Survei Kampus Milik Keluarga Besar Prabowo, 02 Unggul Telak Dibanding 01!

Prabowo & Sandiaga Uno
Prabowo & Sandiaga Uno |

Wah baru lagi nih!

Real Count KPU kini telah memproses 36% data yang masuk, dan dari hasil tersebut pasangan nomor urut 01 masih unggul dengan jumlah prosentase sebanyak 56,16% dengan jumulah suara yang masuk sebanyak 31 juta, unggul 6 juta di atas pasangan nomor urut 02, yang berhasil meraup sebanyak 43,84% atau sekitar 24 juta suara.

Hasil prosentase tersebut tentu masih dalam proses perhitungan sampai detik ini, namun ditengah proses KPU menyelesaikan proses hitung resmi. Kubu 02 ternyata sudah beberapa kali melakukan klaim kemenangan dan mendeklarasikan diri sebagai presiden dan wakil presiden RI.

Bahkan beberapa waktu yang lalu kubu 02 mengklaim jika suara jagoannya sudah 62% versi hitung internal mereka.

Mungkin terlihat sangat utopia, mengingat berbagai lembaga survei sebelumnya telah merilis hasil quick count dengan hasil kubu 01 unggul dibanding 02. Bahkan diantara lembaga survei juga menantang untuk kubu 02 membuka data perhitungan mereka, meski hasilnya nihil.

Sementara itu, Lembaga Pengetahuan dan Ilmu Teknologi (Lapitek) Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) dikabarkan juga merilis hasil pilpres melalui penelitian yang telah dilakukan dengan cara menghitung C1 plano di 8 ribu TPS yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.

UKRI yang notabene kampus swasta yang didirikan oleh keluarga besar Djojohadikusumo, dengan Prabowo Subianto sebagai ketua yayasan mengklaim bahwa pasangan capres 02 Prabowo-Sandi meraup 62,20 persen suara, sedangkan pasangan capres 01 Jokowi-Ma'ruf hanya memperoleh 35,90 persen suara. Adapun jumlah suara tidak sah mencapai 1,90 persen.

Dilansir dari kumparan, Jum'at (26/4/2019), direktur Lapitek UKRI Rohmanizar Setiadi mengklaim jika institusinya berhasil mengumpulkan C1 plano di 8 ribu TPS yang ada di seluruh Indonesia. Bila dipresentasekan dari total TPS yang ada, maka baru 1 persen dari jumlah yang tersebar sebanyak 813.350.

C1 plano paling banyak diperoleh di wilayah Indonesia bagian barat, kata Rohmanizar kepada wartawan saat memaparkan hasil temuannya di Aula Prof. Soemitro Djojohadikusumo kampus UKRI, Bandung, Kamis (25/4)

Lebih lanjut Rohmanizar juga mengatakan jika pasangan nomor urut 02 unggul di 23 provinsi, diantaranya, Jawa Barat, Banten, Sumatera Barat, dan Aceh. Sementara itu, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul di 11 provinsi. Di antaranya Bali, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara.

Saat ditanya metode yang digunakan, Rohmanizar menyebutkan kalau pihaknya memakai metode multistage random sampling dengan margin of errornya mencapai 2,46 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen, dan Rohmanizar mengatakan jika penelitiannya ini dilakukan di Indonesia bagian barat. Sedangkan untuk wilayah Indonesia bagian timur, Rohmanizar mengklaim kalau pihaknya sangat kesulitan memperoleh C1 plano

Kami menghadapi kesulitan teknis, sambung Rohmanizar.

Kendati demikian, penelitian yang diklaim melibatkan sebanyak 10 ribu relawan itu dianggap telah dapat merepresentasikan hasil secara nasional.

Kami lebih banyak mengambil C1 Plano dari wilayah barat, karena jumlah pemilih di pemilu ini kan paling banyak ada di wilayah barat. Jadi hasil ini bisa merepresentasikan hasil nasional, ujar Rohmanizar.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Pilpres 2019 berujung alot, kedua belah kubu saling mengklaim kemenangan, bahkan sebelum KPU mengeluarkan putusan resmi pihak kubu 02 melalui calon presidennya Prabowo Subianto menang Pilpres 2019 dengan meraup 62 persen suara.

Saudara sekalian, sebangsa dan setanah air, kita sudah berada di posisi 62 persen. Ini adalah hasil real count. Dalam posisi lebih dari 320.000 TPS (Tempat Pemungutan Suara), ujar Prabowo dalam pidatonya di Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Rabu (17/4) malam.

Presentasi dari UKRI
Presentasi dari UKRI | kumparan.com
Artikel Lainnya
Tags :