Bertarung Rebut Hati Penggemar, Jokowi Naik KRL dan Prabowo Buka Baju di Subang!

Jokowi dan Prabowo
Calon presiden, Jokowi dan Prabowo Subianto saling menunjukan aksi nyentrik saat menyapa pendukungnya, Rabu (6/3) lalu. |

Hayo siap pilih yang mana?

Dua calon presiden makin gencar melakukan aksi untuk merebut hati penggemarnya. Capres 01 Jokowi mencoba merebut hati rakyat di KRL, sedangkan Prabowo terlihat mencuri perhatian dengan aksi buka baju di Subang.

Cara ini pun diakui masing-masing tim sukses, baik Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi maupun Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf sebagai cara meng-entertain rakyat jelang Pemilu 2019 dilakukan 17 April 2019 mendatang.

Lalu, akankah aksi nyentrik dua calon presiden ini berhasil merebut hati para pemilih ya?

1.

Aksi naik KRL oleh Jokowi

Jokowi dan Prabowo
Jokowi melakukan aksi naik KRL untuk merasakan langsung suasana padat yang dirasakan masyarakat. | www.liputan6.com

Capres 01 Jokowi tertangkap kamera sedang berdesak-desakan menggunakan KRL saat pulang dari kerja menuju Bogor, Rabu (6/3) lalu.

Jokowi pun mengungkapkan dirinya secara dadakan ingin melihat langsung kondisi KRL di jam sibuk yang memang dikenal cukup padat saat jam pulang kerja tiba.

“Ada yang menyampaikan kepada saya,’Pak kalau mau nyoba KRL itu naik jam 06.00 sampai jam 08.00 pagi dan kalau sore itu jam 16.00 sampai jam 18.00.’ Ya, itu dadakan saja kemarin pas acara ada yang menyampaikan itu, dadakan saja sudah langsung loncat naik di Tanjung Barat,” ucap Jokowi.

2.

Prabowo buka dan lempar baju pada pendukungnya

Jokowi dan Prabowo
Aksi buka dan lempar baju disajikan Prabowo Subianto saat menemui pendukungnya di Subang. | foto.tempo.co

Dilansir dari Detikcom, Aksi nyentrik juga ditunjukan oleh Prabowo Subianto saat mengunjungi warga Subang, Jawa Barat pada Rabu (6/3) kemarin.

Capres nomor urut 02 itu terlihat membuka dan melemparkan baju safarinya ke arah pendukung yang terlihat memadati jalan protokol di Subang.

BPN Prabowo-Sandi pun menegaskan aksi Prabowo sebagai rasa haru dan bentuk apresiasi karena antusiasme yang begitu hangat yang ditunjukan pada Prabowo meskipun sebelumnya Subang diguyur hujan.

“Penghargaan beliau, beliau tidak bisa memberikan apa-apa ya, secara spontan beliau buka baju dia lempar ke para pendukungnya, untuk menunjukkan begitu bersemangat, terharu, dan bangga melihat pendukunya yang begitu militan,” ucap juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade.

3.

BPN klaim cara Prabowo menyapa sungguh entertain dan keren

Jokowi dan Prabowo
BPN menyebut jika aksi buka baju Prabowo sangat keren dan menghibur pendukungnya. | twitter.com

Aksi nyentrik Prabowo dengan membuka baju safarinya dikala menemui pendukungnya mendapatkan apresiasi tinggi dari BPN.

Bahkan, menurut BPN Prabowo-Sandi aksi buka baju merupakan pemandangan yang sangat keren. Hal ini disampaikan oleh Direktorat Advokasi BPN Habiburokhman.

“Kalau kata ‘kids zaman now’, aksi Oom Prabs memang ‘keren bingit’,” ucap Habiburokhman pada wartawan, Jumat (8/3).

Habiburokhman juga menilai aksi buka baju ini menegaskan jika Prabowo memiliki rasa entertain yang tinggi hingga tidak suka pencitraan dan jaim di depan pendukungnya.

4.

TKN menilai aksi naik KRL lebih mengentertain rakyat

Jokowi dan Prabowo
Aksi menaiki KRL yang dilakukan Jokowi diklaim TKN lebih merakyat dan sederhana dari pada aksi buka baju Prabowo. | www.liputan6.com

Melihat klaim BPN, tim sukses Jokowi-Maruf tak ingin kalah. TKN pun menilai jika aksi naik KRL lebih merakyat dan menunjukan seberapa dekatnya capres 01 dengan rakyat Indonesia.

Klaim aksi naik KRL Jokowi lebih baik pun diungkapkan langsung oleh juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily.

“Jelas jauh berbeda antara Pak Jokowi dengan Pak Prabowo dalam berinteraksi dengan rakyat. Pak Jokowi berbaur dengan rakyat naik KRL dan rela berdesak-desakan dengan mereka untuk merasakan suasana naik KRl dari Jakarta ke Bogor,” ucap Ace.

“Sementara Pak Prabowo membuka baju sambil naik mobil mewah di tengah kerumunan rakyat. Tidak ada makna apapun di balik buka bajunya itu,” tambah Ketua DPP Golkar itu.

Artikel Lainnya

Melihat aksi nyentrik keduanya beberapa waktu lalu, tentu ini merupakan salah satu strategi untuk menggaet suara pemilih dan menguatkan elektabilitas.

Namun, aksi mana nih yang menurutmu lebih asik, menghibur dan meyakinkanmu dalam Pemilu 2019?

Tags :