Jokowi Luncurkan 3 Program Kartu Sakti Baru Untuk Sejahterakan Masyarakat!

Kartu Jokowi
Jokowi keluarkan 3 program kartu sakti baru |

Kartu apa lagi nih?

Sejak naiknya Jokowi sebagai RI-1 pada tahun 2014 lalu, program kartu-kartu sakti untuk masyarakat kurang mampu menjadi salah satu program unggulannya.

Sebagaimana terangkum dalam Nawa Cita, program Indonesia Pintar dan Indonesia Sehat adalah salah satu bentuk komitmen Jokowi untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Keluarga Sejahtera sebagaimana yang kita tahu kini sudah beredar di Masyarakat.

Melanjutkan program tersebut, Jokowi kembali memperkenalkan tiga kartu sakti lainnya yang ia janjikan akan diluncurkan jika terpilih kembali di periode 2019-2024.

Pada pidato kebangsaan yang dilakukan di Sentul Convention Center, Minggu (24/2) kemarin, Jokowi menunjukkan Kartu Sembako Murah, Kartu KIP Kuliah dan Kartu Pra-Kerja. Ketiga kartu ini dijanjikan menjadi program tambahan Jokowi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kartu Jokowi
Jokowi janjikan 3 program kartu sakti baru jika terpilih untuk periode 2019-2024 |

Kartu Sembako Murah diadakan untuk membantu masyarakat kurang mampu agar bisa memenuhi kebutuhan sembakonya dengan harga yang lebih murah. Sedangkan KIP Kuliah merupakan bantuan berupa keringanan biaya pendidikan hingga sekolah tinggi.

Kartu Pra-Kerja merupakan terobosan program baru yang cukup unik. Pasalnya, Kartu Pra-Kerja ini digagas untuk mereka yang masih mencari kerja dan mereka yang baru saja di-PHK berupa bantuan pelatihan dalam berbagai skill guna memberikan daya tarik lebih bagi para pencari kerja.

Jokowi menyampaikan bahwa akan ada 3000 BLK di seluruh Indonesia yang memfasilitasi pengembangan skill para pencari kerja untuk memperbesar peluang bagi mereka mendapatkan pekerjaan.

Tapi, apakah program kartu sakti Jokowi sebelumnya sudah terbukti berhasil dan efektif hingga kini Jokowi kembali menelurkan program kartu-kartu sakti yang baru?

Melansir Tempo.co, program Kartu Indonesia Pintar (KIP) berdasar survey Indonesia Corruption Watch (ICW) di Medan, Yogyakarta, Blitar dan Kupang, belum berhasil meraih semua warga kurang mampu. Masih terdapat 41,9% masyarakat kurang mampu yang belum menikmati program bantuan tersebut.

Artikel Lainnya

Selain itu, ICW juga menduga adanya korupsi dalam program BPJS Kesehatan yang mengakibatkan kurangnya efektivitas program Indonesia Sehat. Sehingga ICW merekomendasikan bagi Jokowi untuk ikut turun dan memperketat pengawasan akan program-program unggulannya tersebut.

Kalau menurutmu, apakah program baru Jokowi ini sudah tepat dalam mengurai permasalahan di Indonesia?

Tags :