Mau Tahu Soal Freeletics? Ini Wawancara dengan Pegiat dan Komunitasnya

freeletics | www.pexels.com

Seperti apa sih rasanya kalo aktif di komunitas olahraga? Emang dapet apa selain capek?

Tak bisa dipungkiri lagi, kini olahraga sudah menjadi bagian dari gaya hidup, terutama kamu yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta.

Lihat saja tiap kali Car Free Day diadakan, jalanan Ibu Kota selalu penuh dengan mereka yang berolahraga, seperti sekedar stretching, jogging, running, bahkan freeletics.

Eh? Freeletics apaan sih? Freeletics adalah olahraga yang menggunakan berat badan tubuh sebagai alat utama. Jadi kamu bisa freeletics di mana dan kapan saja kamu mau. Ada komunitasnya juga loh! Nah salah satu penggelut komunitas ini adalah Fikri Adi. Berikut perbincangan Keepo dengan Fikri Adi:

www.keepo.me

Emang komunitasnya apa sih?

Kebetulan ada 2 komunitas yang saya ikuti, yaitu Indosweatcamp dan JakBRunners.

Kalo Indosweatcamp itu lebih ke freeletics, strength training, high intensive training, olahraga yang tidak menggunakan alat tapi lebih menggunakan berat badan tubuh sendiri, seperti burpees, squat, push-up, sit-up, plank, leg lever, dan jumping jack.

Sedangkan JakBRunners lebih ke olahraga lari. Nggak cuma lari biasa, tapi juga diajarin latihan interval.

Baca Juga: Referensi Sepatu Olahraga Wanita Berdesain Ciamik yang Dibanderol Murah

Peran kamu di komunitas tersebut sebagai apa?

Awalnya saya berperan sebagai member di dua komunitas tersebut, yang sekarang jumlah member-nya yang aktif sudah mencapai sekitar 300 orang untuk Indosweatcamp, dan kurang lebih 30 orang untuk JakBRunners. Kamu juga bisa ikutan jadi member, infonya ada di Instagram @indosweatcamp dan @jakbrunners.

Saya juga terkadang membantu sebagai organiser juga, mulai dari ngatur schedule latihan, sampai ke menu latihan buat para member lainnya. Karena untuk member newbie dan senior harus dibedain menu latihannya.

Baca Juga: Cara Mengecilkan Paha Dengan Olahraga dan Tanpa Olahraga

www.keepo.me

Lokasi ngumpulnya komunitas ini di mana aja sih?

Indosweatcamp ada di Jakarta setiap Rabu, jam setengah 8 malem di Pintu 8 GBK atau Sabtu jam setengah 8 pagi di Taman Kerinci. Kalo Indosweatcamp Depok biasanya pada ngumpul di Universitas Indonesia tiap Sabtu dan Minggu jam 7 pagi.

Sedangkan JakBRunners, strength training-nya di GBK juga Senin jam setengah 8 malem, kalo menu lainnya seperti latihan interval biasanya di GOR Sumantri pada Selasa jam setengah 8 malem. Pokoknya kalo weekdays itu kita jadwalin latihan setelah office hour.

Kegiatan kalo lagi ngumpul bareng komunitas biasanya ngapain aja sih?

Kalo Indosweatcamp biasanya udah ada menu yang kita susun berdasarkan core strength member. Misalkan burpees atau squat nanti harus berapa set, berapa kali. Karena yang penting dari freeletics adalah ketepatan gerakan dan repetisinya.

Kalo JakBRunners ya latihan interval, atau sekedar lari bareng keliling GBK. Kalo lari sendirian kan biasanya nggak motivated tuh, nah karena itu lari bareng temen-temen di komunitas supaya lebih semangat. Biasanya kita latihan kurang lebih 1 sampai 2 jam tiap kali pertemuan.

Baca Juga: 10 Game Olahraga Terbaik di Android 2019, Buat Hari-harimu Anti-bete

www.keepo.me

Pengalaman apa yang paling berkesan saat beraktivitas bersama komunitas tersebut?

Kalo di JakBRunners kita pernah ikut event full Marathon, nah itu kita set untuk latihan bareng dari awal sampai dengan hari H. Kita juga set target sendiri-sendiri, misalkan harus selesai full Marathon dalam waktu 4 atau 5 jam.

Serunya lagi di dua komunitas ini sebenernya nggak melulu olahraga. Kadang kita juga ngumpul-ngumpul di rumah salah satu member, makan bareng, bahas menu latihan bareng, becanda bareng. Seru sih, jadi nambah temen juga kan.

Siapa atau apa yang menginspirasi kamu untuk aktif dalam komunitas olahraga?

Dulu itu pengen banget olahraga yang bisa dilakuin di mana aja, nggak terbatas alat atau tempat. Kan kalo kerja kantoran waktunya terbatas tuh dalem sehari. Nah kebetulan diajakin temen kantor untuk join Indosweatcamp, nyobain freeletics.

Karena basic-nya freeletics ini pakai berat badan tubuh sendiri, jadi bisa olahraga di mana pun sih, di rumah bisa, di taman juga bisa.

Kalo JakBRunners juga dulu diajakin temen. Waktu nyobain running pertama kali juga kan taunya asal lari doang. Tapi dengan ikutan JakBRunners jadi tau teknik-teknik lari yang bener itu gimana, intervalnya seperti apa.

Dan setelah nyobain freeletics dan running, enjoy banget sih, dan cukup memenuhi kebutuhan hidup sehat, makanya masih aktif sampai sekarang. Selain freeletics sama running, biasanya saya juga cycling, atau trekking.

www.keepo.me

Apa sih peran peran outfit buat kamu saat berolahraga?

Outfit itu terlihat sepele memang, tapi sebenernya perannya krusial banget. Kalo outfit yang dipakai nggak nyaman, secara nggak sadar pasti juga berpengaruh ke performa olahraga yang jadi nggak maksimal juga karena nggak bisa bergerak dengan leluasa.

Karena itu penting banget memilih outfit yang nyaman, dan mendukung tiap gerakan saat olahraga nanti.

Kayak DRY EX T-shirt dan DRY EX Short dari UNIQLO Sport yang saya pakai ini. Harganya terjangkau, nyaman banget dipakai olahraga ataupun dipakai sehari-hari. Selain itu, nggak perlu khawatir basah terkena keringat karena teknologi dan bahannya yang cepat kering.

Light Pocketable Parka juga bikin saya tetap tampil stylish dan sporty. Dengan begitu performa saat latihan pun jauh lebih maksimal, dan manfaat yang didapatkan dari olahraga pun menjadi lebih optimal.

Artikel Lainnya
Tags :