Dari Sertifikat Hingga Elektronik, Ini Perubahan Bentuk KTP dari Zaman Penjajahan sampai Sekarang

Ilustrasi KTP
Ilustrasi KTP | www.hipwee.com

Pernah punya yang mana saja?

Sebagai identitas, Kartu Tanda Penduduk (KTP) memiliki peran yang sangat penting. Dapat dipastikan bahwa semua orang pasti selalu membawa KTP setiap pergi ke manapun. Ternyata bentuk KTP yang sekarang mudah kita bawa ke mana-mana itu telah berevolusi dari zaman ke zaman.

Bagaimana saja kira-kira bentuk KTP dari zaman penjajahan sampai saat ini? Yuk simak pembahasannya berikut ini:

Baca Juga : Miris! Nasib Nisa, TKW Asal Aceh yang Dianiaya hingga Dibuang oleh Majikan

1.

KTP Zaman Penjajahan Belanda

Ilustrasi KTP
KTP Zaman Penjajahan Belanda | www.hipwee.com

Jangan salah, pada zaman penjajahan Belanda juga sudah ada KTP lho. Hanya saja namanya masih Sertifikat Kependudukan dan menggunakan B 2. KTP Masa Penjajahan Jepang.

2.

KTP Zaman Penjajahan Jepang

Ilustrasi KTP
KTP Zaman penjajahan Jepang | www.hipwee.com

Kalau KTP di zaman Belanda menggunakan Bahasa Belanda, sudah pasti KTP saat era penjajahan Jepang juga memakai bahasa Jepang. Mungkin kakek atau nenek Kamu masih ada yang nyimpen? Coba ditanya, jangan-jangan jago ngomong Jepang dan Bahasa Belanda.

Sebagaimana namanya, ukurannya juga masih seukuran buku gambar. Bisa dibayangin kalau sekarang bentuk KTP masih berupa sertifikat? Bisa-bisa bawa stofmap dan tas ransel ke mana-mana.

3.

KTP Di Awal Kemerdekaan

Ilustrasi KTP
KTP Awal Kemerdekaan | www.hipwee.com

Nah, kalau KTP ini merupakan KTP di zaman awal kemerdekaan Indonesia. Namanya saat itu Surat Tanda Kewarganegaraan Indonesia. Unik ya bentuknya.

4.

KTP Tahun 1967-1970

Ilustrasi KTP
KTP Tahun 1967-1970 | www.hipwee.com

KTP di tahun 1967 sampai 1970 ini telah diketik menggunakan mesin tik. Ada nggak yang masih menjumpai mesin tik saat masih hits di jamannya? Kalau ada, berarti Kamu sudah tidak muda lagi.

Baca Juga : Ironis! Guru Honorer di NTT Cuma Digaji Rp 85 Ribu, Hidup Tanpa Listrik dan Makan Ubi

5.

KTP Tahun 1970-1977

Ilustrasi KTP
KTP Tahun 1970-1977 | www.hipwee.com

Kalau dilihat-lihat bentuk KTP satu ini hampir mirip sama surat Akta Nikah ya? Meskipun demikian, KTP di tahun ini sudah memiliki sampul berupa hardcover lho. Sudah mulai berevolusi menjadi semakin keren kan?

6.

KTP Era 2000-an

Ilustrasi KTP
KTP Era 2000-an | www.hipwee.com

KTP satu ini pasti sudah nggak asing bagi yang menginjak usia 17 tahun di era 2000-an awal.Bentuknya sudah semakin keren karena ada logo dan ukurannya sudah semakin kecil. KTP satu ini digunakan hingga tahun 2002.

7.

KTP Tahun 2002 Hingga 2004

Ilustrasi KTP
KTP Tahun 2002 Hingga 2004 | www.hipwee.com

Nah, kalau KTP yang bentuknya seperti ini pasti Kamu pernah lihat kan? Jika sebelumnya, KTP masih berwarna putih, di tahun ini KTP mengalami sedikit perubahan dengan warna kuning. Coba tanya ke kakek atau nenek Kamu, pasti tahu kok.

Baca Juga : Auto Pindah! 4 Negara Ini Malah Memberikan Gaji kepada Para Pengangguran

8.

KTP Darurat Milik Aceh

Ilustrasi KTP
KTP Darurat Milik Aceh | www.hipwee.com

Berikutnya ini benar-benar sedikit saja yang tahu. Pasalnya KTP ini hanya terdapat di Aceh ketika terjadi situasi darurat militer. Bisa dilihat dari namanya kan, KTP Darurat Militer Aceh. Di KTP ini Kamu bisa melihat adanya lambang garuda dengan warna KTP merah dan putih.

9.

KTP Nasional

Ilustrasi KTP
KTP Nasional | www.hipwee.com

Kalau KTP ini pasti sudah banyak yang familiar, karena KTP ini digunakan hingga tahun 2010 silam. Ukurannya sudah pas di genggaman, hanya saja masa berlaku masih belum seumur hidup dan ada tanda tangan manual pemegang KTP.

10.

KTP Elektronik

Ilustrasi KTP
KTP Elektronik | indonesiainside.id

Terakhir adalah KTP Elektronik (E-KTP) seperti yang kita miliki saat ini. Selain desainnya lebih keren, masa berlakunya sudah seumur hidup. Lebih nyaman dan pas di dompet kan?

Artikel Lainnya

Itulah perubahan KTP dari zaman penjajahan hingga saat ini. Mungkin nggak ya KTP kita saat ini juga akan berubah lagi di masa depan? Siapa yang tahu, bisa saja berubah menjadi lebih keren lagi.

Tags :