Terinfeksi Corona, Kakak Beradik ini Berhasil Kabur Naik Pesawat!
11 Maret 2020 by refa dewa
Kakak Beradik Terinfeksi Corona ini Kelabui Petugas Bandara Dengan Minum Pil Penurun Panas!
Hingga masuk pekan ke-11, virus corona masih tetap menjadi perhatian dunia, meski di tempat asalnya, Wuhan, Tiongkok, perkembangan penularan virus yang diklaim berasal dari kelelawar itu melambat, namun berbeda dengan yang terjadi di negara-negara lainnya, di Italia, penyebaran virus itu dikenal sangat cepat, hingga berita ini diturunkan di negeri pizza, wabah corona dilaporkan telah menjangkiti sekitar 9.000 orang.
Di Indonesia sendiri, yang dalam beberapa bulan kebelakang begitu pede karena masih menjadi negara dengan "zero" penderita corona, kini harus berjibaku karena corona telah masuk di bawa oleh seorang WNA Jepang yang beberapa saat lalu sempat berinteraksi dengan beberapa warga setempat.
Beberapa negara yang tertular virus ini telah melakukan berbagai macam cara, salah satunya dengan mewajibkan setiap warga negaranya untuk segera melapor jika mengalami gejala seperti terinfeksi covid-19. Sayangnya mitigasi sesimpel ini tidak semua orang mau melakukannya, tak heran penyebaran masih terus terjadi. Salah satunya seperti yang dilansir dari World of Buzz, ada empat orang yang baru saja tiba di bandara Beijing Capital International Airport dikabarkan positif terjangkit Covid-19 atau virus Corona.
Keempat orang itu terjangkit virus asal Wuhan itu usai melakukan kunjungan ke Italia, tidak ada yang aneh memang dari keempat orang ini, namun hal yang membahayakan justru dua dari keempat orang tersebut ternyata membohongi petugas keamanan bandara saat tiba di sana, mereka yang diketahui bernama Liao Moujun dan Liao Mouhai itu nekat meminum pil penetral suhu guna melewati pemeriksaan oleh petugas, alhasil tindakannya ini membuat gempar pemerintah setempat.
Baca juga :

Kedua orang ini kini dicap sebagai dua saudara kandung yang egois karena mereka lebih memilih sakit demi tidak ingin kehilangan penerbangan berikutnya.
Berdasarkan hasil investigasi, sebenarnya, baik Moujun maupun Mouhai sudah mengalami gejala terinfeksi, seperti batuk kering dan suhu tubuh yang tinggi sejak bulan Februari. Namun karena tidak ingin berurusan dengan pihak keamanan bandara, mereka kemudian meminum obat demi menurunkan suhu tubuh mereka.
Karena keduanya terbukti berbohong dengan kondisi kesehatannya, maka keduanya akan dikenakan sanksi setempat karena nekat melakukan hal berbahaya salah satunya sengaja menghindari pemeriksaan kesehatan petugas bandara, sehingga beresiko tinggi menularkan penyakitnya pada awak kabin, pegawai, atau orang-orang yang melakukan kontak langsung dengan mereka.
Baca juga :

Lebih lanjut menurut penuturan salah seorang pengacara di Tiongkok, jika keduanya memang dinyatakan bersalah kedepannya di pengadilan, maka bisa jadi keduanya akan dipenjara selama tiga sampai tujuh tahun lamanya.