Tampilan Baru Setnov Brewokan, Terinspirasi Kawan-Kawan Teroris di Gunung Sindur!
13 Agustus 2019 by Talitha Fredlina
Setya Novanto kini tampil dengan brewok lantaran terinspirasi napi teroris di Rutan Gunung Sindur
Ada yang baru dari terpidana korupsi paling ternama di Indonesia, Setya Novanto. Pria yang terlibat kasus korupsi E-KTP ini kini menumbuhkan brewok yang menutupi dagunya dari bawah telinga sampai dagu. Tampilan baru ini mencuri perhatian saat ia hadir sebagai saksi di persidangan Sofyan Basir.
Brewok yang menghiasi rahang dan dagu Mantan Ketua DPR RI ini sangat berbeda dengan penampilan biasanya di mana janggut serta kumisnya tercukur rapi.

Dilansir dari Detik, Setya Novanto mengakui perubahan penampilannya ini terinspirasi oleh para napi teroris di Rutan Gunung Sindur, tempat ia sempat ditahan. Rutan Gunung Sindur memang dikenal sebagai tempat tahanan bagi terpidana teroris dengan keamanan maksimum dan pengawasan ketat.
“ya karena di sana semua teroris, ha-ha, saya sebagai kenang-kenangan he-he,”
Baca Juga: Musuh Dalam Selimut, 3 Oknum TNI ini Kepergok Jual Amunisi ke KKB Papua!
Tapi bukan hanya brewok yang menjadi perubahan pada diri Setnov akibat Rutan Gunung Sindur. Menurutnya, ia juga memperdalam ilmu agama selama berada di sana dan berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an meski sebelumnya ia masih terbata-bata dalam mengaji.
“Ya kalau di Gunung Sindur itu ya saya bersyukur bisa satu bulan penuh, saya hanya satu jam saja itu. Istilahnya di hari ke 11 saya bisa angin-angin, hanya satu jam. Terus di hari ke 15, bisa di masjid dan saya bersyukur yang tadinya saya baca alquran terbata-bata, akhirnya di sana bisa khatam,” Tutur Setnov dikutip dari Detik.
Baca Juga: Sambut Idul Adha, Anies Gandeng Chef Bintang 5 Olah Daging Kurban Warga Miskin!
Ia juga mengaku berkurban di Hari Raya Idul Adha tahun ini, berupa seekor kambing dan sapi. Perubahan dalam diri Setnov ini berangkat hanya dari waktu sebulan ia berada di Rutan Gunung Sindur. Kini ia sudah kembali ke Lapas Sukamiskin yang memang merupakan lapas untuk banyak terpidana koruptor.
Pemindahan Setnov ke Rutan Gunung Sindur dilakukan lantaran ia sebelumnya tertangkap plesiran di sebuah toko bangunan mewah bersama istrinya alih-alih berada di penjara. Aksi ‘kabur’ Setnov ini membuahkan ganjaran penahanan di Rutan yang memiliki keamanan maksimum untuk menertibkan Setnov.
Nyatanya, bukan hanya penertiban yang diterima Setnov melainkan juga tampilan baru dan ilmu agama yang lebih dalam. Semoga perubahan baik ini tetap berada di lajur yang positif dan membuatnya menyesali perbuatan korupsi yang telah dilakukan.