Akibat Ledakan Beirut dan Krisis Ekonomi, Pemerintahan Lebanon Dinyatakan Mundur

Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab | www.aljazeera.com

5 menteri dan PM mundur, kabinet pemerintahan Lebanon terancam runtuh.

Insiden ledakan dahsyat di Beirut, Lebanon, mengguncang tatanan pemerintahannya. Pengunduran diri Perdana Menteri (PM) Lebanon pun menambah panjang daftar para pejabat negara yang memutuskan untuk mundur usai insiden ledakan dan krisis ekonomi yang berkepanjangan. Berikut adalah daftar para menteri Lebanon yang mengundurkan diri.

1.

Menteri Luar Negeri

Menteri Luar Negeri Lebanon, Nassif Hitti | www.tellerreport.com

Menteri Luar Negeri Lebanon, Nassif Hitti, merupakan menteri pertama yang mundur dari jajaran kabinet PM Hassan Diab. Namun, Hitti mundur sebelum insiden ledakan terjadi. Hitti yang mengundurkan diri pada Senin, 3 Agustus 2020, mengatakan krisis ekonomi panjang terus melanda Lebanon.

Baca Juga: Diduga Jadi Pemicu Ledakan, Foto Pekerja Mengelas Pintu Gudang di Beirut Viral

“Saya mendapati di negara ini banyak bos dan kepentingan yang bertentangan,” ujar Hitti, dikutip dari AFP. Kondisi politik yang korup hingga krisis ekonomi akhirnya mengantarkan Hitti pada keputusan untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

2.

Menteri Informasi

Menteri Informasi Lebanon, Manal Abdel Samad | www.aman-alliance.org

Menteri Informasi Lebanon, Manal Abdel Samad, mengundurkan diri pada Minggu, 9 Agustus 2020. Pengunduran diri Samad dilakukan usai insiden ledakan di Beirut dan protes masyarakat yang merasa kecewa dengan pemerintah. Dilansir dari Associated Press, pengunduran diri Samad terjadi tepat setelah demonstrasi melawan elite politik.

Baca Juga: Mengerikan! Begini Deretan Foto Sebelum dan Sesudah Ledakan di Beirut Lebanon

Dalam surat pengunduran dirinya, Samad mengatakan bahwa perubahan tetap sulit dipahami dan dia menyesal karena tidak bisa memenuhi aspirasi masyarakat Lebanon. Sebelum Samad mengundurkan diri, belasan anggota parlemen pun telah menawarkan pengunduran diri sebagai bentuk protes pada pemerintah.

3.

Menteri Lingkungan

Menteri Lingkungan Lebanon, Damianos Kattar | news-tunisia.tunisienumerique.com

Menteri Lingkungan Lebanon, Damianos Kattar, juga telah mengundurkan diri. Kattar mengatakan, keputusannya untuk mengundurkan diri karena sistem negara Lebanon telah rapuh dan tidak berdaya, sebagaimana dikutip oleh Associated Press. Kemunduran Kattar sempat mengkhawatirkan PM Diab karena kemunduran tujuh atau lebih dari 20 menteri akan meruntuhkan kabinet pemerintahan.

4.

Menteri Kehakiman

Menteri Kehakiman Lebanon, Marie-Claude Najm | www.jewishpress.com

Sebagaimana diberitakan ABC News, Menteri Kehakiman Lebanon, Marie-Claude Najm telah mengundurkan diri pada Senin, 10 Agustus 2020. Najm menjadi menteri ketiga Lebanon yang mengundurkan diri setelah insiden ledakan di Beirut. Setelah Najm mengundurkan diri, kabinet pemerintahan PM Diab segera mengadakan pertemuan karena semakin banyak menteri yang mengundurkan diri.

Baca Juga: Kisah Haru Warga Lebanon Bahu-Membahu Menampung Korban Ledakan Beirut

5.

Menteri Keuangan

Menteri Keuangan Lebanon, Ghazi Wazni | wkzo.com

Menteri Keuangan Lebanon, Ghazi Wazni, telah mengumumkan keputusannya mengundurkan diri pada Senin, 10 Agustus 2020, sesaat sebelum PM Diab mengundurkan diri. Pengunduran diri Wazni berkaitan dengan insiden di ibu kota Lebanon yang menewaskan ratusan warga.

Adapun Wazni sebagai Menteri Keuangan Lebanon adalah negosiator kunci dengan IMF untuk mencari dana bantuan dalam upaya mengatasi krisis ekonomi yang melanda Lebanon. Meski mengembang tanggung jawab besar, Wazni akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri.

Artikel Lainnya

Setelah lima menteri mengundurkan diri, PM Diab pun resmi menyampaikan hal serupa. PM Diab turun dari jabatannya pada Senin, 10 Agustus 2020. Selain itu, sembilan anggota parlemen Lebanon dan dua anggota senior di Pemerintah Kota Beirut pun telah resmi mengundurkan diri.

Tags :