek Kobalima.

“Kami sudah lapor polisi dan minta agar proses para pelaku. Kami sekeluarga besar tidak terima perlakuan ini dan tidak setuju untuk damai,”

Adapun sebanyak 7 orang yang disudah dilaporkan oleh keluarga Noviana, mereka diantaranya Kepala Desa Paulus Lau yang diduga memimpin aksi penganiayaan, Margareta Hoar, Endik Kasa, Bene Bau, Domi Berek, Marsel Ulu, dan Melkis Tes.

Artikel Lainnya

Video penganiayaan Noviana Baru yang viral di media sosial memang tengah jadi sorotan banyak pihak karena aksi main hakim sendiri yang dilakukan oleh warga.

Kejadian ini semoga bisa segera diselesaikan dan setiap warga sebaiknya tidak melakukan tindakan di luar hukum dalam menyelesaikan sebuah permasalahan.

Apalagi tuduhan terkait pencurian emas yang dilakukan Noviana juga belum memiliki bukti yang kuat. Semoga pihak kepolisian bisa segera menyelesaikan kasus ini, dan memberikan hukuman yang pantas pada para pelaku penganiayaan yang kini membuat Noviana nyaris tewas.

Tags :